PALOPO, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palopo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan kompetensi global mahasiswa. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Test of English as a Foreign Language (TOEFL) bagi mahasiswa Program Studi Magister Pedagogi dan Magister Manajemen, Sabtu, 19 September 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai tersebut berlangsung di Lantai 3 Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palopo dan diikuti oleh mahasiswa dari kedua program magister.
Pelaksanaan TOEFL dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palopo, Prof. Salju, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris bagi mahasiswa pascasarjana, terutama dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan, ilmu pengetahuan, dan lingkungan profesional yang semakin global.
Menurut Prof. Salju, mahasiswa pascasarjana perlu memiliki kompetensi yang tidak hanya terbatas pada penguasaan bidang keilmuan, tetapi juga kemampuan pendukung yang memungkinkan mereka mengakses pengetahuan dan berinteraksi dalam lingkungan akademik yang lebih luas.
“Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting bagi mahasiswa pascasarjana. Melalui pelaksanaan TOEFL ini, kami berharap mahasiswa semakin terdorong untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sehingga lebih siap mengakses berbagai sumber ilmiah internasional, mengikuti kegiatan akademik, melanjutkan studi, dan memanfaatkan berbagai peluang pada tingkat global,” ujar Prof. Salju.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat membangun kesadaran mahasiswa bahwa kemampuan bahasa asing merupakan bagian penting dari pengembangan kualitas diri. Terlebih pada jenjang pascasarjana, mahasiswa semakin banyak berinteraksi dengan referensi, artikel ilmiah, forum akademik, dan berbagai sumber pengetahuan yang menggunakan bahasa Inggris.
TOEFL Bukan Sekadar Memenuhi Persyaratan
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Pedagogi Universitas Muhammadiyah Palopo, Harmita Sari, S.Pd., M.Pd., Ph.D., menjelaskan bahwa pelaksanaan TOEFL diharapkan tidak dipandang mahasiswa hanya sebagai sebuah tes atau persyaratan akademik.
Menurutnya, TOEFL juga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris mereka sekaligus menjadi titik awal dalam menentukan aspek yang masih perlu ditingkatkan.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya berorientasi pada skor TOEFL. Hal yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini membangun kesadaran bahwa kemampuan bahasa Inggris merupakan bagian dari kompetensi akademik mahasiswa pascasarjana,” ungkap Harmita Sari.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa magister dituntut semakin aktif mengakses perkembangan ilmu pengetahuan melalui berbagai sumber internasional. Kemampuan memahami bahasa Inggris akan sangat membantu mahasiswa dalam membaca artikel jurnal, menelaah hasil penelitian mutakhir, mengikuti seminar dan konferensi internasional, serta mempersiapkan publikasi ilmiah.
Selain mendukung aktivitas akademik, kemampuan bahasa Inggris juga dapat membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengikuti program beasiswa, studi lanjut, pertukaran akademik, kolaborasi penelitian, seminar internasional, hingga pengembangan karier profesional.
Bangun Budaya Akademik Berwawasan Global
Pelaksanaan TOEFL berlangsung dengan tertib dan mendapat perhatian serius dari para peserta. Mahasiswa mengikuti rangkaian tes sebagai bagian dari pengukuran kemampuan bahasa Inggris mereka.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palopo dalam membangun budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan global.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan semakin terbukanya akses terhadap sumber pengetahuan dunia, mahasiswa pascasarjana dituntut mampu mengikuti perkembangan keilmuan yang tidak lagi terbatas secara geografis. Publikasi ilmiah internasional, konferensi global, kolaborasi lintas negara, dan berbagai program akademik internasional menjadikan kemampuan bahasa Inggris sebagai salah satu kompetensi yang relevan untuk terus dikembangkan.
Karena itu, pelaksanaan TOEFL diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengujian kemampuan bahasa Inggris, tetapi turut mendorong mahasiswa untuk melakukan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Siapkan Lulusan Berkualitas dan Adaptif
Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palopo terus berupaya menghadirkan program-program akademik yang mendukung peningkatan kualitas mahasiswa dan lulusan. Penguatan kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan akademik maupun profesional.
Melalui kegiatan TOEFL ini, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris serta memanfaatkannya dalam proses pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan jejaring, dan karier profesional.
Pelaksanaan kegiatan juga sejalan dengan semangat Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palopo dalam membentuk lulusan yang memiliki kualitas akademik, karakter, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi perubahan dan perkembangan pada tingkat nasional maupun internasional.
Dengan semangat “Unggul, Islami, Adaptif, Berkemajuan,” Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palopo terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang berkualitas serta mempersiapkan mahasiswa untuk berkontribusi lebih luas di tengah masyarakat.
Kegiatan TOEFL ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kompetensi mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palopo sekaligus membuka lebih banyak peluang untuk berkembang dalam dunia akademik dan profesional.
“Upgrade Your English, Broaden Your Opportunities.” (Rls/Ans/Why)


























