Tiga Dosen Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Makassar Pengabdian di SD Kassi Kassi

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar PROFESIONA,co,id:

Meski terdengar sederhana, namun bidang kesehatan gigi dan mulut, memegang peranan mendasar dalam kesehatan anak secara keseluruhan. Jika tertangani dengan baik dan benar sejak dini, tentunya akan melahirkan senyum yang sehat, sekaligus menjadi kunci kepercayaan diri dan kesehatan menyeluruh bagi anak-anak, dimulai dari sekolah dasar (SD).
Menyadari pentingnya hal ini, tiga dosen Jurusan Kesehatan Gigi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Makassar yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat, masing masing drg. Asridiana, M. Mkes, Syamsuddin Abubakar, S. Si, T , M. Mkes, dan drg. Ernie Thioritz, M. Mkes menggelar pelatihan cara menyikat gigi yang baik dan benar di SD Inpres Kassi Kassi, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa, 29 Juli 2025.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, ketiga dosen ini tidak sekadar berbagi ilmu, tetapi juga menanamkan benih kebiasaan baik yang akan dibawa hingga dewasa. Senyum sehat yang mereka, merupakan investasi berharga bagi masa depan anak-anak penerus bangsa.
Setidaknya, ada empat titik tekan tujuan dari pelatihan yang merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat itu. Pertama, meningkatkan kesadaran kesehatan gigi. Dimana, dengan memahami cara menyikat gigi yang baik dan benar, murid dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi.
Kedua, mencegah masalah gigi. Dimana, menyikat gigi yang baik dan benar dapat membantu mencegah masalah gigi seperti karies, gusi berdarah, dan bau mulut. Ketiga, membentuk kebiasaan sehat. Sebab, dengan memulai sejak dini, murid dapat membentuk kebiasaan sehat dalam menjaga kesehatan gigi. Dan ke-empat, dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Sebab, kesehatan gigi yang baik dapat berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan.
Keempat tujuan tersebut untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya merawat gigi dan mulut, serta membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menjaga kesehatan gigi mereka sehari-hari.
“Kolaborasi semacam ini akan terus terjalin demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” urai drg. Asridiana, M. Mkes didampingi Syamsuddin Abubakar, S. Si, T , M. Mkes, dan drg. Ernie Thioritz, M. Mkes.
Pelatihan bagi anak anak SD dilatari masih banyaknya anak-anak belum memiliki pemahaman yang benar tentang cara menyikat gigi yang efektif dan pentingnya menjaga kebersihan mulut. Melalui pelatihan ini, tim pengabdian Poltekkes Kemenkes Makassar hadir guna memberikan fondasi yang kuat sejak dini, anak anak tumbuh dengan senyum yang sehat dan bebas dari masalah gigi.
Pelatihan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan itu, meliputi sejumlah sesi. Dimulai dari menampilkan cara menyikat gigi yang benar menggunakan model gigi, penjelasan mengenai makanan yang baik dan buruk untuk kesehatan gigi, hingga permainan edukatif yang membuat anak-anak antusias belajar. Para tim pengabdi tidak sekadar memberikan teori, tetapi juga memastikan setiap anak didik mendapat kesempatan untuk berlatih menyikat gigi dengan teknik yang tepat di bawah bimbingan mereka.
Titik tekan yang dikemukakan baik drg.Asridiana,M,Kes, Syamsuddin Abubakar,S.Si,T,M.Kes, maupun drg.Ernie Thioritz,M.Kes, adalah menjaga kesehatan gigi bukan hanya soal menyikat gigi, tetapi juga tentang apa anak anak konsumsi. Ketiganya juga memberikan contoh makanan konkret yang disukai anak-anak namun tetap ramah gigi, serta pentingnya membatasi jajanan manis.
Antusiasme para siswa terlihat jelas dari wajah mereka yang berseri. Mereka aktif bertanya, mengikuti setiap instruksi, dan bahkan beberapa di antaranya dengan bangga memperagakan kembali teknik menyikat gigi yang telah diajarkan.
Bahkan, banyak yang dengan bangga menunjukkan gigi mereka yang sudah disikat bersih, seolah-olah baru saja memenangkan sebuah kompetisi.
Tim Pengabdian Poltekkes Makassar menutup kegiatan dengan harapan, bahwa semangat senyum sehat ini akan terus berlanjut di rumah, maupun di tempat lain. Karena senyum yang sehat adalah awal dari masa depan yang cemerlang bagi anak-anak di Kota Makassar, maupun di Indonesia. (citizen reporter-St.Humaima Patty melaporkan dari HMJ-KG kampus Poltekkes Kemenkes Makassar)

Baca Juga :  Walikota Minta BAZNAS Bantu Beasiswa ke Sekolah Swasta

Berita Terkait

FBS, FMIPA, dan FSD UNM Gelar Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Ulil Albab Kampus Parangtambung
Plt. Rektor UNM Saksikan Langsung Pemotongan Sapi Kurban 
Guru Besar FIP UNM Jadi Khatib Salat Iduladha 2026 di Pelataran Menara Pinisi, Jadikan Nilai-nilai Qurban sebagai Inspirasi Pengembangan Pendidikan
Empat Tim Ormawa UNM Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026, Tegaskan Komitmen Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat
UNM Jadi Kampus Favorit Penerima KIP Kuliah, 1.029 Calon Mahasiswa Eligible di SNBT 2026
UNM Urutan ke-7 Terbanyak Terima KIP Kuliah SNBT 2026
UNM Kukuhkan Lima Profesor dari FIKK
PGSD FKIP UNSULBAR dan HDPGSDI Perkuat Kolaborasi melalui Seminar Nasional dan Penandatanganan Kerja Sama Tridharma

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:13 WIB

FBS, FMIPA, dan FSD UNM Gelar Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Ulil Albab Kampus Parangtambung

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:37 WIB

Plt. Rektor UNM Saksikan Langsung Pemotongan Sapi Kurban 

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:36 WIB

Guru Besar FIP UNM Jadi Khatib Salat Iduladha 2026 di Pelataran Menara Pinisi, Jadikan Nilai-nilai Qurban sebagai Inspirasi Pengembangan Pendidikan

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:47 WIB

Empat Tim Ormawa UNM Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026, Tegaskan Komitmen Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:50 WIB

UNM Jadi Kampus Favorit Penerima KIP Kuliah, 1.029 Calon Mahasiswa Eligible di SNBT 2026

Berita Terbaru