MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., mengapresiasi capaian akademik dan kemajuan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM dalam penyelenggaraan pendidikan.
Apresiasi tersebut disampaikan Prof. Farida dalam Ramah Tamah Wisudawan FBS UNM Periode Juli 2026 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Senin (13/7/2026).
Menurut Prof. Farida, salah satu capaian yang membanggakan ialah persentase lulusan FBS UNM yang mampu menyelesaikan studi dalam rentang waktu hingga tiga tahun 11 bulan. Capaian tersebut disebut mencapai sekitar 82 persen.
“Senang sekali melihat lulusan FBS. Capaian masa studi tiga tahun 11 bulan mencapai 82 persen. Ini angka yang luar biasa dan merupakan hasil dari gerakan kebersamaan,” kata Prof. Farida.
Ia menilai pencapaian tersebut menunjukkan penyelenggaraan pendidikan di FBS UNM berjalan dengan baik. Kemajuan fakultas lahir dari kerja bersama antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh unsur pendukung kegiatan akademik.
“Alhamdulillah, FBS semakin maju karena penyelenggaraan pendidikannya dikelola dengan sangat baik,” ujarnya.
Prof. Farida juga menyoroti berbagai terobosan dan prestasi mahasiswa FBS UNM. Salah satunya, mahasiswa FBS menjadi wakil UNM dan LLDIKTI Wilayah IX pada ajang mahasiswa berprestasi tingkat nasional.
Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa mahasiswa UNM memiliki kemampuan untuk bersaing pada tingkat nasional apabila memperoleh ruang, pendampingan, dan kepercayaan untuk berkembang.
“FBS selalu menghadirkan sesuatu yang baru. Untuk pertama kalinya mahasiswa UNM yang mewakili LLDIKTI Wilayah IX pada ajang mahasiswa berprestasi tingkat nasional berasal dari FBS,” tuturnya.
Ia meminta para lulusan untuk memiliki harapan dan cita-cita yang tinggi. Para alumni juga diminta tidak mudah menyerah ketika menghadapi persaingan dan ketidakpastian setelah menyelesaikan pendidikan.
“Anak-anak kita sejatinya memiliki prestasi. Harapan tertinggi harus kita miliki. Jangan menyerah karena masa depan tidak ada yang tahu. Syaratnya, kita harus memiliki perbedaan dalam konteks yang positif,” pesannya.
Prof. Farida menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan wali yang telah memberikan kepercayaan kepada UNM untuk mendidik anak-anak mereka. UNM, katanya, terus berupaya menghadirkan pendidikan yang mampu membentuk kompetensi sekaligus karakter lulusan.
Menurutnya, karakter yang baik menjadi modal penting bagi lulusan dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja dan kehidupan sosial. Kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan.
“Insyaallah, apabila memiliki karakter yang baik, mereka akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan,” katanya.
Kepada para lulusan, Prof. Farida menegaskan bahwa gelar sarjana membuka peluang untuk memilih berbagai profesi.
Namun, apa pun pekerjaan yang dipilih, lulusan FBS UNM harus berusaha menjadi pribadi terbaik dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Anak-anakku sekarang sudah menjadi sarjana. Apa pun profesi yang dipilih, jadilah yang terbaik. Kalau menjadi guru, jadilah guru terbaik dan menjadi teladan,” tegasnya.
Data FBS UNM mencatat sebanyak 126 lulusan mengikuti periode wisuda Juli 2026. Mereka terdiri atas 96 lulusan program sarjana, tujuh lulusan diploma empat, 18 lulusan magister, dan lima lulusan doktor.
Sejumlah lulusan mencatat prestasi akademik menonjol. Pada jenjang doktor, Dr. Suriana meraih IPK 4,00 dengan masa studi dua tahun 10 bulan. Pada jenjang magister, Nur Sulis Ramadani, Muh. Rezky, dan Ayu Rezky Pratiwi sama-sama meraih IPK 4,00, sedangkan Bunga Mawar menjadi salah satu lulusan terbaik jenjang sarjana dengan IPK 3,99 dan masa studi tiga tahun sembilan bulan. (Ikb/Ans/Why)


























