Program Kemanusiaan Terbaru Yayasan Hadji Kalla; Cash Voucher Tingkatkan Daya Pulih Penyintas Bencana Kebakaran

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) – Dalam semangat kemanusiaan yang berkelanjutan, Yayasan Hadji Kalla melalui Lembaga Amil Zakatnya melanjutkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, khususnya kebakaran pemukiman, melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana Kebakaran Tahun 2025. Sepanjang April hingga Juli 2025, sebanyak 130 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari 19 titik kebakaran di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa telah terdata dan menjadi penerima manfaat dalam program ini.

Dalam pelaksanaannya, program ini menekankan pada efektivitas dan keberpihakan dengan menerapkan pendekatan bantuan berbasis cash voucher – sebuah metode yang memungkinkan para penyintas untuk menentukan sendiri kebutuhan prioritas mereka pasca peristiwa kebakaran yang menghancurkan tempat tinggal dan harta benda.

Humanity & Environment Care Program Manager Yayasan Hadji Kalla, Sapril Akhmady, mengungkapkan, distribusi bantuan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Hingga akhir Juli, sebanyak 93 dari 130 paket bantuan telah didistribusikan secara langsung ke para penerima, sementara 107 paket dalam proses penyaluran.

“Skema bantuan cash voucher terbukti memberikan fleksibilitas yang lebih besar dibanding bantuan barang, dengan mengurangi risiko ketidaksesuaian kebutuhan, duplikasi bantuan, serta mempercepat proses pemulihan.Para penyintas dapat menggunakan voucher ini untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak, seperti pakaian, alat memasak, perlengkapan anak, hingga peralatan kerja sederhana yang mendukung keberlangsungan hidup sehari-hari mereka,” ungkapnya.

Baca Juga :  BTB BAZNAS Makassar Pertama Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Rajawali

Model distribusi ini dinilai mampu menjangkau penyintas dengan lebih cepat dan lebih bermartabat, serta mendorong pemulihan ekonomi keluarga secara langsung tanpa ketergantungan pada pihak penyalur.

Selain aspek teknis, pendekatan ini juga memulihkan sisi psikososial masyarakat yang terdampak. Memberikan kebebasan bagi para korban untuk memilih kebutuhan mereka bukan hanya soal pemberian bantuan, tetapi juga upaya mengembalikan kendali dan rasa percaya diri mereka dalam situasi krisis.

Penerapan metode ini didukung dengan proses pendataan berbasis verifikasi lapangan, kolaborasi dengan aparat kelurahan dan tokoh masyarakat, serta pengawasan akuntabel dari tim keuangan dan relawan. Distribusi dilakukan dengan memperhatikan kecepatan dan integritas. Menjadikan program ini tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap konteks lokal dan ragam kebutuhan warga.

Baca Juga :  Ayo, Daftar Beasiswa Cipta Pelita Indonesia#3, Cek Syarat dan Jadwalnya

“Yayasan Hadji Kalla menyadari bahwa kebakaran pemukiman merupakan salah satu bentuk bencana sosial yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan keluarga berpenghasilan rendah di kawasan padat penduduk. Oleh karena itu, model intervensi yang digunakan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga strategis sebagai jaring pengaman sosial yang mendukung daya tahan masyarakat miskin kota dalam menghadapi risiko serupa di masa depan,” ujar Sapril.

Program ini merupakan bagian dari pilar Kemanusiaan dan Lingkungan Yayasan Hadji Kalla yang menempatkan nilai keadilan sosial dan keberlanjutan sebagai prinsip utama. Ke depan, Yayasan Hadji Kalla akan terus memperkuat kapasitas respon bencana non-alam, memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat sipil, serta memastikan bahwa setiap bantuan menjangkau yang membutuhkan pada waktu yang tepat dan cara yang paling bermakna.

Informasi terbaru mengenai LAZ Hadji Kalla dapat diakses melalui website yayasanhadjikalla.or.id, Instagram @YayasanKalla maupun @KallaGroup, Facebook Fanpage di Kalla Group, Twitter di @KallaGroup_ID, dan Youtube Channel di Kalla Group. (rls/Ken/Why/Ans)

Berita Terkait

PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar
Kawal Profesionalisme Pers, PWI Sulsel Siapkan Pembinaan Bagi Pengurus Daerah
AnniverSMANSAry 76, Gubernur Kaltara : Dari Persaudaraan Alumni untuk Persatuan Indonesia
Pimpinan BAZNAS Makassar dan Dinas Sosial Perkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
PKKMB S1 Pendidikan IPS UNM, Langkah Awal Mahasiswa Baru Menuju Generasi Pendidik Berkarakter
Sebanyak 164 Mahasiswa Baru BK FIP UNM Ikuti PKKMB 2026, Dorong Jadi Sarjana Berprestasi dan Intelektual Muda
Prof Andis Mewakili Rektor Unismuh Makassar Hadiri Semiloka Nasional Pimpinan PTN dan PTS Bahas Pendidikan Guru
Menjaga Maruah Organisasi, PWI Sulsel Komitmen Layani dan Tertibkan Administrasi Anggota

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:10 WIB

PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Kawal Profesionalisme Pers, PWI Sulsel Siapkan Pembinaan Bagi Pengurus Daerah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:18 WIB

AnniverSMANSAry 76, Gubernur Kaltara : Dari Persaudaraan Alumni untuk Persatuan Indonesia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pimpinan BAZNAS Makassar dan Dinas Sosial Perkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:27 WIB

PKKMB S1 Pendidikan IPS UNM, Langkah Awal Mahasiswa Baru Menuju Generasi Pendidik Berkarakter

Berita Terbaru