Anggota DPR-RI Achmad Daeng Sere (tengah), Prof.Dr.Anshari (kanan). (foto:din pattisahusiwa)
MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA,co,id)–Peringatan satu tahun media siber, Kabar PROFESIANA,co,id bertabur pejabat penting. Ada anggota DPR-RI (Achmad Daeng Sere), dan sejumlah profesor di kampus negeri maupun swasta. Di antaranya dari kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Yaitu, Prof.Dr.Andi Syukri Syamsuri,S.Pd, M.Hum (dewan pembina), Prof.Dr.Anshari,M.Hum, Prof.Dr.H.Ahmad Razak,S.Ag,S.Psi,M.Si. Ada pula Dr.Ir.Ayuddin,ST,IPU ASEAN Eng,ACPE.
Milad pertama yang berlangsung di Kantor Redaksi Kabar PROFESIANA, Jalan Ratulangi, Rabu, 29 April malam itu juga dihadiri Wakil Ketua PWI Pusat H.Rukman Nawawi, Wakil Ketua PWI Sulawesi Selatan, H.Abd.Manaf Rahman, dan jajaran redaksional sejumlah media di ibukota Sulawesi Selatan ini.
Momentum perayaan ini sebagai penanda, media yang dipayungi PT.Pinisi Media Digital Edukasi Indonesia berakte notaris No 41, tgl 29 April 2025 ini diharapkan terus bertumbuh menjadi salah satu rujukan utama bagi pembaca yang haus akan informasi bermutu.
Baik Achmad Daeng Sere, CEO PT Pinisi Media Digital Edukasi Indonesia (Prof.Dr.Anshari,M.Hum), maupun pimpinan Redaksi Kabar PROFESIANA,co,id (Abd.Manaf Rahman) sama sama mengemukakan, meski tantangan dunia pers digital masa depan semakin besar, namun mereka memberikan apresiasi kehadiran media online ini.
Achmad Daeng Sere misalnya menekankan, satu tahun bukan waktu yang lama, namun media Kabar PROFESIANA telah membuktikan bahwa, mereka mampu menghadirkan narasi yang konstruktif. Mereka secara konsistensi menyajikan berita yang faktual, mendalam, dan jauh dari sensasi murahan. Jajaran redaksinya juga memiliki komitmen yang kuat, dan mahal sehingga nilai berita yang disajikan benar benar dipercaya.
Di sisi lain, anggota parlemen asal Partai Restorasi, Nasional Demokrat (Nadem) ini juga menyinggung bagaimana Kabar PROFESIANA seringkali memberikan perspektif yang berbeda—sebuah angle berita yang lebih membedah substansi kebijakan, dibanding sekadar menonjolkan konflik politik.
Menurutnya, jajaran Media Kabar PORFESIANA mengedepankan pers yang professional, sehingga publik menaruh harapan agar media yang digawangi wartawan wartawan profesional ini tetap menjaga kepercayaan publik. Sebab, saat mereka bekerja, tetap mengedepankan kode etik, mereka menjalankan cara cara yang elegan, sehingga menjadi media penyeimbang kuat dan sehat.
Sementara itu, Prof.Dr.Anshari,M.Hum maupun Manaf Rahman sama sama mengemukakan, usia satu tahun hanyalah langkah awal dari perjalanan panjang. Tantangan satu tahun pertama tentu tidak mudah. “Satu tahun hanyalah permulaan,” urai Manaf Rahman.
Keduanya sama sama mengakui, algoritma media sosial saat ini sering kali lebih pada konten yang memancing emosi daripada konten yang merangsang pikiran. Namun, Kabar Profesiana memilih untuk tetap setia pada visi utama ‘menjadi rumah bagi mereka yang ingin memahami dunia dengan lebih jernih’.
Dengan mengusung tema “Jurnalisme Intelektual’, tentunya Kabar PROFESIANA bertekad untuk terus menjadi kanal informasi yang mencerdaskan masyarakat, tanpa terjebak dalam polarisasi. Titik tekannya adalah, memiiki keberimbangan dan profesionalisme.
Prof. Anshari menyadari bahwa, jurnalisme intelektual tidak akan pernah bisa menggantikan kecepatan berita terkini . Namun, di masa depan, ketika informasi debu-debu telah mengendap, maka yang akan tetap relevan adalah, catatan-catatan yang ditulis dengan ketajaman pikiran dan keteguhan etika penulisnya.
Karena itu, Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM ini meyakini,. Jurnalisme intelektual bukan sekadar gaya penulisan, melainkan sebuah misi untuk menjaga nalar publik agar tetap terjaga. Makanya dia mengajalk untuk terus melangkah, membaca dengan kritis, dan menulis dengan hati, serta logika, akal sehat.
Dan, dalam memasuki tahun kedua, Kabar Profesional berkomitmen untuk memperluas lanskap. Caranya, dengan terus memupuk kolaborasi dengan para pakar, praktisi, dan pemikir untuk memperkaya konten-konten.
“Kami pengingin menjadikan platform media Kabar PROFESIANA ini sebagai ruang dialog—tempat di mana ide-ide besar dan bertemu, dengan pembaca yang kritis,” tutup Prof.Anshari seraya menambahkan, banyak tokoh dan akademisi yang hadir, selain memberi semangat, juga menjadi energi tambahan kepada seluruh jajaran media ini agar tetap teguh pada idealisme jurnalistik berkelas. (din pattisahusiwa/redaktur pekasana)


























