Sebagai Implementasi Kerjasama Internasional di Bidang Akademik antara Unkhair Ternate dan USIM Malaysia, Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Ternate Gelar Kuliah Tamu

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) – Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate kembali mengukuhkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi internasional dengan menggelar kuliah tamu bertema “Pendidikan STEAM Sebagai Strategi Mencetak Generasi Inovatif dan Humanis”. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Mini FKIP Unkhair Ternate ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Faszly Rahim, dosen dari Universitas Sains Islam Malaysia (USIM).

Kuliah tamu ini merupakan bagian dari implementasi kerjasama akademik antara Universitas Khairun (Unkhair) dengan Universitas Sains Islam Malaysia (USIM), yang selama ini telah terjalin dalam bidang pendidikan dan pengajaran, Penelitian serta Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kehadiran narasumber dari luar negeri sekaligus menjadi bukti bahwa Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Ternate semakin serius membuka ruang kolaborasi global dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Dekan FKIP Unkhair Ternate, Prof. Dr. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya saat membuka kegiatan kuliah tamu tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami menyambut baik kuliah tamu ini karena menjadi langkah penting memperkuat kolaborasi akademik lintas negara,” ujarnya di hadapan peserta.

Lebih lanjut, Prof. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd. menekankan agar kerjasama internasional tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar kuliah tamu

“Harapan kami, implementasi kerjasama internasional ini tidak hanya berhenti pada bidang pendidikan dan pengajaran, tetapi juga diperluas ke penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Unkhair Ternate Berkomitmen Mencetak Tenaga Pendidik Profesional, Rektor Unkhair Kukuhkan 2.501 Guru Profesional dari Skema Firstaker dan Retaker PPG

Ia juga mengingatkan bahwa perguruan tinggi harus mampu menempatkan dirinya dalam jejaring akademik global.

“Kegiatan semacam ini menunjukkan bahwa Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Ternate siap menjadi bagian dari jejaring akademik global yang visioner,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Ternate, Syafruddin Adjam, S.Pd., M.Sc., menilai bahwa tema yang diangkat sangat tepat untuk menjawab tantangan zaman.

“Konsep STEAM menekankan integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan humaniora yang penting untuk melahirkan generasi inovatif,” jelasnya.

Ia melanjutkan bahwa pendidikan saat ini tidak cukup hanya melatih kemampuan akademik, tetapi juga harus membentuk karakter.

“Dengan pendekatan STEAM, mahasiswa didorong untuk berpikir kritis, kreatif, sekaligus memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syafruddin Adjam, S.Pd., M.Sc. berharap mahasiswa dapat mengambil pelajaran penting dari kuliah umum ini.

“Kami berharap kegiatan ini memotivasi mahasiswa menjadi generasi adaptif, humanis, dan siap bersaing di tingkat global,” pungkasnya.

Dalam penyampaian materinya, Dr. Faszly Rahim menekankan bahwa pendekatan STEAM merupakan strategi pendidikan yang menyeluruh.

“STEAM bukan sekadar metode pengajaran, tetapi strategi untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pembelajaran dengan pendekatan STEAM membuka ruang kolaborasi dan kreativitas lintas disiplin.

Baca Juga :  Program Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Kepulauan Selayar

“Melalui STEAM, mahasiswa tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga belajar tentang kolaborasi, empati, dan kepedulian sosial,” tambahnya.

Menurutnya, kerjasama lintas negara dalam dunia pendidikan menjadi faktor penting dalam membentuk kualitas mahasiswa.

“Melalui kerjasama seperti antara USIM Malaysia dan Unkhair Ternate, mahasiswa dapat memperluas wawasan dan memperoleh pengalaman global yang berharga,” ungkapnya.

Di akhir paparannya, Dr. Faszly Rahim mengajak mahasiswa untuk tidak berhenti pada teori, melainkan berani menciptakan karya nyata.

“Saya berharap mahasiswa Unkhair dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat inovasi sekaligus nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah mereka,” tutupnya.

Kegiatan kuliah tamu ini disambut dengan antusias oleh mahasiswa dan dosen yang hadir. Para peserta terlihat aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan minat besar terhadap penerapan STEAM dalam dunia pendidikan.

Bagi mahasiswa, kuliah umum ini bukan hanya kesempatan menambah wawasan akademik, tetapi juga membuka inspirasi baru tentang bagaimana pendidikan dapat menjadi jalan untuk mencetak generasi inovatif sekaligus humanis.

Dengan terselenggaranya kuliah tamu internasional ini, Unkhair kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan lokal, tetapi juga berorientasi global. Kolaborasi antara Unkhair dan USIM menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas dan bermakna bagi mahasiswa. (Rus/Ans/Why)

Berita Terkait

Raker Unismuh 2026: Pertajam Teaching University, Perkuat Mutu 75 Prodi, dan Pengembangan Empat Pilar Infrastruktur
Kolaborasi antara Unkhair, Pemkot Ternate, dan JKPI Rencana Gelar Seminar Nasional “Transformasi City Gallery sebagai Ruang Inklusif”
Mahasiswa Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar Resmi Diterjunkan ke SDN 18 dan SDN 34 Deteng-Deteng 
Unkhair Ternate Gelar Wisuda Periode II Tahun 2026, Sebanyak 856 Lulusan dan 335 Raih Predikat Pujian
FKIP Universitas Sulawesi Barat Resmi Buka Program Asistensi Mengajar 2026, Libatkan 451 Mahasiswa di 34 Sekolah Mitra
Rektor Unkhair Ternate Hadiri Rapat Kerja KPTN-KTI di Universitas Hasanuddin
HMTI FT Unhas Gelar I-CARE 2026, Hadirkan Dosen Poltekpar Makassar: Dorong Optimalisasi Daya Tarik Wisata Air Terjun Boko Bili
Tim Kaji Ketahanan Pangan melalui Tradisi Lisan Meong Palo Karellae di Sidrap dan Barru

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Raker Unismuh 2026: Pertajam Teaching University, Perkuat Mutu 75 Prodi, dan Pengembangan Empat Pilar Infrastruktur

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Kolaborasi antara Unkhair, Pemkot Ternate, dan JKPI Rencana Gelar Seminar Nasional “Transformasi City Gallery sebagai Ruang Inklusif”

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Unkhair Ternate Gelar Wisuda Periode II Tahun 2026, Sebanyak 856 Lulusan dan 335 Raih Predikat Pujian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:37 WIB

FKIP Universitas Sulawesi Barat Resmi Buka Program Asistensi Mengajar 2026, Libatkan 451 Mahasiswa di 34 Sekolah Mitra

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Rektor Unkhair Ternate Hadiri Rapat Kerja KPTN-KTI di Universitas Hasanuddin

Berita Terbaru