MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Seleksi Mandiri Universitas Negeri Makassar (UNM) Tahun 2026 membuka pendaftaran calon mahasiswa baru dengan tiga jalur, yaitu jalur prestasi (juara/hafidz/organisasi), skor Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), dan Ujian Tulis Tes Potensi Akademik (TPA). Hasil seleksi untuk jalur prestasi dan skor UTBK telah diumumkan pada 23 Juni 2026. Peserta yang lolos jalur prestasi sebanyak 158 orang dan jalur skor UTBK sebanyak 794 orang.
Khusus jalur Ujian Tulis TPA masa pendaftaran berakhir pada 26 Juni 2026 dan pelaksanaan tes pada 1 Juli 2026 dan wawancara pada 2 Juli. Peserta yang memilih Program Studi Kedokteran dilakukan Ujian Minnesota Multiphasic Personality Invenyory (MMPI) pada 3 Juli 2026 dan wawancara pada 2 Juli 2026.
Sekaitan pelaksanaan Tes dan Wawancara Jalur Ujian Tulis TPA pada 1-2 Juli 2026, Panitia Seleksi Mandiri UNM Tahun 2026 menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kriteria Kelulusan Ujian Tulis TPA dan Penyusunan Format Wawancara pada Jumat (26/6/2026) bertempat di Ruang Video Conference Pusat TIK UNM Gedung Menara Pinisi Lantai 2.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNM, Prof.Dr.Hj. Andi Aslinda, M.Si. dalam acara pembukaan memberi arahan dan penguatan. Dalam arahannya, ia menekankan agar pelaksanaan Ujian Tulis TPA dan Wawancara mengedepankan integritas atau kejujuran dan objektivitas atau fakta yang benar.
“Saya mengapreasiasi pelaksanaan Jalur Prestasi dan Skor UTBK yang telah terlaksana sesuai standar yang telah disepakati dalam FGD. Karena itu, hasil FGD yang disepakati menjadi panduan bagi panitia, pengawas, dan pewawancara dalam mengawal Seleksi Mandiri UNM Tahun 2026 berlangsung secara adil, jujur, dan bersih,” tegas Guru Besar Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) UNM.
Prof. Andi Aslinda mengingatkan kepada semua pihak yang terlibat dalam proses seleksi hendaknya menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan keadilan sehingga hasil seleksi dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku.
“Mari kita menjaga marwah akademik UNM, termasuk seleksi penerimaan mahasiswa baru merupakan titik awal dari pembenahan mutu akademik. Kalau sejak awal mahasiswa baru berkarakter buruk, dikhawatirkan kelak ketika menjalani proses akademik akan berakibat banyak yang tidak selesai tepat waktu, bahkan drop out (DO),” tegas Mantan Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FIS-H UNM.
Sementara itu, Ketua Panitia, Prof.Dr. Anshari, M.Hum. sangat bangga dan syukur karena pelaksanaan seleksi di jalur prestasi dan skor UTBK berjalan sesuai harapan. Ia menilai keberhasilan itu tidak lepas dari kerja sama tim panitia dan terutama sentuhan arahan dan pikiran Prof. Andi Aslinda selaku WR 1 sebagai penanggung jawab seleksi penerimaan mahasiswa baru UNM yang terus mengawal kerja dan tugas panitia.
Prof. Anshari yang didampingi Wakil Ketua, Prof.Dr. Ir. Jamaluddin, M.P. yang juga menjabat Dekan Fakultas Teknik (FT) UNM, berharap agar kerja sama dan kekompakan panitia untuk menyelenggarakan Seleksi Mandiri UNM tahun 2026 hingga tahap terakhir dapat terjaga.
“Ketua, wakil ketua, sekretaris, dan seluruh panitia yang diberi amanah, tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, semangat kebersamaan dan kekompakan harus menjadi pilar dalam bekerja demi kemajuan akademik di UNM,” pungkas Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM.
Narasumber Prof.Dr. Muh. Daud, M.Si. dari Dian Training and Consulting (DTC) Makassar menyampaikan materi Penyusunan Kriteria Kelulusan Jalur Ujian Tulis TPA, sedangkan Dr. Hj. Widyastutu, S.Psi., M.Psi. dari LPPT Widya Prasthya memaparkan materi Penyusunan Format Wawancara.
Peserta FGD yang hadir adalah para dekan, wakil dekan bidang akademik, wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni, kepala biro akademik dan kemahasiswaan, kepala biro perencanaan, ketua SPI, kepala TIK, dan staf akademik. (Ans/Why)


























