Hasilkan Produk Bahan Ajar BIPA Berbasis Ekologi Bahasa Antar Peneliti BRIN Ratnawati Raih Doktor di FBS UNM, Riset Disertasinya Dipuji Penguji Eksternal dari Chiang Mai University Thailand

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Kebutuhan materi pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tidak hanya berorientasi pada penguasaan struktur bahasa, tetapi juga menghadirkan bahasa Indonesia sebagai praktik komunikasi yang hidup dalam lingkungan sosial budaya masyarakat. Materi BIPA tingkat pemula cenderung bersifat umum dan belum mengintegrasikan konteks komunikasi lokal, padahal pemelajar asing butuh materi kontekstual, komunikatif, dan relevan dengan pengalaman hidup sehari-hari.

Demikian diungkap Ratnawati dalam mempertahankan riset disertasinya di depan Tim Penguji dalam rangka meraih gelar doktor dalam bidang ilmu Pendidikan Bahasa di Program Pascasarjana Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Senin (13/7/2026) di Ruang DA Lantai 2 Kampus Parangtambung.

Dalam ujian promosi doktor bertindak sebagai Ketua: Prof.Dr. Anshari, M.Hum., Sekretaris: Prof.Dr. Mantasiah R., M.Hum., Penguji Internal: Prof.Dr. Sultan, S.Pd., M.Pd., Prof.Dr. Idawati, S.Pd., Prof.Dr. Nensilianti, S.Pd., M.Hum., Dr. Asia M., S.S., M.Pd., dan Penguji Eksternal: Dr. Suhailee Sohnul, M.Pd. Dosen dari Chiang Mai University Thailand.

Baca Juga :  FBS, FMIPA, dan FSD UNM Gelar Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Ulil Albab Kampus Parangtambung

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan materi pembelajaran BIPA berlandaskan prinsip ekologi bahasa dengan memanfaatkan praktik komunikasi sosial-budaya Sulawesi Selatan sebagai sumber pengembangan materi.

Hasil riset Ratnawati yang pernah berkarier sebagai peneliti di Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan bahwa pemelajar BIPA tingkat pemula membutuhkan materi sederhana, komunikatif, kontekstual, dan dekat dengan situasi komunikasi nyata.

“Praktik komunikasi sosial-budaya Sulawesi Selatan yang relevan sebagai sumber materi pembelajaran, meliputi praktik sapaan, kesantunan, interaksi di pasar, rumah makan, lingkungan pendidikan, tempat tinggal, transportasi, dan ruang publik,” tegasnya.

Dari hasil uji lapangan, menunjukkan bahwa materi pembelajaran mudah digunakan, relevan dengan kebutuhan pemelajar, dan mampu membantu pemelajar memahami penggunaan bahasa Indonesia dalam konteks komunikasi nyata.

Dr. Suhailee Sohnur, M.Pd. dosen dari Chiang Mai University Thailand yang meraih gelar magister Pendidikan Bahasa Indonesia memuji produk bahan ajar yang dikembangkan. Ia berpendapat bahwa bahan ajar ini sangat bermanfaat bagi pemelajar asing untuk mengenal dan memahami bahasa sekaligus budaya masyarakat lokal.

Baca Juga :  Guru Besar UNM dan Penerbit Yudhistira Perkuat Implementasi Bahasa Makassar sebagai Muatan Lokal di Jeneponto

Seusai sanggahan, bantahan, dan klarifikasi dari tim penguji, diputuskan bahwa Ratnawati dinyatakan lulus dengan memeroleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 dan predikat kelulusan sangat memuaskan dengan masa studi 4 tahun 11 bulan. Ia tercatat sebagi lulusan doktor ke-129 pada Program Studi Ilmu Pendidikan Bahasa (S-3) FBS UNM.

Dekan FBS UNM, Prof. Anshari yang bertindak selaku Ketua Sidang sangat mengapresiasi riset Dr. Ratnawati, S.S., M.Pd. yang dapat memperkuat pembelajaran BIPA di Indonesia pada umumnya dan Sulawesi Selatan pada khususnya. Materi BIPA yang dikembangkan untuk tingkat pemula sehingga bahasa Indonesia yang digunakan sederhana dan memuat situasi komunikasi nyata di masyarakat.

“Bahan ajar yang disusun untuk memenuhi kebutuhan pemelajar asing yang tidak hanya ingin menguasai bahasa, tetapi juga mengenal sosial-budaya masyarakat Sulawesi Selatan. Budaya salah satu materi yang disenangi pemelajar asing. Kehadiran materi BIPA berbasis ekologi bahasa dapat bermanfaat bagi pemerhati dan pengajar BIPA,” pungkasnya. (Ans/Why)

Berita Terkait

Kukuhkan 1.065 Lulusan UNM, Prof. Farida Patittingi Dorong Bina Talenta Guna Cari Peluang Kerja
Delegasi Unismuh Makassar Hadiri Sosialisasi Program Plantationpreneurs Festival 2026
Prodi Spesialis Kedokteran Emergency Unismuh Makassar Resmi Terakreditasi LAM-PTKes
Ramah Tamah Wisuda FIKK UNM, Dekan Tegaskan Pentingnya Ilmu Pengetahuan, Memiliki Karakter, Integritas, Kemampuan Beradaptasi, dan Semangat Terus Belajar
Plt. Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi Semangati Wisudawan FIKK UNM Dalam Ramah Tamah Wisuda
Ramah Tamah FBS UNM, Dekan: Gelar Akademik Dicapai melalui Doa, Peluh, dan Perjuangan
Plt. Rektor Prof. Farida Patittingi Apresiasi Capaian FBS UNM, Dorong Lulusan Menjadi yang Terbaik di Setiap Profesi
FBS UNM Hadirkan Pakar Nasional, Prof. Anwar Efendi Bahas Publikasi Ilmiah untuk Karier Dosen

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:02 WIB

Kukuhkan 1.065 Lulusan UNM, Prof. Farida Patittingi Dorong Bina Talenta Guna Cari Peluang Kerja

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:05 WIB

Delegasi Unismuh Makassar Hadiri Sosialisasi Program Plantationpreneurs Festival 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:25 WIB

Hasilkan Produk Bahan Ajar BIPA Berbasis Ekologi Bahasa Antar Peneliti BRIN Ratnawati Raih Doktor di FBS UNM, Riset Disertasinya Dipuji Penguji Eksternal dari Chiang Mai University Thailand

Senin, 13 Juli 2026 - 19:43 WIB

Prodi Spesialis Kedokteran Emergency Unismuh Makassar Resmi Terakreditasi LAM-PTKes

Senin, 13 Juli 2026 - 15:37 WIB

Ramah Tamah Wisuda FIKK UNM, Dekan Tegaskan Pentingnya Ilmu Pengetahuan, Memiliki Karakter, Integritas, Kemampuan Beradaptasi, dan Semangat Terus Belajar

Berita Terbaru

POLITIK BAHASA

Jati Diri Bahasa Indonesia di Tengah Ledakan Akal Tiruan

Rabu, 15 Jul 2026 - 08:34 WIB