FBS UNM Lahirkan Doktor Baru, Disertasi Wahida Riset Inovasi Model Pembelajaran Bahasa Indonesia Digital untuk SMK

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)- Mahasiswa Program Doktor (S-3) Ilmu Pendidikan Bahasa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) Wahida, sukses menjalani promosi doktor di Ruang Rapat DA Lantai 2 FBS UNM, Kamis (21/5/2026). Dalam sidang tersebut, ia mempertahankan disertasinya yang berjudul Pengembangan Model Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Literasi Digital di SMK.

Sidang promosi dipimpin langsung oleh Dekan FBS UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., selaku ketua sidang. Turut hadir Prof. Dr. Mantasiah R., M.Hum. sebagai sekretaris sekaligus penguji internal, Prof. Dr. Ramly, M.Hum. selaku promotor, Prof. Dr. Ambo Dalle, M.Hum. sebagai kopromotor I, Dr. Syamsu Rijal, S.Pd., M.Hum. sebagai kopromotor II, serta penguji internal Dr. Usman, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Hasriani, S.Pd., M.Pd. Sementara itu, Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd. hadir sebagai penguji eksternal dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Promosi doktor tersebut tidak hanya menjadi penanda capaian akademik Wahida, tetapi juga menghadirkan gagasan strategis mengenai masa depan pembelajaran Bahasa Indonesia di era digital, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Dalam penelitiannya, Wahida mengembangkan model pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi digital yang dirancang untuk menjawab perubahan pola belajar generasi muda. Model tersebut menekankan kemampuan peserta didik dalam memahami, mengelola, hingga memproduksi informasi digital secara kritis dan kreatif.

Baca Juga :  Menuju Kampus Bebas Kekerasan,  UNM Libatkan Ratusan  Mahasiswa Dalam Sosialisasi Seleksi Satgas PPKPT di UNM

Penelitian dan pengembangan itu dinilai relevan dengan tantangan pendidikan saat ini, ketika pembelajaran tidak lagi bertumpu pada teks konvensional, tetapi juga pada kemampuan menavigasi arus informasi digital yang semakin masif.

Ketua sidang promosi, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., menilai disertasi Wahida memiliki kontribusi penting terhadap pengembangan inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah vokasi.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia harus mampu bergerak mengikuti perkembangan zaman. Literasi digital bukan lagi pelengkap, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama dalam proses pendidikan saat ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Anshari juga menekankan komitmen FBS UNM dalam memberikan layanan akademik yang maksimal kepada mahasiswa, termasuk pada jenjang Pendidikan Magister dan Doktor.

Menurutnya, FBS UNM terus berupaya menghadirkan iklim akademik yang mendukung mahasiswa untuk berkembang, berinovasi, dan menyelesaikan studi secara berkualitas.

Baca Juga :  Plt. Rektor UNM Ucapkan Selamat dan Rasa Syukur Atas Capaian Hasil Akreditasi Prodi Fisioterapi FIKK dengan Raihan Predikat Unggul

“Kami di FBS UNM berkomitmen memberikan layanan akademik yang baik bagi mahasiswa. Kami ingin memastikan seluruh proses akademik berjalan secara profesional, suportif, dan mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang bermanfaat,” tuturnya.

Sementara itu, penguji eksternal, Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd., menilai model pembelajaran yang dikembangkan Wahida memiliki kekuatan pada aspek kontekstual dan relevansi dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

“Disertasi ini menarik karena tidak hanya berbicara teori, tetapi juga menawarkan model pembelajaran yang aplikatif dan dekat dengan realitas siswa SMK saat ini. Pendekatan literasi digital seperti ini sangat dibutuhkan dalam pembelajaran bahasa,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kemampuan literasi digital harus menjadi bagian integral dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena siswa saat ini hidup di tengah ekosistem informasi digital yang berkembang sangat cepat.

Selama sidang berlangsung, Wahida memaparkan hasil penelitiannya secara komprehensif di hadapan tim penguji. Diskusi berlangsung dinamis dengan sejumlah pertanyaan kritis terkait implementasi model pembelajaran, efektivitas penerapan di sekolah vokasi, hingga tantangan penguatan literasi digital di lingkungan pendidikan. (Den/Ans/Why)

Berita Terkait

Riset BRIN Dorong Pelestarian Budaya Toraja melalui Pendidikan Multilingual Berbasis Kearifan Lokal
PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar
Kaji Pengajaran Multikultural di Kelas Bahasa Inggris di SMP Antar Dosen Universitas Madako Tolitoli Raih Doktor di FBS UNM
Tembus Publikasi di IJOLE Terindeks Scopus Q1, Guru SMA Islam Athirah Makassar Raih Doktor di FBS UNM
PKM Edukasi Responsible AI Dorong Mahasiswa Gunakan AI Secara Etis
Dorong Lansia Aktif dan Mandiri, Tim PKM Universitas Negeri Makassar Implementasikan Digitalisasi Kebugaran Berbasis QR Code di Yayasan Batara Hati Mulia
Membanggakan, Gagasan Inovatif Dosen FIKK UNM Menangkan Madaya Sustainable Fund 2026, Gandeng Koperasi Kospermindo Berdayakan Petani Rumput Laut
Kolaborasi Prodi Pendidikan IPS dan Sekolah, Asistensi Mengajar UNM Hadir di SMPN 7 Kota Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Riset BRIN Dorong Pelestarian Budaya Toraja melalui Pendidikan Multilingual Berbasis Kearifan Lokal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Kaji Pengajaran Multikultural di Kelas Bahasa Inggris di SMP Antar Dosen Universitas Madako Tolitoli Raih Doktor di FBS UNM

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Tembus Publikasi di IJOLE Terindeks Scopus Q1, Guru SMA Islam Athirah Makassar Raih Doktor di FBS UNM

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:47 WIB

PKM Edukasi Responsible AI Dorong Mahasiswa Gunakan AI Secara Etis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dorong Lansia Aktif dan Mandiri, Tim PKM Universitas Negeri Makassar Implementasikan Digitalisasi Kebugaran Berbasis QR Code di Yayasan Batara Hati Mulia

Berita Terbaru