English Fair 2026 Jadi Panggung Mahasiswa FBS UNM Asah Talenta dan Mental Kompetitif

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)- English Fair 2026 yang digelar Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menjadi panggung pengembangan talenta mahasiswa. Mengusung tema “Empowering Students through English for Global Competence”, kegiatan yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 ini menghadirkan semangat kompetisi akademik sekaligus upaya nyata membangun kompetensi global generasi muda.

Sebanyak 497 mahasiswa ambil bagian dalam enam cabang kompetisi yang diperlombakan, yakni Speech Contest dengan 51 peserta, Debate Competition 22 peserta, Essay Writing 60 peserta, Grammar Competition 279 peserta, Scrabble Competition 87 peserta, dan Video Contest 68 peserta. Tingginya partisipasi mahasiswa menjadi sinyal kuat bahwa kemampuan bahasa Inggris kini tidak lagi dipandang sekadar pelengkap akademik, melainkan sebagai kebutuhan utama untuk bersaing di tingkat global.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FBS UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., di ruang senat pada Kamis, 7 Mei 2026. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa English Fair merupakan wadah strategis untuk mengembangkan kompetensi akademik, kemampuan berbahasa Inggris, serta daya saing mahasiswa di tengah tantangan global yang semakin kompetitif.

Baca Juga :  Pemantauan UTBK UKPPG Guru Tertentu Periode ke-4 Tahun 2025, Plh. Rektor UNM Dorong Jaga Kepercayaan UNM sebagai LPTK Pelaksana PPG

“Saya sangat bangga atas partisipasi mahasiswa. Kita telah masif melakukan branding positif untuk fakultas kita sehingga mendorong pihak-pihak luar untuk bekerja sama dengan kita. Semua jurusan kita dorong untuk terus melakukan perbaikan, termasuk sarana dan prasarana. Saya bangga Jurusan Bahasa Inggris berkontribusi positif. Peningkatan kompetensi dan talenta mahasiswa terus kita upayakan. Yang pasti, kita terus mendukung kegiatan mahasiswa yang berbasis akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Bahasa Inggris, Dr. La Sunra, S.Pd., M.Hum., menyebut English Fair 2026 sebagai ruang pembentukan mental kompetitif mahasiswa. Menurutnya, kegiatan ini lahir dari keresahan terhadap masih minimnya pemahaman mahasiswa mengenai makna prestasi dan pentingnya pengalaman kompetitif.

“Terima kasih kepada Bapak Dekan yang selalu mendukung kegiatan yang kami laksanakan. Ini adalah English Fair yang kedua. Kami menggagas kegiatan ini dalam rangka mendorong semangat juang mahasiswa. Banyak mahasiswa yang bingung ketika ditanya apa itu prestasi, itulah semangat dasar kami menciptakan kegiatan ini. Kami ingin mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam mengikuti berbagai kompetisi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dekan FBS UNM Lepas 109 Orang Lulusan, Hardina dari Prodi PBSI sebagai Terbaik I Tingkat Fakultas

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Pelaksana English Fair 2026, Mansyur, S.Pd., M.Pd. Ia menilai English Fair bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga wadah strategis untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan komunikasi mahasiswa dalam bahasa Inggris.

“Kegiatan ini hadir sebagai wadah nyata untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengembangkan kapasitas berbahasa Inggris, berpikir kritis, sekaligus mempersiapkan mahasiswa mengikuti berbagai ajang perlombaan,” jelasnya.

English Fair 2026 tidak sekadar menjadi agenda tahunan kampus, tetapi juga cerminan keseriusan FBS UNM dalam mencetak mahasiswa yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global. Di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif, kemampuan bahasa Inggris dan daya pikir kritis menjadi modal penting yang terus diperkuat melalui ruang-ruang akademik seperti ini. (Den/Why/Ans)

Berita Terkait

JBSI FBS UNM Gelar Workshop Penulisan Buku Referensi, Dekan Prof. Anshari Dorong Dosen dan Mahasiswa Tinggalkan Jejak Ilmiah
Guru Besar UNY, Prof. Maman Suryaman Tekankan Budaya Riset dan Literasi dalam Workshop Penulisan Buku JBSI FBS UNM
Genjot Jiwa Entrepreneur Muda, Prodi Sastra Inggris FBS UNM Bedah Strategi Ekspansi Bisnis Yappai
Membanggakan! UNIMEN Dominasi Pendanaan Penelitian PTS pada Klaster Madya Sultanbatara 
Pameran Galery Karya Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah FISH UNM, Bagian dari Proyek Mata Kuliah Etnografi Sulawesi Selatan
Kepala BRIN Tekankan Riset Peradaban sebagai Fondasi Strategis Masa Depan Indonesia
Menteri PPPA Soroti Fenomena Kekerasan di Kampus dalam Forum REX Chapter 3 MRPTNI
Poltekpar Makassar Perkuat SDM Desa Wisata Malino Melalui Pelatihan UMKM dan Tata Kelola

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

JBSI FBS UNM Gelar Workshop Penulisan Buku Referensi, Dekan Prof. Anshari Dorong Dosen dan Mahasiswa Tinggalkan Jejak Ilmiah

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Guru Besar UNY, Prof. Maman Suryaman Tekankan Budaya Riset dan Literasi dalam Workshop Penulisan Buku JBSI FBS UNM

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:19 WIB

Genjot Jiwa Entrepreneur Muda, Prodi Sastra Inggris FBS UNM Bedah Strategi Ekspansi Bisnis Yappai

Senin, 11 Mei 2026 - 19:21 WIB

Membanggakan! UNIMEN Dominasi Pendanaan Penelitian PTS pada Klaster Madya Sultanbatara 

Senin, 11 Mei 2026 - 16:07 WIB

Pameran Galery Karya Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah FISH UNM, Bagian dari Proyek Mata Kuliah Etnografi Sulawesi Selatan

Berita Terbaru