MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Memasuki hari ke-7 puasa Ramadan 1447 H, sivitas akademika Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI), Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Buka Puasa Bersama pada Selasa (24/2/2026) bertempat di Ruang Seminar Gedung DG Lantai 2 Kampus Parangtambung.
Ketua JBSI, Prof.Dr. Kembong Daeng, M.Hum. menyampaikan, buka puasa bersama dilaksanakan sebagai wujud kesyukuran atas bertambahnya dua guru besar/profesor di jurusannya.
“Buka puasa bersama ini diinisiasi dan digagas oleh Prof.Dr. Nensilianti, M.Hum. dan Prof.Dr. Idawati, M.Pd. Kedua dosen kami beberapa bulan lalu telah mendapat surat keputusan pengangkatan sebagai guru besar/profesor. Raihan itu patut disyukuri dan dirayakan bersama,” ungkap Pakar Bahasa dan Budaya Makassar.
Dekan FBS UNM, Prof.Dr. Anshari, M.Hum. turut bergembira atas bertambahnya jumlah guru besar/profesor di FBS. Hal itu sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas akademik dan kelembagaan.
“Kehadiran kita di acara buka puasa bersama merupakan wujud kesyukuran atas berkah dan rezeki yang diraih dosen kita. Selain itu, dapat menjadi motivasi bagi dosen yang telah berpangkat lektor kepala agar bersegera melengkapi dokumen yang diperlukan,” harap Prof. Anshari.
Prof. Anshari juga menyampaikan beberapa capaian kinerja selama kepemimpinannya, terutama pembenahan dan peningkatan kualitas infrastruktur.
“Dengan infrasturktur yang memadai, tentu saja berdampak pada peningkatan kualitas akademik dan kemahasiswaan. Hal ini juga sebagai usaha pembangunan zona integritas di FBS,” tegasnya.
Ia menutup sambutannya dengan mengajak sivitas akademika JBSI senantiasa mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan. Capaian kinerja di FBS tentu sebagai hasil dari kekompakan.
Sementara itu, tauziah dibawakan Dr. Dedi Gunawan, S.Pd., M.Pd., M.M. mengurai tafsir Kitab Al-Azhar yang ditulis Hamka. Dalam uraiannya, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Makassar mengajak sivitas akademika JBSI untuk meningkatkan iman dan takwa agar dapat meraih keberkahan bulan Ramadan.
Ia menegaskan, iman setiap orang dapat berubah-ubah. Karena itu, kita sebagai hamba Allah Swt. senantiasa beribadah. Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa. Bagi yang berpuasa karena iman dan takwa, diberi ganjarn amal berlipat ganda.
“Marilah kita berpuasa dengan penuh keimanan dan ketakwaan. Sebab, umat Islam yang selalu berpuasa, disiapkan pintu khusus di Surga, yaitu Pintu Arrayan. Laksanakan ibadah puasa dan ibadah lain dengan penuh keikhlasan sehingga kita mendapat ketenangan hidup di dunia dan di akhirat,” pungkasnya.
Acara buka bersama JBSI, turut dihadiri para wakil dekan, ketua senat akademik FBS, para guru besar, koordinator program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. (Ans/Why)













