Bahar Merdhu Bagikan Manajemen Kerja Sutradara: Teater adalah Proses Pencarian

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) – Maestro teater asal Makassar, Bahar Merdhu, membagikan ilmu penyutradaraan dalam sesi kedua Kuliah Praktisi yang digelar oleh Studio Sastra Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) UNM di Ruang Seminar JBSI, Senin (20/04). Tokoh di balik Rombongan Sandiwara Petta Puang ini menekankan bahwa seorang sutradara harus memiliki manajemen kerja yang sistematis dan detail.

Dalam pemaparannya, Bahar Merdhu memperkenalkan “Tabel Kerja Sutradara” sebagai panduan dalam memproses sebuah pertunjukan. Ia merinci tahapan kerja mulai dari pemilihan naskah, durasi penelitian, jadwal pembacaan (reading), hingga manajemen latihan blocking dan penataan artistik.

Baca Juga :  Dr.Aras Prabowo dapat Pengakuan Internasional

“Teater selalu butuh kebaruan dan pencarian terus-menerus. Kita harus melakukan pencarian untuk menemukan sesuatu yang baru agar panggung memiliki daya pikat,” ungkapnya di hadapan mahasiswa JBSI.

Bahar menjelaskan bahwa tugas seorang sutradara tidak hanya mengatur posisi pemain, tetapi juga harus mampu mengajar dan mengarahkan aktor melalui eksplorasi gestur serta pelafalan. Menurutnya, seorang sutradara harus mampu mengendalikan aktor untuk menghasilkan permainan yang inovatif.

​”Sutradara harus bisa mengarahkan pemainnya melalui gestur dan pelafalan. Misalnya, saat memerankan seorang tokoh, jangan hanya membayangkan tokoh itu ada di tempat lain, tapi bagaimana imajinasi itu ditarik ke dalam diri dan dieksplorasi di atas panggung,” jelas Bahar.

Baca Juga :  Perkuat Khazanah Keilmuan Hukum Islam, Unismuh Makassar Resmi Buka Program Magister (S2) Prodi Ilmu Syariah

Sesi ini berlangsung dinamis saat Bahar Merdhu mengajak mahasiswa mempraktikkan langsung cara melaporkan karakter melalui gestur tubuh. Ia menekankan bahwa melalui eksplorasi yang mendalam, mahasiswa dapat menemukan bentuk-bentuk permainan yang unik dan berbeda dari biasanya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa JBSI diharapkan tidak hanya memahami teori penyutradaraan di dalam kelas, tetapi juga mampu mengimplementasikan kerja-kerja teknis dan kreatif sutradara dalam sebuah proses produksi teater yang profesional. (Den/Ans/Why)

Berita Terkait

Transfer Ilmu Yudhistira Sukatanya di JBSI FBS UNM: Menemukan Nyawa Drama dalam Konflik
Perkuat Kompetensi, Studio Sastra FBS UNM Gelar Kuliah Praktisi Penulisan Naskah dan Penyutradaraan Teater
Rapat Panitia UTBK-SNBT Lokasi 712 UNM, Plt. Rektor Harapkan Satu Komitmen Sama Sukseskan Agenda Nasional
Plt. Rektor UNM Resmi Membuka Pembekalan Pengawas UTBK-SNBT Tahun 2026
Plt. Rektor UNM Kunjungan Kerja Supervisi KKN di Kabupaten Barru, Bupati Andi Ina Kartika Sari Beri Motivasi Cerdas ke Mahasiswa 
UNM dan Pemkab Sidrap Tandatangani MoU, Bupati Tantang Mau Terima 5.000 Mahasiswa KKN
Plt. Rektor UNM dan Jajaran Pimpinan Lakukan Kunjungan Kerja Supervisi KKN di Kabupaten Wajo
Plt. Rektor UNM dan Jajaran Pimpinan Lakukan Kunjungan Kerja Supervisi KKN di Kabupaten Bone 

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:39 WIB

Transfer Ilmu Yudhistira Sukatanya di JBSI FBS UNM: Menemukan Nyawa Drama dalam Konflik

Senin, 20 April 2026 - 13:34 WIB

Bahar Merdhu Bagikan Manajemen Kerja Sutradara: Teater adalah Proses Pencarian

Senin, 20 April 2026 - 10:52 WIB

Perkuat Kompetensi, Studio Sastra FBS UNM Gelar Kuliah Praktisi Penulisan Naskah dan Penyutradaraan Teater

Senin, 20 April 2026 - 10:06 WIB

Rapat Panitia UTBK-SNBT Lokasi 712 UNM, Plt. Rektor Harapkan Satu Komitmen Sama Sukseskan Agenda Nasional

Senin, 20 April 2026 - 09:28 WIB

Plt. Rektor UNM Resmi Membuka Pembekalan Pengawas UTBK-SNBT Tahun 2026

Berita Terbaru