KabarPROFESIANA.co.id. Takalar– Dosen Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) melatih Guru SD di Kab. Takalar menari kreasi berbasis kearifan local lewat sentuhan digital. Kegiatan PKM di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNM yang kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kab.Takalar sebagai bagian dari komitmen institusi dalam mendukung pengembangan kapasitas guru dan pelestarian budaya lokal di era digital.
Kegiatan PKM yang mengangkat tema “Pelatihan Tari Kreasi Berbasis Kearifan Lokal dengan Metode Interaktif Digital bagi Guru SD” ini berlangsung di SDN 113 Inpres Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kab. Takalar, Rabu (14/5/2025). Program ini merupakan bagian dari PKM Terpadu yang digagas oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM.
Dalam kegiatan PKM itu, Ketua tim pelaksana, Dr. Jamilah, M.Sn, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan pembelajaran seni di sekolah dasar, khususnya dalam konteks keterbatasan fasilitas dan sumber daya.
“Saya perlu sampaikan bahwa pengabdian ini bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan menciptakan tari kreasi berbasis kearifan lokal yang mudah diajarkan kepada siswa, serta memanfaatkan metode interaktif digital sebagai pendekatan pembelajaran yang lebih menarik dan kontekstual,” ungkap Dr. Jamilah, M.Sn yang juga sebagai Ketua LP2M UNM ini.
Dalam pelatihan ini, para guru diajak mengeksplorasi unsur-unsur budaya lokal Kabupaten Takalar sebagai sumber inspirasi dalam merancang koreografi tari sederhana. Selain praktik gerak dan teknik tari, para peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan media digital seperti video tutorial, aplikasi youtube, dan adanya teknologi virtual reality (VR) yang dapat mendukung proses mengajar.
“Bagi kami, pelatihan ini membuka wawasan baru. Ternyata mengajarkan tari kepada siswa bisa dibuat lebih menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Hartini, S.Pd., salah satu peserta pelatihan dari SDN Laikang.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para guru SD yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus VI. Selain menambah wawasan pedagogis, mereka juga merasakan manfaat praktis dalam penyusunan materi lomba seperti FLS2N. Melalui kegiatan ini, FSD UNM berharap tercipta kesinambungan antara pendidikan, teknologi, dan pelestarian budaya lokal yang mampu memperkaya pengalaman belajar siswa serta memperkuat identitas budaya di lingkungan sekolah dasar.
Personil tim pelaksana kegiatan PKM ini terdiri dari, Dr. Jamilah, M.Sn. (Ketua Tim Pengabdi), Nurachmy Sahnir, S.Pd., M.Pd (Anggota), Bau Salawati, S.Pd., M.Sn (Anggota), Erna Setianingsih, S.Pd., M.Sn (Anggota). Kegiatan PKM yang mengangkat tema “Pelatihan Tari Kreasi Berbasis Kearifan Lokal dengan Metode Interaktif Digital bagi Guru SD”. (Wahyudin/Ans)













