BOGOR, JAWA BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate melaksanakan kegiatan benchmarking ke Kantor Manajemen Mutu (KMM) Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka peningkatan dan penguatan sistem penjaminan mutu yang berkualitas, berkelanjutan, transparan, dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Rektor 2, Gedung Andi Hakim Nasoetion Lantai 2, Kampus IPB Dramaga, Bogor pada Selasa, 21 April 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut dari pihak LPMPP Unkhair antara lain Kepala LPMPP Unkhair Dr. Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si., Sekretaris LPMPP Unkhair Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd., Staf LPMPP Linda I. Sadonda, S.T., serta Staf IT Unkhair Muhammad Yasir, S.T. Sementara itu, dari pihak KMM IPB turut hadir Kepala KMM IPB Dr. Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc., Kepala Bidang Standar dan Asesmen Mutu Dr. Veralianta Br. Sebayang, S.P., M.Si., para staf KMM IPB dan Staf LMITD IPB.
Kegiatan benchmarking diawali dengan kunjungan ke fasilitas akademik IPB, termasuk Museum IPB dan Perpustakaan IPB. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi, serta simulasi sistem penjaminan mutu yang diterapkan di IPB dan Unkhair.
Dalam sambutannya, Kepala LPMPP Unkhair, Dr. Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KMM IPB yang telah menerima kunjungan tersebut di tengah kesibukan pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada hari pertama.
“Benchmarking ini menjadi langkah strategis bagi kami dalam memperkuat tata kelola penjaminan mutu di Unkhair, khususnya dalam mengadopsi praktik-praktik baik yang telah diterapkan di IPB. Kami melihat bahwa sistem yang terintegrasi, berbasis teknologi, dan didukung budaya mutu yang kuat menjadi kunci keberhasilan implementasi penjaminan mutu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si., berharap agar ke depan sistem penjaminan mutu di Unkhair dapat dilaksanakan secara menyeluruh melalui platform yang terintegrasi, sehingga seluruh proses akademik dan non-akademik dapat dimonitor, dievaluasi, dan ditingkatkan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala KMM IPB, Dr. Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc., menyambut baik kunjungan LPMPP Unkhair sebagai bagian dari upaya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam memperkuat sistem penjaminan mutu.
Menurut Dr. Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc., benchmarking seperti ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam mengelola sistem penjaminan mutu yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan tuntutan akreditasi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara IPB dan Universitas Khairun, khususnya dalam pengembangan sistem penjaminan mutu berbasis digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ungkapnya.
Kegiatan benchmarking ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penguatan sistem penjaminan mutu di Universitas Khairun, sekaligus mendorong terciptanya budaya mutu yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi. (Rus/Why/Ans)













