SERANG, BANTEN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Upaya meningkatkan kualitas dan daya saing publikasi ilmiah dosen terus diperkuat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA). Dalam rangka Dies Natalis ke-45, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNTIRTA menggelar Workshop Penulisan Artikel Jurnal Nasional Terakreditasi dan Internasional Bereputasi bagi Dosen Muda, Selasa, 15 September 2026, di Ruang Multimedia Convention Hall, Gedung Rektorat Lantai 1 UNTIRTA Sindangsari, Serang, Banten.
Mengusung semangat “Meningkatkan Kapasitas Dosen Muda Menuju Publikasi Ilmiah yang Berkualitas dan Berdampak”, kegiatan ini menghadirkan Harmita Sari, S.Pd., M.Pd., Ph.D., akademisi dari Universitas Muhammadiyah Palopo, sebagai narasumber.
Workshop tersebut menjadi bagian dari komitmen UNTIRTA dalam mendorong dosen muda agar tidak hanya produktif melakukan penelitian, tetapi juga mampu mengubah hasil penelitian menjadi artikel ilmiah yang memiliki kualitas akademik, memenuhi standar jurnal, dan berpeluang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi.
Dalam pemaparannya, Harmita Sari membahas sejumlah aspek penting dalam publikasi ilmiah, mulai dari strategi menulis artikel ilmiah yang berkualitas, teknik dan kiat publikasi pada jurnal nasional terakreditasi, peluang dan strategi menembus jurnal internasional bereputasi, hingga praktik terbaik berdasarkan pengalaman dalam proses publikasi ilmiah.
Ia juga menekankan bahwa publikasi ilmiah bukan sekadar kewajiban administratif bagi seorang dosen. Publikasi merupakan salah satu sarana penting untuk menyebarluaskan pengetahuan dan hasil penelitian agar dapat dibaca, diuji, dikembangkan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.
“Menulis hari ini, berdampak untuk esok.”
Semangat tersebut menjadi salah satu pesan yang mengemuka dalam workshop. Dosen muda didorong untuk membangun budaya menulis secara konsisten dan memahami bahwa artikel yang berkualitas lahir melalui proses yang sistematis, mulai dari menemukan persoalan penelitian yang relevan, membangun kebaruan, menyusun argumentasi ilmiah, memilih jurnal yang tepat, hingga merespons masukan reviewer.
Tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian materi, workshop juga menjadi ruang interaksi dan berbagi pengalaman antara narasumber dan para peserta. Antusiasme terlihat dari keterlibatan dosen muda selama kegiatan berlangsung, termasuk dalam diskusi mengenai berbagai tantangan nyata yang sering dihadapi penulis ketika mempersiapkan manuskrip dan menjalani proses publikasi.
Kehadiran Harmita Sari sebagai akademisi dari Universitas Muhammadiyah Palopo juga memberikan warna kolaboratif dalam kegiatan tersebut. Pertemuan akademisi lintas perguruan tinggi seperti ini diharapkan dapat memperkuat jejaring keilmuan serta membuka peluang kolaborasi dalam penelitian dan publikasi pada masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, LPPM UNTIRTA berharap dosen muda semakin memiliki kesiapan, kepercayaan diri, dan strategi yang tepat untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak berhenti sebagai laporan penelitian, tetapi berkembang menjadi publikasi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi institusi, masyarakat, dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Workshop yang dilaksanakan mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi dalam rangka Dies Natalis ke-45 UNTIRTA: bahwa kemajuan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya penelitian yang dilakukan, tetapi juga oleh sejauh mana pengetahuan yang dihasilkan dapat dipublikasikan, disebarluaskan, dan memberikan dampak. (Rls/Ans/Why)


























