Bersama pimpinan Bank Muamalat KC Pengayoman (foto:nyong)
Makassar, Kabar PROFESIANA,co,id:
BAZNAS Kota Makassar bersama dua pilar sektor keuangan penting—Bank Muamalat Kantor Cabang (KC) Pengayoman, dan PT. Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Makassar, Rabu, 29 September 2026, membangun sinergitas kuat yang siap menggebrak gerakan filantropi dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Saat menerima pimpinan Bank Muamalat KC Pengayoman–Andi Maulidiyanti, Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr. H. Usman Sofian, MA didampingi Wakil Ketua III, H. Ahyar Amnur, S. Pd, M.Pd, mengemukakan, langkah kolosal ini bukan sekadar pertemuan seremonial antara lembaga pengelola zakat dan institusi perbankan, tetapi sebuah peleburan visi. Yaitu, bagaimana dana umat dan kekuatan finansial disinergikan secara transparan, profesional, dan tepat sasaran untuk mengangkat harkat martabat kaum dhuafa di kota yang kini dipimpin Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini.
Selama ini, BAZNAS Kota Makassar terus berinovasi dalam mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Namun, tantangan pengentasan kemiskinan perkotaan tentu membutuhkan ekosistem yang lebih luas. Di sinilah kehadiran lembaga perbankan, sebagai pionir perbankan syariah, sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan tingkat lokal, menjadi mitra yang sangat strategis.
Pernyataan senada dikemukakan Prof. Dr. Yusriani, S.KM, M.Kes, didampingi Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag, MH, dan H. Ahyar Amnur, S. Pd, M. Pd (masing masing Wakil Ketua IV, II, dan III) BAZNAS Makassar saat menerima pimpinan PT.Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Makassar.

Menerima pimpinan PT BPR Kota Makassar
Sinergitas antara BAZNAS Makassar, Bank Muamalat, dan BPR Kota Makassar ini mengirimkan pesan kuat bahwa, masalah sosial dan ekonomi tidak bisa diselesaikan sendirian. Butuh kolaborasi pentahelix—antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, media, dan masyarakat—untuk menciptakan perubahan yang nyata.
Pada pertemuan itu juga mengemuka, baik Bank Muamalat, maupun PT. BPR Kota Makassar memfasilitasi kemudahan akses pembayaran zakat melalui ekosistem perbankan digital. Hal ini membuat penyaluran dana sosial menjadi lebih cepat, aman, dan transparan.
Di sisi lain, pihak perbankan melihat kolaborasi yang dibangun bersama BAZNAS sebagai wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sekaligus bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis syariah di Ibukota Sulawesi Selatan ini. (din pattisahusiwa).


























