Sumber foto: Capture Story WA WR3 UNM
MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)— UNM ungguli kampus-kampus besar di kawasan Indonesia Timur. Mahasiswi Universitas Negeri Makassar (UNM), Andi Mir’Atul Jannah, keluar sebagai Juara 1 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Program Sarjana Tingkat Wilayah LLDIKTI Wilayah IX dan memastikan langkahnya ke panggung nasional.
Kompetisi yang berlangsung pada 4–6 Mei 2026 di Swiss-Belhotel Makassar itu diikuti 39 peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi di kawasan Indonesia Timur. Kemenangan Andi Mir’Atul Jannah menegaskan posisi UNM sebagai salah satu kekuatan baru dalam peta prestasi mahasiswa tingkat regional.
Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM itu unggul melalui gagasan kreatif bertajuk “TRASH-TO-GOLD: Inovasi Sistem Penyaluran Sampah Berbasis Digital untuk Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Siswa.” Inovasi tersebut dinilai tidak hanya solutif terhadap persoalan lingkungan, tetapi juga menyasar pembentukan karakter generasi muda secara berkelanjutan.
Dalam keterangannya kepada KabarPROFESIANA, Rabu (6/5/2026), Andi Mir’Atul Jannah menegaskan bahwa Pilmapres bukan sekadar ajang unjuk prestasi akademik.
“Pilmapres itu bukan hanya ajang di mana kita pamer saja, tapi ajang untuk menunjukkan bahwa mahasiswa berprestasi bukan cuma dari segi akademik, melainkan juga kontribusi nyata—baik di kampus, organisasi, maupun kegiatan sosial yang berdampak,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, motivasinya mengikuti berbagai kompetisi telah terbangun sejak awal masa kuliah. Keaktifannya selama tiga tahun terakhir menjadi fondasi penting dalam meraih capaian tersebut.
“Sejak mahasiswa baru saya sudah ingin ikut Pilmapres, tapi baru kali ini kesempatannya datang. Dorongan dosen juga sangat besar dalam perjalanan ini,” tambahnya.
Keberhasilan Andi Mir’Atul Jannah mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan UNM. Pelaksana Tugas Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menilai capaian ini sebagai bukti kualitas mahasiswa UNM yang semakin kompetitif.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNM tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap Andi Mir’Atul Jannah dapat membawa semangat ini ke tingkat nasional dan mengharumkan nama UNM serta LLDIKTI Wilayah IX,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dekan FBS UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., menekankan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan.
“Prestasi ini merupakan hasil dari proses panjang pembinaan dan kerja keras mahasiswa. Gagasan yang diusung menunjukkan bahwa mahasiswa FBS mampu berkontribusi dalam isu strategis seperti lingkungan dan pendidikan. Kami optimistis Andi Mir’Atul Jannah dapat bersaing dan memberikan hasil terbaik di tingkat nasional,” katanya.
Pada ajang tersebut, posisi runner-up diraih oleh A. Farina Aura Aulya Hermansyah dari Universitas Hasanuddin, disusul Natasha Djajakuslie dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ciputra Makassar di peringkat ketiga, serta Arjuna Datu Mangontan dari Universitas Muslim Indonesia di posisi keempat.
Kemenangan ini sekaligus menempatkan Andi Mir’Atul Jannah sebagai representasi LLDIKTI Wilayah IX pada ajang Pilmapres Program Sarjana Tingkat Nasional. Tantangan berikutnya tidak ringan, namun dengan rekam jejak kompetisi dan gagasan inovatif yang dimiliki, peluang untuk bersaing di tingkat nasional terbuka lebar.
Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNM, Prof.Dr. Farida Patittingi,S.H., M.Hum. yang mendapat informasi tentang capaian prestasi mahasiswa UNM, di ruang tunggu Bandara Soekarno Hatta seusai kunjungan kerja di UPI Bandung, menyatakan rasa bangga dan gembira. Ia pun berkali-kali mengajak para pimpinan unit di fakultas agar terus mendorong para mahasiswa berpretasi sesuai talenta yang dimilikinya.
“Saya mengapresiasi berbagai raihan prestasi mahasiswa UNM. Prestasi yang ditorehkan harus diberi apresiasi. Insyaa Allah, pimpinan universitas akan mengambil kebijakan strategis dalam pengembangan lembaga kemahasiswaan dan prestasi yang diukir para mahasiswa baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” pungkasnya. (Den/Ans/Why).


























