MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Pelataran Gedung Menara Pinisi penuh sesak dengan alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) yang mengenakan jubah dan toga. Para lulusan yang berjumlah 1.065 orang dan ditemani orang tua, keluarga, dan kolega larut dalam suasana suka dan gembira. Mereka akan dikukuhkan sebagai alumni UNM oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor, Prof.Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum.
Setelah sehari sebelumnya, para alumni telah melaksanakan ramah tamah, pada hari ini, Selasa, 14 Juli 2026 merupakan puncak ritual akademik, yaitu pengukuhan sebagai alumni dalam Sidang Senat Terbuka dalam Rangka Wisuda Periode Juli 2026 Tahun Akademik 2025/2026.
Sebelum penyerahan ijazah, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof.Dr. Hj. Andi Aslinda, M.Si. membacakan Surat Keputusan Rektor UNM tentang nama-nama wisudawan dari fakultas dan program pascasarjana serta nama wisudawan terbaik dari setiap fakultas dan program pascasarjana. Seperti tahun lalu, dalam menyambut perayaan diesnatalis ke-65 UNM, jumlah lulusan yang dikukuhkan bertambah 65 orang dari yang semestinya 1.000 orang.
Plt. Rektor UNM menyampaikan laporan singkat berbagai langkah syrategis, upaya penataan, serta perkembangan penting dalam menjaga keberlangsungan tata kelola, layanan akademik, dan penguatan integritas institusi.
“Laporan ini saya sampaikan secara terbuka sebagai bentuk komitmen kita bersama untuk memastikan UNM tetap menjadi institusi yang aman, kredibel, berprestasi, dan bermartabat,” katanya.
Lanjut, kata Prof. Farida, UNM memberi apresiasi kepada wisudawan terbaik berupa Taplus BNI sebesar Rp 2.000.000,00. Di bidang akademik, UNM torehkan prestasi dengan capaian Akreditasi Unggul bagi Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari LAMDIK, termasuk Program Doktor Prodi Administrasi Pendidikan dan Prodi Pendidikan Vokasi Keteknikan.
“Di bidang penelitian dan pengabdian, UNM berhasil meraih predikat Terbaik I Kategori Kolaborasi Kelembagaan dalam Program Kosabangsa Kemendiktisaintek Tahun Anggaran 2025. UNM lolos pendanaan BIMA terbanyak nasional, yakni 174 judul proposal terdiri atas 88 pengabdian dan 76 penelitian,” ujarnya.
Prof. Farida memaparkan capaian di bidang kemahasiswaan. Berbagai lomba dan ajang nasional diraih mahasiswa, seperti Juara 1 Kategori UI/UC Design dari mahasiswa Prodi Bisnis Digital FEB, Prodi Teknik Komputer FT borong empat penghargaan di Pekan Ilmiah Nusantara di lombok, mahasiswa FISH Juara 2 Lomba Poster Infografis Nasional Public Nasions, dan mahasiswa FBS terbaik II Putra Duta Bahasa Sulawesi Selatan dan Barat 2026.
“Untuk pertama kalinya, UNM berhasil meloloskan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Mi’ratul Jannah sebagai finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional Tingkat Sarjana. Kita patut berbangga karena mahasiswa UNM dapat berkompetisi di tingkat nasional,” ungkapnya.
Di bidang kerja sama dan internasionalisasi, tambah Prof. Farida, Fakultas Kedokteran mengirim dua mahasiswanya mengikuti program magang Talent Incibator of Healthy Longevity di National University of Singapore (NUS) selama dua minggu bersama puluhan peserta dari mancanegara.
Prof. Farida berpesan kepada para alumni agar dapat mengasah talenta sebagai bekal memasuki dunia kerja. Dunia kerja kerap membutuhkan talenta dari para pekerja. Kadang pekerjaan yang ditekuni bukan karena gelarnya, tetapi talenta. Karena itu, asah talenta sehingga mampu bersaing dan beradaptasi dengan keadaan di masyarakat. (Ans/Why)


























