Imran : Bencana Sumatera Duka seluruh anak Bangsa

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP Elang Putih Indonesia, Imran,SE

Makassar, Kabar PROFESIONA,co,id:

Bencana alam Sumatera menyisahkan derita panjang. Bencana ini merenggut hampir 1000 jiwa. Sebanyak 252 orang hilang, dan korban luka 5000 orang. Banjir dan longsor yang terjadi di 52 kabupaten/kota yang tersebar di tiga provinsi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh menyebabkan, 158 ribu rumah rusak, dan lebih 800 ribu orang mengungsi.

Selain itu, 498 jembatan, 1200 fasilitas umum, termasuk 531 fasilitas pendidikan, dan 219 fasilitas kesehatan rusak berat.

Di tengah kekhawatiran itu, berbagai elemen masyarakat, salah satunya, jajaran DPP Elang Timur Indonesia terpanggil untuk meringankan penderitaan yang dialami korban.

Ketua Umum Elang Timur Indonesia, Imran, dikonfirmasi Ahad, 13 Desember sore ini  menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah bencana longsor dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.

“Bencana ini bukan hanya duka bagi masyarakat setempat, tetapi juga duka kita semua sebagai bangsa. Elang Timur Indonesia menyatakan empati dan solidaritas penuh kepada para korban dan keluarga yang terdampak. Kami mendoakan agar para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ujarnya.

Sarjana Ekonomi ini menegaskan, Elang Timur Indonesia siap mengambil peran aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan. “Kami mendorong seluruh kader dan simpatisan Elang Timur Indonesia di berbagai daerah untuk bergerak cepat, bersinergi dengan pemerintah, relawan, dan masyarakat setempat dalam membantu proses evakuasi, penyaluran bantuan, serta pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Baca Juga :  Kerjasama Lantamal VI dan PT Vale Teguhkan Sinergi untuk Industri Strategis Nasional.

Bencana alam jelasnya,  harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan nasional. “Solidaritas dan gotong royong adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Di saat seperti inilah nilai kemanusiaan harus dikedepankan tanpa sekat.

Karena itu, dengan semangat gotong royong,  komunitas yang dipimpinnya ini turut mengumpulkan bantuan kemanusiaan. Mereka menggagas aksi kepedulian di kalangan anggotanya guna membantu meringankan derita anak bangsa nun jauh di Sumatera sana.

Soal berapa donasi yang akan disumbangkan seperti diunggah Edha di grup DPP Elang Timur Indonesia, tidak menjadi soal. Bantuan ini dengan harapan bahwa setiap sen yang dikeluarkan menjadi benih kebangkitan kembali. Karena dibalik setiap korban, ada manusia yang penuh harapan akan mada depan. Didalamnya ada persaudaran, dan kepedulian.

“Ayolah, kita saling meringankan beban saudara saudara kita. Tidak diliat dari seberapa banyaknya sumbangan, tetapi seberapa pedulita, sehingga Insya Allah menjadi amal jariah buat kita,” tulis Edha.

Baca Juga :  Aksi Kodaeral VI Bersama Ratusan Prajurit Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile TA.2026 Bersihkan Pesisir Pantai di Gerbang Timur Indonesia

Edha meyakini, keikhlasan lebih utama daripada nominal. Seringkali, bantuan kecil yang diberikan dengan penuh keikhlasan memiliki “energi” yang berbeda. Bagi penerima, mengetahui bahwa ada orang lain yang peduli di masa sulit adalah obat mental yang luar biasa. Bantuan kecil bisa menjadi simbol harapan bahwa mereka tidak sendirian.

Terpisah Kepala Bidang Sosial dan Kebencanaan Elang Timur Indoensia, Asrijal Syahruddin menambahkan, kehadiran Elang Timur Indonesia di tengah deru bencana alam ini, sebagai jawaban atas panggilan kemanusiaan. Komunitas yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, menunjukkan semangat solidaritas dan gotong royong yang mendalam, termasuk nilai-nilai yang sangat dijunjung tinggi dalam budaya Bugis-Makassar.

Kepedulian jajaran Elang Putih Indonesia ini sebagai pengingat bahwa, di saat krisis, solidaritas, dan kepedulian sesama manusia dapat menjadi kunci untuk memulihkan dan membangun kembali.

Di balik suara guntur dan angin ribut, Elang Timur terbang tak kenal lelah. Itu berarti, ketika krisis datang, nyalakan kepedulian manusia adalah cahaya yang tak pernah punah, tapi mengembalikan kembali yang bisa berdiri, meski bumi bergemuruh, Elang Timur Indonesia tetap di hati, meski dnegan donasi ala kadarnya. (din pattisahusiwa)

Berita Terkait

Dr. Saidang Pimpin IKA UNIMEN, Bidik Jejaring Karier dan Dorong Alumni Jadi Mitra Strategis Kampus
UNIMEN Rombak Struktur Organisasi, Rektor Bidik Performa Institusi yang Makin Kompetitif
Wakil Ketua IV BAZNAS Konsolidasi Internal dengan Staf
November, DPP Elang Timur Indonesia Dilantik, Tim Konsolidasi
Angkat Wastra Bulungan ke Level Nasional, Rahmawati Zainal Memukau di Parade Kriyanusa 2026
Pelindo Regional 4 Makassar Jadikan Pelindo Day Momentum Perkuat Peta Peran dan Kolaborasi
BAZNAS Bantu Kursi Roda bagi Lansia Dhuafa di Barukang V
Empat Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah UIN Alauddin Praktek Profesi di BAZNAS

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Dr. Saidang Pimpin IKA UNIMEN, Bidik Jejaring Karier dan Dorong Alumni Jadi Mitra Strategis Kampus

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:25 WIB

UNIMEN Rombak Struktur Organisasi, Rektor Bidik Performa Institusi yang Makin Kompetitif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Wakil Ketua IV BAZNAS Konsolidasi Internal dengan Staf

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:37 WIB

November, DPP Elang Timur Indonesia Dilantik, Tim Konsolidasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Angkat Wastra Bulungan ke Level Nasional, Rahmawati Zainal Memukau di Parade Kriyanusa 2026

Berita Terbaru

Nasional

Pengamat Akuntabilitas : Kabinet Gemuk, APBN Terjepit

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:50 WIB