Kabar PROFESIANA.co.id – Makassar. Kegiatan forum Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)- Jurusan Ilmu Pendidikan (JIP) ke-15 yang dilaksanakan di Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi ruang diskusi bagi kemajuan dunia pendidikan dan mengharap saran perbaikan dan masukan atas kebijakan pendidikan.
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidian, dan Pendidikan Guru (Dirje GTKPG) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. ketika memberi sambutan dalam pembukaan kegiatan forum FIP-JIP UNM yang diselenggarakan pada Kamis (25/6/2025) di Ballroom Phinisi Hotel Claro Makassar.
Prof. Nunuk Suryani menjelaskan forum ini sebagai ruang intelektual berharga untuk saling berbagi pendapat, praktik baik dan buruk di setiap daerah. Banyak transformasi dilakukan, namun tetap butuh terus perbaikan. Apalagi rasio guru dan siswa belum ideal. Jumlah guru sekitar 1 juta orang, sementara siswa sekitar 50 juta orang.
“Berbagai tantangan dihadapi, seperti kekurangan guru, guru dominan di perkotaan, kesenjangan antarwilayah, kualitas guru, serta sarana dan prasarana belum memadai. GTKPG berupaya meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemenuhan sertifikasi. Saya berharap kolaborasi LPTK untuk meberi dukungan mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” harap Prof. Nunuk Suryani.
Sementara itu, Rektor UNM, Prof.Dr. H. Karta Jayadi, M.Sn. mengatakan hendaknya proses dan cara pembelajaran guru harus ter-update. Inilah forum tertinggi menemukan teknologi pembelajaran sehingga menghasilkan formula terciptanya interaksi sosial di sekolah.
“Guru perlu menciptakan suasana harmoni agar ada ketergantungan siswa. Pengalaman guru mengelola kelas akan menimbulkan kesadaran siswa. Siswa merasa kehilangan jika guru tidak hadir di ruang kelas. Jangan sebaliknya, siswa merasa senang kalau guru tidak datang mengajar,” jelas Prof. Karta Jayadi.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM, Prof. Abdul Saman, S.Pd., M.Si. Ph.D. Kons. melaporkan forum FIP-JIP ke-15 dilaksanakan di UNM dan sejak tahun 1997 mulai digagas di IKIP Jogyakarta. Peserta kali ini sedikit berkurang karena era efesiensi. Jumlah peserta semua delegasi sebanyak 290 orang dari LPTK Negeri dan Jurusan Ilmu Pendidikan (JIP) FKIP perguruan tinggi swasta.
Rektor UNM dianugerahi sebagai tokoh pendidikan Indonesia bersama semua rektor LPTK (mantan IKIP). Agenda kegiatan forum, yaitu international conference, kolokium, kompetisi nasional antarmahasiswa, serta penganugerahan tokoh pendidikan, dosen berprestasi, dan tenaga pendidik berprestasi. (Ans/Why)


























