Andi Sitti Nurafiah, Dosen FKIK Universitas Khairun Raih Gelar Doktor di Universitas Hasanuddin

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar PROFESIANA.co.id – Makassar– Dr. dr. Andi Sitti Nurafiah, M.Kes., Sp.PK, dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun, resmi meraih gelar doktor dalam Bidang Ilmu Kedokteran setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor yang digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar.

Kegiatan Ujian Promosi Doktor ini berlangsung pada Rabu, 11 Juni 2025, bertempat di Mini Auditorium Lantai 2 Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Dalam kesempatan tersebut, promovenda memaparkan hasil penelitiannya yang berjudul “Analisis miRNA-93-3p dan miRNA-142-3p sebagai Marker untuk Membedakan Tuberkulosis Laten dan Tuberkulosis Aktif.”

Disertasi ini mengangkat pentingnya deteksi dini dan akurat terhadap dua bentuk tuberkulosis laten dan aktif melalui pendekatan molekuler. Penelitian promovenda berfokus pada ekspresi dua jenis microRNA, yakni miRNA-93-3p dan mRNA-142-3p, yang berpotensi menjadi penanda (biomarker) dalam membedakan kedua kondisi tersebut.

Dalam paparannya, Dr. Andi Sitti Nurafiah menyimpulkan bahwa kombinasi antara miRNA-93-3p dan miRNA-142-3p menunjukkan peningkatan akurasi dalam membedakan TB aktif dari kelompok lain, tapi belum cukup kuat untuk membedakan TB laten dari kontrol sehat secara mandiri. Oleh karena itu, penggunaan miRNA ini masih memerlukan dukungan biomarker tambahan, baik berupa panel miRNA, panel dengan biomaker lain, maupun dengan informasi klinis untuk meningkatkan ketepatan diagnosis.

Baca Juga :  Untuk Memperkuat Visi sebagai Sebuah Institusi Pendidikan Kedokteran Berdampak, Delegasi FK UNM Adakan Audiensi dengan Walikota Parepare 

“Kombinasi miRNA-93-3p dan miRNA-142-3p masih memerlukan biomaker tambahan untuk meningkatkan ketepatan diagnosis”. Tutupnya.

Ujian terbuka ini dihadiri oleh Wakil Rektor 2 Universitas Khairun, Promotor, Copromotor, Penguji Eksternal dan Internal, serta keluarga dan kolega promovenda. Dengan diperolehnya gelar doktor ini, Dr. Andi Sitti Nurafiah menambah deretan akademisi Universitas Khairun yang telah menempuh jenjang pendidikan tertinggi, serta memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan di bidang ilmu kedokteran.

Sementara itu, Wakil Rektor 2 Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., M.M. secara pribadi dan institusi menyampaikan rasa bangga, haru, dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian luar biasa ini.

“Hari ini adalah momen bersejarah, karena Dr. dr. Andi Sitti Nur Afiah  menjadi doktor pertama yang lahir dari lingkungan fakultas kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun. Ujarnya.

Baca Juga :  Guru SMPN 1 Pallangga Gowa Raih Doktor di FBS UNM, IPK 4.00 dan Predikat Cumlaude serta Masa Studi 3 Tahun 10 Bulan

Lebih lanjut, Prof abdullah W. Jabid menyapaikan bahwa pencapaian ini bukan hanya milik pribadi promovenda, tetapi juga menjadi pencapaian kolektif bagi sivitas akademika Universitas Khairun. Ini adalah tonggak awal yang menandai babak baru dalam upaya kami membangun tradisi keilmuan yang kuat, berbasis riset, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu juga, Rektor terpilih Universitas Khairun periode 2025-2029 ini, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, yang telah menjadi rumah akademik yang membina, membimbing, dan membentuk promovenda hingga mencapai puncak pendidikan akademik tertinggi ini.

“Kolaborasi dan hubungan ilmiah yang terjalin antara Universitas Khairun dan Universitas Hasanuddin, kami harapkan akan terus berkembang di masa yang akan datang” tutup Prof. Abdullah W. Jabid. (Rus/Ans/Why)

Berita Terkait

Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal
Dihadapan Ribuan Peserta PKKMB, FIKK UNM Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi
FBS UNM Sambut 1.352 Mahasiswa Baru 2026, Dekan: Jaga Harapan Orang Tua
Pendampingan Nelayan : Merokok Dikendalikan, Senyum Sehat Dipertahankan Berbasis Kearifan Bugis
PKKMB Pascasarjana FBS UNM, Dekan Tegaskan Integritas Akademik dan Tolak Praktik Gratifikasi di Hadapan 140 Mahasiswa Baru Program Magister dan Doktor
Sebanyak 100 Mahasiswa S2 Pendidikan Jasmani dan Olahraga Serta Pendidikan Kepelatihan Olahraga Resmi Diterima Dalam Kegiatan PKKMB di FIKK UNM
Unismuh Makassar Perluas Jejaring ke Thailand, Targetkan 600 Mahasiswa Dapat Pengalaman Internasional
BIPA FBS UNM Sambut Sembilan Pebelajar Internasional dari Empat Negara

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Dihadapan Ribuan Peserta PKKMB, FIKK UNM Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:47 WIB

FBS UNM Sambut 1.352 Mahasiswa Baru 2026, Dekan: Jaga Harapan Orang Tua

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Pendampingan Nelayan : Merokok Dikendalikan, Senyum Sehat Dipertahankan Berbasis Kearifan Bugis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:21 WIB

PKKMB Pascasarjana FBS UNM, Dekan Tegaskan Integritas Akademik dan Tolak Praktik Gratifikasi di Hadapan 140 Mahasiswa Baru Program Magister dan Doktor

Berita Terbaru