MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)— Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui unit Studio Sastra Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Praktisi bertajuk “Penulisan Naskah Drama dan Penyutradaraan Teater”. Kegiatan yang digelar di Ruang Seminar JBSI pada Senin (20/04) ini menjadi bukti komitmen fakultas dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan bagi mahasiswa.
Dekan FBS UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan peran fakultas sebagai fasilitator yang menjembatani mahasiswa dengan dunia profesional. Menurutnya, kolaborasi dengan praktisi lapangan sangat krusial karena lapangan merupakan arena implementasi pengetahuan yang sesungguhnya.
”Di masa kepemimpinan saya, kami mendorong semua jurusan dan prodi untuk melibatkan praktisi berpengalaman. Melalui kuliah praktisi ini, kita ingin mahasiswa mendapatkan ilmu langsung dari ahlinya agar memiliki kesiapan yang lebih matang,” tegas Anshari.
Sejalan dengan visi dekanat, Ketua Studio Sastra, Dr. Sakaria, S.S., S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi program kerja baru di Studio Sastra JBSI. Selain Kuliah Praktisi, pihaknya juga menyiapkan program Alih Wahana Sastra sebagai bentuk penguatan kurikulum berbasis praktik yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Sebelumnya di Studio Sastra tidak ada program kerja seperti ini. Tapi berkat dukungan Pak Dekan pada tahun ini, akan dua program kerja yang akan dilaksanakan oleh Studio Sastra,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kuliah Praktisi Studio Sastra FBS UNM, Dr. Asis Nojeng, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kepanitiaan telah menghadirkan praktisi ternama, yaitu Bahar Merdhu dan Yudhistira Sukatanya, untuk berbagi wawasan kepada 60 mahasiswa perwakilan dari tiga program studi di JBSI.
”Pihak panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber atas kesediaan mereka hadir berbagi ilmu. Ke depan, kepanitiaan bersama jurusan berencana meluaskan jangkauan kuliah praktisi ini hingga ke tingkat fakultas,” ungkap Asis Nojeng.
Melalui keberlanjutan kegiatan strategis seperti ini, FBS UNM berupaya menciptakan ekosistem akademik yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga terampil secara praktis dalam menghadapi dinamika industri seni dan sastra. (Den/Ans/Why)













