MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Riset ini bertujuan mengkaji persepsi dosen dan mahasiswa, mengeksplorasi implementasi heoutagogi, menganalisis dampaknya terhadap perkembangan kemampuan menulis dan keterlibatan mahasiswa, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang implementasinya.
Demikian dikemukakan Muhammad Ikhsan dalam sidang terbuka promosi doktor untuk meraih gelar doktor di bidang ilmu Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Selasa, 21 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat DA Lt.2 Kampus UNM Parangtambung.
Sidang dipimpin Prof. Iskandar, S.Pd.,M.Ed.,Ph.D. (Ketua/Penguji Internal/WD 1), Prof.Dr. Syarifuddin Dollah, M.Pd. (Sekretaris/Koorprodi/Penguji Internal), Prof.Drs. Muhammad Basri, M.A.,Ph.D. (Promotor), Prof.Dr. Sahril, M.Hum. (Kopromotor), Dr. Fitriyani,S.S.,M.Hum. (Penguji Internal), Dr. Geminastiti Sakkir,S.Pd., M.Pd. (Penguji Internal), dan Dr. Shafa, M.Pd. (Penguji Eksternal/Dosen UINSI Samarinda).
Muhammad Iksan mempertahankan riset disertasinya berjudul: “Heutagogical Approach in the Teaching of Academic Writing at Islamic Higher Education Institution.” Ia mengabdi sebagai dosen Bahasa Inggris di Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo.
Ia mengemukakan temuan risetnya yang menunjukkan bahwa mahasiswa dan dosen memiliki persepsi positif terhadap heutagogi, khususnya terkait otonomi, fleksibilitas, dan tanggung jawab belajar.
“Implementasi heutagogi tercermin dalam desain pembelajaran fleksibel, tugas menulis berbasis proses, pengajaran fasilitatif, dan pemanfaatan beragam sumber belajar,” katanya.
Lanjut, jelas Muhammad Iksan, temuan riset ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam organisasi dan argumentasi tulisan akademik, meskipun perkembangan akurasi bahasa masih terbatas.
Tambahnya lagi, keterlibatan mahasiswa berkembang secara perilaku, kognitif, dan emosional yang ditandai meningkatnya partisipasi, kepercayaan diri, dan keterlibatan belajar.
Berdasarkan temuan risetnya, ia mengusulkan Scaffolded Heutagogical Learning Framework, yang menginseptualisasikan otonomi sebagai proses bertahan dan didukung.
Ia menyimpulkan bahwa heutagogi berpotensi meningkatkan pengajaran penulisan akademik melalui pengembangan otonomi, keterlibatan, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan keseimbangan antara kemandirian dan dukungan instruksional.
Sidang ujian promosi Doktor Muhammad Iksan dihadiri langsung Rektor UIN Palopo, Dr. Abbas Langaji, M.Ag., para pimpinan dan dosen UIN Palopo, keluarga, istri dan anak, kerabat, dan mahasiswa program doktor. (Ans/Why)


























