Alhamdulillah, PTMA Tembus Pemeringkatan Internasional THE Impact Rankings 2025, Unismuh Makassar Masuk Rangking Keempat

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali mencatatkan capaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi global. Dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) University Impact Rankings 2025, Unismuh menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta di kawasan Indonesia Timur yang masuk dalam daftar prestisius tersebut.

Di Sulawesi Selatan (Sulsel), hanya Universitas Hasanuddin dan Unismuh Makassar yang masuk pemeringkatan tersebut. Sementara di kalangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA), Unismuh berada pada urutan keempat, dari 10 kampus Muhammadiyah yang dinyatakan tembus THE Impact Ranking 2025, yaitu:

1. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

2. Muhammadiyah University of Purwokerto

3. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

4. Universitas Muhammadiyah Makassar

5. Universitas Muhammadiyah Surakarta

6. Universitas Muhammadiyah Malang

7. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

8. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

9. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

10. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

THE Impact Rankings menilai kinerja universitas berdasarkan kontribusinya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dengan fokus pada aspek pengajaran, riset, pengabdian masyarakat, dan tata kelola kelembagaan.

Baca Juga :  Pidato Plh. Rektor UNM dalam Wisuda Periode Januari 2026, Sampaikan Sembilan Capaian dan Tindak Lanjut

Unggul dalam Tiga SDGs

Dalam pemeringkatan tahun ini, Unismuh unggul pada tiga indikator utama:

SDG 2 – Zero Hunger, Unismuh menempati posisi 401–600 dari 955 institusi, dengan skor 45,0. Sorotan utama mencakup kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional, penanganan kelaparan mahasiswa, serta luaran lulusan di bidang pertanian.

SDG 4 – Quality Education, di indikator ini, Unismuh berada pada peringkat 401–600 dari 1.975 institusi dengan skor 57,1.

Komitmen terhadap pembelajaran sepanjang hayat dan peningkatan mutu pengajaran menjadi kekuatan utama.

SDG 8 – Decent Work and Economic Growth

Dalam aspek ini, Unismuh mencatat skor 49,1 dan menduduki posisi 601–800 dari 1.350 institusi. Poin unggulan termasuk kontrak kerja yang aman bagi tenaga kerja kampus dan praktik ketenagakerjaan yang sehat.

Komitmen dan Apresiasi

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abdul Rakhim Nanda, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang telah mendukung capaian ini. Ia secara khusus menyebut kerja keras Tim Pemeringkatan Unismuh.

“Terima kasih kepada tim kerja, Pak Hartono Bancong sebagai Ketua Tim, bersama Bu Rahmi, Pak Amrullah, bersama seluruh tim. Tanpa kolaborasi lintas unit dan dedikasi penuh, prestasi ini tidak akan mungkin diraih. Ini adalah momentum penting yang harus dijaga untuk mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan,” ujar Rakhim, di Kampus Unismuh Makassar, Rabu, 18 Juni 2025.

Baca Juga :  Pemilihan Dekan FIKK UNM : 9 Mendaftar, Hanya 7 yang Lolos Verifikasi Berkas dan Berhak Melaju ke Tahapan Selanjutnya

Hal senada disampaikan Wakil Rektor IV Unismuh, Dr. Burhanuddin, yang menyebut pencapaian ini sebagai pijakan awal untuk memperkuat daya saing global kampus. “Kami berharap posisi ini mendorong institusi untuk semakin adaptif menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Tentang THE Impact Rankings

Wakil Rektor I Unismuh Prof Andi Sukri Syamsuri menambahkan bahwa THE Impact Rankings merupakan pemeringkatan internasional yang berbeda dari pemeringkatan akademik pada umumnya.

“Fokus utamanya adalah mengukur dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari keberadaan universitas terhadap masyarakat,” lanjutnya.

Masuknya Unismuh Makassar dalam daftar ini menunjukkan konsistensi institusi dalam memperkuat peran sosialnya, tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga dalam peta global pendidikan tinggi. (rls/Ans/Why)

Berita Terkait

Dosen UNM Gelar PKM di Bonto Tangnga Bantaeng, Dorong Revitalisasi Karang Taruna melalui Literasi Kritis dan Public Speaking
Guru Besar UNM dan Penerbit Yudhistira Perkuat Implementasi Bahasa Makassar sebagai Muatan Lokal di Jeneponto
UNM Ramah Disabilitas, Layanan Khusus Disiapkan untuk Peserta UTBK-SNBT 2026
Tidak Ingin Kecolongan, Panitia UTBK-SNBT 217 UNM Perketat Pemeriksaan dan Pengawasan
Rapat Evaluasi Panitia UTBK-SNBT 712 UNM Dipimpin Plt. Rektor, Prof. Farida Patittingi Tekankan Antisipasi Terjadinya Kecurangan
Dosen FBS UNM Raih Juara 1 Kaligrafi Digital MTQ Sulsel 2026, Perpaduan Tradisi dan Teknologi Jadi Kunci
UTBK-SNBT 2026 di FBS UNM Berjalan Kondusif, Plt. Rektor Apresiasi Fasilitas dan Kenyamanan Ujian
Dorong Profesionalisme dan Budaya Kinerja, FBS UNM Apresiasi Ira Abriyani sebagai Tendik Berdedikasi Tinggi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WIB

Dosen UNM Gelar PKM di Bonto Tangnga Bantaeng, Dorong Revitalisasi Karang Taruna melalui Literasi Kritis dan Public Speaking

Senin, 27 April 2026 - 06:40 WIB

Guru Besar UNM dan Penerbit Yudhistira Perkuat Implementasi Bahasa Makassar sebagai Muatan Lokal di Jeneponto

Kamis, 23 April 2026 - 12:50 WIB

UNM Ramah Disabilitas, Layanan Khusus Disiapkan untuk Peserta UTBK-SNBT 2026

Kamis, 23 April 2026 - 08:24 WIB

Tidak Ingin Kecolongan, Panitia UTBK-SNBT 217 UNM Perketat Pemeriksaan dan Pengawasan

Rabu, 22 April 2026 - 18:44 WIB

Rapat Evaluasi Panitia UTBK-SNBT 712 UNM Dipimpin Plt. Rektor, Prof. Farida Patittingi Tekankan Antisipasi Terjadinya Kecurangan

Berita Terbaru