MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Pelaksana Tugas Rektor Universitas Negeri Makassar memberikan apresiasi terhadap capaian Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM dalam ramah tamah wisudawan FBS periode Juni 2026 yang berlangsung di Hotel Four Point Makassar, Rabu, 10 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Plt. Rektor UNM menyampaikan penghargaan atas berbagai inovasi dan layanan akademik yang telah dijalankan FBS UNM. Ia menilai FBS berhasil menunjukkan wajah fakultas yang dinamis, produktif, dan menyejukkan dalam memberikan layanan pendidikan kepada mahasiswa.
“Alhamdulillah, tadi Pak Dekan sudah menyampaikan berbagai inovasi dan layanan akademik. FBS menyejukkan, saya suka di sana. Terima kasih Pak Dekan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti capaian akademik FBS yang dinilai menunjukkan kerja kolektif seluruh unsur fakultas. Menurutnya, keberhasilan lulusan dalam menyelesaikan studi tepat waktu tidak dapat dilepaskan dari peran dosen pembimbing, pengelola program studi, tenaga kependidikan, dan kepemimpinan fakultas.
“Angka efisiensi edukasi kita top. Tidak mungkin ini terjadi kalau bukan karena kerja keras dosen pembimbing. Terima kasih juga kepada Pak Dekan yang selalu memublikasikan capaian, sehingga masyarakat tahu bahwa begitu banyak capaian UNM,” ungkapnya.
Pada wisuda periode Juni 2026, FBS UNM meluluskan 95 orang dari jenjang sarjana, magister, dan doktor. Dari jumlah tersebut, 83 lulusan atau sekitar 87 persen meraih predikat cumlaude. IPK rata-rata lulusan tercatat 3,87, sementara 76 lulusan menyelesaikan studi di bawah empat tahun.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator penguatan mutu akademik di FBS UNM. Plt. Rektor menilai capaian ini tidak hanya penting bagi fakultas, tetapi juga bagi reputasi UNM sebagai perguruan tinggi yang terus berupaya menghadirkan layanan akademik yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.
Selain capaian akademik, kegiatan ramah tamah ini juga menjadi momentum penghargaan bagi para lulusan terbaik. Lulusan terbaik jenjang sarjana diraih Putri Dewiyah Wahid, S.Pd., dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah dengan IPK 4,00. Jenjang magister diraih Khalifatun Saudah, M.Pd., dari Program Studi Pendidikan Bahasa dengan IPK 4,00. Sementara jenjang doktoral diraih Dr. Sri Juniati dari Program Studi Pendidikan Bahasa dengan IPK 4,00.
Prof Farida juga berpesan kepada para lulusan agar terus membangun kapasitas diri dan tidak berhenti belajar setelah wisuda. Menurutnya, lulusan FBS telah dibekali pengalaman akademik dan nonakademik untuk memasuki kehidupan yang lebih luas.
“Kita sudah membekali anak-anakku sekalian agar bisa berselancar di universitas kehidupan. Jadi, bukan berarti anak-anakku sudah lepas. Kita tetap menjalin komunikasi,” ujarnya.
Ia juga mendorong para lulusan untuk berani membangun branding diri dan mengambil peran di berbagai bidang. Lulusan FBS, katanya, tidak hanya memiliki peluang menjadi pendidik, tetapi juga dapat masuk ke berbagai sektor profesional yang membutuhkan kemampuan bahasa, sastra, komunikasi, literasi, dan kebudayaan.
Menutup sambutannya, Prof. Farida menegaskan bahwa hubungan FBS dengan alumni tidak berhenti pada prosesi wisuda. Ia membuka ruang komunikasi bagi lulusan yang ingin melanjutkan studi, termasuk yang ingin mendaftar beasiswa LPDP.
“Kalau ada yang mau daftar LPDP, temui saya. Saya akan berikan rekomendasi. Insyaallah, pada masa yang akan datang, UNM akan semakin jaya,” pungkasnya. (Ikb/Ans/Why)


























