FKIP Unkhair Ternate Hadiri Pertemuan Forkom FKIP se-Indonesia 2025, Dekan: Investasi Strategis Perkuat Tatakelola Akademik dan Kelembagaan

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU (Kabar PROFESIANA.co.id) — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate turut berpartisipasi dalam Pertemuan Puncak Forum Komunikasi (Forkom) FKIP se-Indonesia yang digelar mulai 30 Oktober hingga 2 November 2025 di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Kegiatan nasional ini diikuti sekitar 380 peserta yang terdiri dari dekan, wakil dekan, ketua jurusan, dan ketua program studi dari 34 universitas anggota Forkom FKIP se-Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun panitia melalui form pendaftaran ada Tiga universitas dengan jumlah peserta terbanyak adalah Universitas Riau, Universitas Mataram, dan Universitas Pattimura yang masing-masing mengirimkan 22 utusan. Disusul oleh Universitas Nusa Cendana dan Universitas Sulawesi Barat dengan 21 utusan. Adapun Unkhair Ternate berada di posisi berikutnya bersama Universitas Mulawarman dengan 20 orang peserta.

Beragam agenda penting turut mewarnai kegiatan ini, antara lain Seminar Internasional 1st Maritime Research on Innovation, Environment, Science & Tradition International Conference (1st MARINESTIC) 2025, serta sidang pleno dan komisi Forkom FKIP yang melibatkan pimpinan fakultas, pimpinan jurusan dan ketua program studi dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi ruang strategis untuk koordinasi, evaluasi, dan perumusan arah kebijakan pendidikan tinggi keguruan di Indonesia, termasuk dalam hal penyelarasan kurikulum, peningkatan mutu pendidikan, dan penguatan kerja sama antar FKIP.

Selain itu, kegiatan Forkom FKIP juga ditandai dengan penandatanganan sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antarprogram studi di bawah naungan Forkom FKIP sebagai langkah konkret memperkuat kemitraan akademik lintas perguruan tinggi.

Baca Juga :  Dosen dan Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unsulbar Lanjutkan Sharing Best Practice di Sekolah Mitra

Dekan FKIP Unkhair Ternate, Prof. Dr. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa partisipasi FKIP Unkhair dalam Forkom FKIP se-Indonesia bukanlah bentuk pemborosan anggaran di tengah kebijakan efisiensi, melainkan investasi strategis dalam memperkuat tata kelola akademik dan kelembagaan FKIP Unkhair.

“Forum ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, terutama dalam bidang praktik pendidikan, akreditasi program studi, pengembangan sumber daya manusia, serta kemitraan nasional antar-FKIP,” ujar Prof. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd.

Ia menambahkan, selain memperluas wawasan akademik melalui seminar internasional MARINESTIC 2025, FKIP Unkhair Ternate juga berhasil menjalin kerja sama dengan dekan dari 34 universitas dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) serta Implementation Agreement (IA) antarprogram studi.

“Forum ini juga membahas pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), kampus berdampak, hingga standarisasi mutu program studi dalam menghadapi akreditasi nasional dan internasional. Semua itu berdampak langsung bagi peningkatan reputasi dan mutu FKIP Unkhair Ternate ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Sulawesi Barat, Prof. Dr. Ruslan, M.Pd., menilai bahwa pelaksanaan Forkom FKIP se-Indonesia merupakan agenda nasional yang strategis dan efisien dalam memperkuat sinergi antar-FKIP.

“Melalui forum ini, kami tidak hanya berdiskusi tentang kebijakan pendidikan tinggi keguruan, tetapi juga mencari model pengelolaan pendidikan yang lebih efisien, kolaboratif, dan berdampak langsung pada mutu lulusan,” jelas Prof. Dr. Ruslan, S.Pd., M.Pd.

Baca Juga :  Melihat Cahaya Memantul di Resort Shafira Morella

Ia mencontohkan, jika setiap FKIP harus berkunjung ke 34 universitas secara terpisah, tentu akan membutuhkan biaya yang sangat besar. Karena itu, forum ini menjadi wujud efisiensi dan sinergi nasional.

“Dengan berkumpulnya seluruh pimpinan FKIP di satu tempat, seluruh agenda diskusi, pertukaran praktik baik, dan penandatanganan kerja sama dapat dilakukan secara serentak dan efisien,” pungkasnya.

Senada dengan hal itu, Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Nusa Cendana (Undana), Muhammad Husain Hasan, S.Pd, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan Forkom FKIP se-Indonesia tahun ini.

“Kami sangat bersyukur dan menyambut baik kegiatan Forkom FKIP ini. Forum seperti ini menjadi ruang strategis bagi para pendidik dan pengelola program studi untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, dan memperluas jejaring akademik,” ujar Muhammad Husain Hasan, S.Pd., M.Pd.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan Forkom FKIP bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum pembelajaran bersama dalam membangun mutu pendidikan tinggi keguruan di Indonesia.

“Kegiatan seperti ini menjadi sangat berarti, karena membuka kesempatan bagi setiap program studi untuk saling belajar dan berinovasi bersama, terutama dalam menyelaraskan kurikulum, meningkatkan kualitas dosen, dan mempersiapkan akreditasi nasional dan internasional,” ungkapnya.

Kegiatan Forkom FKIP se-Indonesia di UMRAH Tanjungpinang tahun 2025 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antar-FKIP di Indonesia, sekaligus memperkokoh komitmen bersama dalam memajukan pendidikan tinggi keguruan yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi bangsa. (Rus/Ans/Why)

Berita Terkait

Integrasikan Kearifan Lokal Suku Massenrempulu ke Pembelajaran Biologi, Antar Aminullah Dosen UNIMEN Raih Gelar Doktor di Universitas Negeri Malang
Bersihkan Rumah Roboh Dan Perbaiki Pagar Gereja, Wujud Nyata Bhakti TNI AL Kodaeral VI Lanal Palu di Tengah Masyarakat Terdampak Gempa Di Sulteng
Gerak Cepat Tanpa Batas, TNI AL Kodaeral VI Lanal Palu Terjunkan Satgas dan Posko Darurat di Sigi Pasca-Gempa M 6,7
Tim PKM Kewirausahaan Universitas Khairun Gelar Pelatihan Pengembangan Modul BIPA Berbasis Kearifan Lokal bagi Pemandu Wisata Ternate
Prodi PGSD FKIP UNSULBAR Gelar Workshop dan Mentoring Penyusunan Proposal Skripsi Mahasiswa
UNIMEN Resmi Miliki Program Studi Pendidikan Agama Islam, Siap Terima Mahasiswa Baru Tahun 2026
Terpilih Aklamasi Pengda RJI Maluku Utara Hadirkan Wajah Baru, Dr. Rusman Rasyid sebagai Ketua Umum dan Dr. Zulkifli Ahmad Sekretaris Umum
TALK SERIES IV PGSD FKIP UNSULBAR: Mahasiswa Dibekali Keterampilan Mengolah Data Kuantitatif untuk Generasi Peneliti Masa Kini

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:20 WIB

Integrasikan Kearifan Lokal Suku Massenrempulu ke Pembelajaran Biologi, Antar Aminullah Dosen UNIMEN Raih Gelar Doktor di Universitas Negeri Malang

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:35 WIB

Bersihkan Rumah Roboh Dan Perbaiki Pagar Gereja, Wujud Nyata Bhakti TNI AL Kodaeral VI Lanal Palu di Tengah Masyarakat Terdampak Gempa Di Sulteng

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:31 WIB

Gerak Cepat Tanpa Batas, TNI AL Kodaeral VI Lanal Palu Terjunkan Satgas dan Posko Darurat di Sigi Pasca-Gempa M 6,7

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:41 WIB

Tim PKM Kewirausahaan Universitas Khairun Gelar Pelatihan Pengembangan Modul BIPA Berbasis Kearifan Lokal bagi Pemandu Wisata Ternate

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:01 WIB

Prodi PGSD FKIP UNSULBAR Gelar Workshop dan Mentoring Penyusunan Proposal Skripsi Mahasiswa

Berita Terbaru