MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Dr. Asis Nojeng, S.S., S.Pd., M.Pd. resmi dilantik sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan (D-4) Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital (Humas dan Komdigi), Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu, 16 September 2026.
Pelantikan berlangsung di Ballroom Teater Lantai 3 Menara Pinisi UNM dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum.
Asis Nojeng merupakan salah satu dari sejumlah pejabat di lingkungan UNM yang dilantik pada kesempatan tersebut. Pelantikan menjadi bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus penyegaran dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di berbagai unit kerja di lingkungan universitas.
Dalam sambutannya, Farida menekankan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada para pejabat merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas secara profesional dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan UNM.
“Pelantikan ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Kami berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, menjaga integritas, membangun kolaborasi, dan memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung kemajuan Universitas Negeri Makassar,” ujar Farida.
Guru Besar Ilmu Hukum itu juga mendorong para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas masing-masing serta membangun sinergi dalam menjalankan program-program universitas.
“Setiap jabatan membawa tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan dan peningkatan kinerja. Karena itu, kami berharap pejabat yang dilantik dapat membangun sinergi, menghadirkan inovasi, serta bersama-sama memperkuat UNM dalam menjalankan tugas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.
Di antara pejabat yang dilantik, Asis Nojeng mendapat amanah untuk memimpin Program Studi D-4 Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital FBS UNM. Amanah tersebut sekaligus menandai babak baru dalam pengembangan program studi yang berorientasi pada bidang hubungan masyarakat dan komunikasi di tengah perkembangan teknologi digital.
Asis memiliki latar belakang yang memadukan pengalaman akademik dengan praktik komunikasi dan media. Selain sebagai dosen UNM, ia tercatat berpengalaman sebagai penyiar Radio Gamasi, host CCM TVRI Sulawesi Selatan, serta Master of Ceremony.
Dari sisi akademik, Asis merupakan alumnus Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FBS UNM pada jenjang sarjana. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister pada bidang Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Muhammadiyah Makassar dan pendidikan doktor pada bidang Pendidikan Bahasa di UNM.
Selain berkecimpung dalam dunia akademik dan komunikasi, Asis dikenal aktif dalam bidang kesenian, kebudayaan, dan pelestarian bahasa daerah. Dalam profilnya, ia tercatat sebagai akademisi, praktisi kesenian, pegiat budaya, dan aktivis bahasa daerah.
Kiprah organisasinya juga cukup luas. Ia tercatat sebagai Ketua Himpunan Pelestari Bahasa Daerah (HPBD) Sulawesi Selatan serta terlibat dalam Himpunan Sarjana Kesusasteraan Indonesia (HISKI) Sulawesi Selatan, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan, KNPI Sulawesi Selatan, Dewan Kesenian Sulawesi Selatan, dan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga PW Muhammadiyah Sulawesi Selatan.
Ia juga tercatat aktif dalam Dewan Kesenian Makassar, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Selatan, Himpunan Pembina Bahasa Indonesia Sulawesi Selatan, Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Sulawesi Selatan, hingga Komunitas Sepeda Tua Makassar.
Usai dilantik, Asis menyampaikan bahwa amanah sebagai Koordinator Prodi D-4 Humas dan Komunikasi Digital merupakan tanggung jawab untuk membangun program studi yang mampu mengikuti perkembangan dunia komunikasi dan teknologi.
“Amanah sebagai Koordinator Program Studi D-4 Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital tentu menjadi tanggung jawab yang besar. Kami ingin membangun program studi ini sebagai ruang akademik yang adaptif terhadap perkembangan komunikasi dan teknologi digital, sekaligus kuat dalam pembelajaran berbasis praktik,” ujar Asis.
Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan program studi, terutama untuk memperkuat karakter pendidikan sarjana terapan yang berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan dunia profesional.
“Kolaborasi dosen, mahasiswa, dunia industri, media, dan berbagai mitra akan menjadi bagian penting dalam pengembangan prodi ke depan. Humas dan komunikasi digital adalah bidang yang bergerak sangat cepat sehingga program studi juga harus terus bergerak, berinovasi, dan membangun jejaring,” tuturnya.
Asis berharap Prodi D-4 Humas dan Komunikasi Digital FBS UNM ke depan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki landasan akademik, tetapi juga menguasai keterampilan praktis dan mampu beradaptasi dengan transformasi teknologi komunikasi.
“Target kami bukan sekadar menghasilkan lulusan yang memahami teori, tetapi lulusan yang terampil, kreatif, komunikatif, adaptif terhadap teknologi, dan siap menjawab kebutuhan dunia profesional,” pungkasnya. (Den/Ans/Why)


























