Diberi Uang Saku Rp 2.8 juta per Bulan bagi Peserta Magang Berdampak 2025, Begini Cara Daftarnya

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarPROFESIANA.Co.id. Makassar– Secara resmi, pada Senin (16/6/2025) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan Program Magang Berdampak tahun 2025.

Sebagai salah satu program unggulan Kampus Berdampak, Program Magang Berdampak menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman, konstruksi sosial, dan koneksi strategis antara kampus dan dunia usaha/industri.

Tujuan Program Magang Berdampak adalah menciptakan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki pengaruh nyata bagi industri dan masyarakat.

Baca Juga :  UNIMERZ Makassar Didaulat Jadi Tuan Rumah Rapat Penetapan Pengurus HPTKes Wilayah Sulsel

Menurut Wakil Menteri Diktisaintek, Prof. Stella Christie peserta Magang Berdampak tetap menerima uang saku sebesar Rp 2.8 juta per bulan.

Peserta magang mengabdi di perusahaan mitra selama 4-5 bulan dengan pengawasan dosen pembimbing lapangan dan mentor industri. Mereka wajib mengisi logbook dan laporan berkala. Konversi satuan kredit semester (SKS) hingga 20 SKS.

Berminat ikut program ini, berikut syarat pendaftarannya.

1. WNI, dibuktikan dengan KTP atau surat keterangan domisili.

Baca Juga :  Beasiswa Unggulan 2025: Selain bagi Masyarakat Berprestasi, Juga bagi Penyandang Disabilitas. Ini Ragam, Kriteria dan Persyaratan, serta Jadwal Pelaksanaannya

2. ⁠Mahasiswa aktif dari prodi terakreditasi di PTN/PTS, belum dinyatakan lulus D2, D3, D4, atau S1.

3. ⁠Bagi mahasiswa D2/D3/D4 minimal semester 2 dan mahasiswa S1 minimal semester 4.

4. ⁠Rekomendasi dari Kaprodi dan pimpinan perguruan tinggi.

5. ⁠Bersedia menyelesaikan program dan menandatangani surat tanggung jawab mutlak (SPTJM).

6. ⁠Lulus seleksi mitra dan memperoleh Letter of Acceptance (LoA). (Ans/Why)

Berita Terkait

UNM Ramah Disabilitas, Layanan Khusus Disiapkan untuk Peserta UTBK-SNBT 2026
Tidak Ingin Kecolongan, Panitia UTBK-SNBT 217 UNM Perketat Pemeriksaan dan Pengawasan
Rapat Evaluasi Panitia UTBK-SNBT 712 UNM Dipimpin Plt. Rektor, Prof. Farida Patittingi Tekankan Antisipasi Terjadinya Kecurangan
Dosen FBS UNM Raih Juara 1 Kaligrafi Digital MTQ Sulsel 2026, Perpaduan Tradisi dan Teknologi Jadi Kunci
UTBK-SNBT 2026 di FBS UNM Berjalan Kondusif, Plt. Rektor Apresiasi Fasilitas dan Kenyamanan Ujian
Dorong Profesionalisme dan Budaya Kinerja, FBS UNM Apresiasi Ira Abriyani sebagai Tendik Berdedikasi Tinggi
Hari Pertama Berjalan Lancar dan Aman, Plt. Rektor UNM Bersama Jajaran Pimpinan Meninjau Pelaksanaan UTBK-SNBT 712 UNM
Transfer Ilmu Yudhistira Sukatanya di JBSI FBS UNM: Menemukan Nyawa Drama dalam Konflik

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:50 WIB

UNM Ramah Disabilitas, Layanan Khusus Disiapkan untuk Peserta UTBK-SNBT 2026

Rabu, 22 April 2026 - 18:44 WIB

Rapat Evaluasi Panitia UTBK-SNBT 712 UNM Dipimpin Plt. Rektor, Prof. Farida Patittingi Tekankan Antisipasi Terjadinya Kecurangan

Rabu, 22 April 2026 - 16:29 WIB

Dosen FBS UNM Raih Juara 1 Kaligrafi Digital MTQ Sulsel 2026, Perpaduan Tradisi dan Teknologi Jadi Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 14:04 WIB

UTBK-SNBT 2026 di FBS UNM Berjalan Kondusif, Plt. Rektor Apresiasi Fasilitas dan Kenyamanan Ujian

Selasa, 21 April 2026 - 17:50 WIB

Dorong Profesionalisme dan Budaya Kinerja, FBS UNM Apresiasi Ira Abriyani sebagai Tendik Berdedikasi Tinggi

Berita Terbaru