MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)- Program Studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar workshop bertajuk “Start Before You’re Ready: Building Your First Student Business” pada Senin (11/5/2026) di Ruang Rapat DA Lantai 2 FBS UNM Kampus Parangtambung.
Kegiatan tersebut menghadirkan Founder Yappai, Andi Febyan Jaya sebagai narasumber dengan Rizki Fauzi, S.S., M.Pd., selaku moderator yang merupakan dosen Program Studi Sastra Inggris sekaligus CEO CFR Group.
Workshop secara resmi dibuka oleh Ketua Program Studi Sastra Inggris FBS UNM, Dr. Fitriyani, S.S., M.Hum. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan serta motivasi kepada mahasiswa untuk mulai membangun jiwa kewirausahaan sejak di bangku kuliah.
“Workshop ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan mahasiswa, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat dan motivasi untuk mulai membangun jiwa kewirausahaan sejak masih berada di bangku kuliah,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam dua sesi. Pada sesi pertama, Andi Febyan Jaya memaparkan perjalanan bisnis Yappai yang berawal dari kegelisahannya melihat pedagang roti bakar di Makassar yang masih menggunakan kertas minyak dan gerobak sederhana.
Ia menjelaskan bahwa usaha tersebut dirintis sejak tahun 2017 dengan modal awal sekitar Rp2,5 juta. Dari usaha kecil itu, Yappai kini berkembang hingga memiliki 21 cabang yang tersebar di Makassar, Gowa, dan Bulukumba.
Dalam pemaparannya, Andi Febyan juga membagikan berbagai tantangan yang pernah dihadapi selama menjalankan usaha, termasuk pengalaman ditipu oleh karyawannya sendiri. Menurutnya, menjalankan bisnis bukan hanya tentang memperoleh keuntungan, tetapi juga kesiapan menghadapi risiko dan berbagai konsekuensi.
“Jadi bisnis tidak hanya persoalan untungnya saja, tapi juga harus siap konsekuensi,” ujarnya.
Sesi kedua dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif antara mahasiswa dan narasumber. Mahasiswa tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar cara memulai usaha, membangun relasi bisnis, hingga mempertahankan usaha di tengah persaingan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian piagam apresiasi kepada narasumber dan moderator, serta pembagian doorprize kepada peserta aktif sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang hadir dalam workshop tersebut. (Den/Ans/Why)


























