MAJENE, SULAWESI BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) —Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melalui Dosen dan Mahasiswa PGSD D Angkatan 2024 melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melalui Mata Kuliah Media Pembelajaran dalam program Kampus Berdampak di SDN 38 Kota Majene, Sabtu, 16 Mei 2026.
Kegiatan PKM ini mengusung tema “Implementasi Pendekatan Deep Learning melalui Media Pembelajaran Kreatif di Sekolah Dasar”. Program tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung inovasi pembelajaran di sekolah dasar melalui pendekatan yang kreatif dan bermakna.
Kegiatan PKM ini dibimbing oleh dosen pengampu Mata Kuliah Media Pembelajaran, yaitu Dr. Evy Segarawati Ampry, S.Pd., M.Pd. dan Asmirindah Resa, M.Pd. Turut hadir beberapa Dosen dan Koordinator Prodi PGSD FKIP Unsulbar, Muh. Inayah A.M., S.Pd., M.Pd., yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kepala SDN 38 Kota, Hj. Almi, S.Pd. SD., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa PGSD FKIP Unsulbar. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi guru terkait inovasi pembelajaran di sekolah dasar.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan pendekatan Deep Learning sebagai strategi pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, keterlibatan aktif siswa, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Materi mengenai Deep Learning ini menjadi pengalaman pertama bagi sebagian guru di SDN 38 Kota.
Para guru menyambut baik kegiatan tersebut dan terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat mahasiswa menampilkan berbagai media pembelajaran kreatif yang dapat diterapkan langsung dalam proses pembelajaran di kelas.
Dr. Evy Segarawati Ampry, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di masyarakat sekolah. “Mahasiswa tidak hanya belajar membuat media pembelajaran, tetapi juga belajar menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berdampak bagi peserta didik,” ujarnya.
Melalui program Kampus Berdampak, mahasiswa PGSD D Angkatan 2024 FKIP Unsulbar diharapkan mampu menjadi calon pendidik yang adaptif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di sekolah dasar. (Esa/Why/Ans)


























