FKIP Universitas Sulawesi Barat Resmi Buka Program Asistensi Mengajar 2026, Libatkan 451 Mahasiswa di 34 Sekolah Mitra

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE, SULAWESI BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) resmi membuka Program Asistensi Mengajar Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Sekolah Mitra di Majene, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh pimpinan fakultas, pengelola Unit Asistensi Mengajar, dosen pembimbing lapangan, kepala sekolah mitra, serta mahasiswa peserta Program Asistensi Mengajar Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Ketua Unit Asistensi Mengajar Asmirinda Resa, M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah yang telah menjalin kemitraan dengan FKIP Universitas Sulawesi Barat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

“Peningkatan mutu pendidikan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan pembukaan.

Libatkan 451 Mahasiswa dari Enam Program Studi

Program Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar Tahun 2026 diikuti oleh 451 mahasiswa yang berasal dari enam program studi. Peserta terdiri atas 100 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, 52 mahasiswa Pendidikan Biologi, 15 mahasiswa Pendidikan Fisika, 70 mahasiswa Pendidikan Matematika, 31 mahasiswa Pendidikan IPA, dan 183 mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Baca Juga :  Guru SD di Majene Dapat Bekal Literasi Digital dari Tim Dosen FKIP Unsulbar

Untuk mendukung pelaksanaan program, sebanyak 81 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) akan mendampingi mahasiswa yang ditempatkan pada 34 sekolah mitra. Sekolah mitra tersebut terdiri atas 17 sekolah jenjang SD, 10 SMP/MTs, dan 7 SMA/SMK/MA yang tersebar di Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar.

Program ini akan berlangsung selama kurang lebih empat bulan, mulai 21 Agustus hingga 16 Desember 2026.

Tidak Sekadar Mengajar, tetapi Menghadirkan Program yang Berdampak

Program Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar dirancang tidak hanya sebagai kegiatan praktik mengajar mahasiswa di sekolah. Berdasarkan Panduan Program Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar, terdapat tiga bentuk kegiatan yang saling terintegrasi, yaitu Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), Program Berdampak di Sekolah, dan Program Berdampak di Masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak diarahkan untuk datang ke sekolah dengan membawa program yang telah ditentukan sebelumnya. Mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi, identifikasi masalah, dan analisis kebutuhan, kemudian menyusun program kerja yang relevan bersama kepala sekolah, guru pamong, dosen pembimbing lapangan, dan masyarakat setempat.

Pendekatan ini diharapkan membuat kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan kontribusi terhadap kebutuhan sekolah dan lingkungan masyarakat, bukan sekadar memenuhi kegiatan praktik lapangan.

Baca Juga :  DWP Unkhair Ternate Terima Kunjungan Silaturahmi DWP Fakultas Pertanian Unpatti Ambon

Mahasiswa Didorong Menjadi Calon Guru yang Profesional

Dalam arahannya kepada mahasiswa, Unit Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater melalui sikap disiplin, etika, kemampuan berkolaborasi, dan kemauan untuk terus belajar dari para guru dan kepala sekolah.

Mahasiswa juga diharapkan menjadikan sekolah sebagai ruang untuk bertumbuh dan masyarakat sebagai mitra dalam menghadirkan manfaat melalui pendidikan.

Sementara itu, kepada para kepala sekolah mitra, Unit Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar menyampaikan harapan agar mahasiswa memperoleh bimbingan dan arahan selama menjalankan program. Pendampingan dari para pendidik di sekolah dipandang sebagai bagian penting dalam membentuk pengalaman dan kompetensi calon guru.

Program Asistensi Mengajar Tahun 2026 FKIP Universitas Sulawesi Barat diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra, sekaligus membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu membaca kebutuhan lapangan, bekerja sama, dan menghadirkan solusi pendidikan yang nyata.

Dengan semangat Hadir, Berdampak, dan Menginspirasi, Program Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar Tahun 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman bermakna bagi mahasiswa sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi sekolah dan masyarakat di Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar. (Esa/Why/Ans)

Berita Terkait

Rektor Unkhair Ternate Hadiri Rapat Kerja KPTN-KTI di Universitas Hasanuddin
HMTI FT Unhas Gelar I-CARE 2026, Hadirkan Dosen Poltekpar Makassar: Dorong Optimalisasi Daya Tarik Wisata Air Terjun Boko Bili
Tim Kaji Ketahanan Pangan melalui Tradisi Lisan Meong Palo Karellae di Sidrap dan Barru
Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal
DIPA Unsulbar 2026 Dorong Penguatan Kemitraan Sekolah melalui Pembelajaran Kontekstual di SDN 18 Deteng-Deteng
PGRI Cabang Khusus UNIMEN Resmi Terbentuk, Rektor Dorong Kolaborasi Dosen dan Guru Melalui Seminar dan Program Magister
PKKMB Prodi PGSD Jurusan Pendidikan dan Keguruan FKIP Unsulbar 2026: Pendidik Malqbiq Menuju Keberagaman dan Generasi Humanis
PGSD FKIP Unsulbar Gelar Pengabdian Kemitraan, Dorong Smart School Berbasis AI di SDN 18 Deteng-Deteng

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:37 WIB

FKIP Universitas Sulawesi Barat Resmi Buka Program Asistensi Mengajar 2026, Libatkan 451 Mahasiswa di 34 Sekolah Mitra

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Rektor Unkhair Ternate Hadiri Rapat Kerja KPTN-KTI di Universitas Hasanuddin

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:44 WIB

HMTI FT Unhas Gelar I-CARE 2026, Hadirkan Dosen Poltekpar Makassar: Dorong Optimalisasi Daya Tarik Wisata Air Terjun Boko Bili

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Tim Kaji Ketahanan Pangan melalui Tradisi Lisan Meong Palo Karellae di Sidrap dan Barru

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal

Berita Terbaru