Gelar Pengabdian Internasional, Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Ternate Laksanakan Pelatihan STEAM Bagi Guru di Kota Ternate

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) – Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menggelar kegiatan Pengabdian Internasional bertema “Pelatihan Peningkatan Kapasitas Guru dalam Merancang Pembelajaran STEAM yang Inovatif”. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 38 Kota Ternate pada Rabu (24/9/2025) dan diikuti oleh 75 guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Kota Ternate.

Acara ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Faszly Rahim dari Universitas Sains Islam Malaysia (USIM), yang dikenal sebagai akademisi sekaligus praktisi pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM). Kehadiran Dr. Faszly Rahim menjadi bagian dari implementasi kerjasama internasional antara Universitas Khairun dan Universitas Sains Islam Malaysia yang selama ini terjalin melalui bidang akademik, riset, dan pengabdian masyarakat.

Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Ternate, Syafruddin Adjam, S.Pd., M.Sc menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas untuk menguatkan peran akademisi dalam mendukung kualitas pendidikan.

“Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi benar-benar memberikan keterampilan praktis bagi guru,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia juga menambahkan, “Dengan kolaborasi internasional seperti ini, guru-guru di Ternate dapat merasakan langsung manfaat dari pengalaman dan perspektif global. Ini adalah bentuk nyata kontribusi Unkhair dalam mendukung transformasi pendidikan di Maluku Utara.

Selain itu, Syafruddin Adjam, S.Pd., M.Sc menekankan bahwa pengabdian internasional semacam ini juga menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik Unkhair. “Kerjasama dengan USIM tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan guru, tetapi akan berkembang pada riset bersama, kuliah tamu internasional, hingga pertukaran mahasiswa dan dosen,” tuturnya.

Baca Juga :  Dekan FIKK UNM Membuka Secara Resmi Seminar Nasional Kesehatan Prodi Administrasi Kesehatan

Sementara itu dalam pemaparannya, Dr. Faszly Rahim menjelaskan bahwa STEAM merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang paling relevan dengan tantangan global saat ini. Ia menyebut bahwa pembelajaran berbasis STEAM tidak hanya mengasah aspek kognitif siswa, tetapi juga melatih kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan berpikir kritis.

“Guru adalah agen utama dalam mencetak generasi inovatif. Melalui STEAM, kita melatih anak-anak untuk berpikir kritis sekaligus kreatif,” jelas Dr. Faszly. Ia kemudian menambahkan, “STEAM bukan hanya soal menggabungkan disiplin ilmu, melainkan juga menanamkan nilai bahwa ilmu pengetahuan harus dapat memecahkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, penerapan STEAM pada pendidikan dasar sangat strategis karena siswa usia sekolah dasar sedang berada pada fase perkembangan kreatif. Dengan model pembelajaran yang mengintegrasikan sains dan seni, guru dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, bermakna, dan berorientasi pada pemecahan masalah.

Dalam sesi penutup, Dr. Faszly kembali menggarisbawahi pentingnya filosofi di balik pembelajaran STEAM. Menurutnya, guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga fasilitator kreativitas siswa.

“Pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan juga menanamkan semangat mencari solusi. Dengan STEAM, kita menyiapkan anak-anak menghadapi dunia yang terus berubah, tanpa kehilangan nilai kemanusiaan,” ungkapnya penuh refleksi.

Baca Juga :  Rektor UNM dan Dekan FBS Kompak Buka OPen dan Pekan Pujangga 2025, Janji Prof. Karta Jayadi: Jamin Juara 1 Bebas Tes Masuk UNM

Para guru yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan antusiasme tinggi. Selama sesi pelatihan, mereka diajak tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mempraktikkan bagaimana merancang rancangan pembelajaran berbasis STEAM yang bisa langsung diterapkan di kelas masing-masing.

Salah seorang peserta menyampaikan, “Kami selama ini lebih banyak mengenal STEM, tetapi dengan pendekatan STEAM yang juga mengintegrasikan seni, ternyata proses belajar terasa lebih dekat dengan dunia anak. Anak-anak lebih senang, dan kami juga lebih kreatif dalam mengajar.”

Kegiatan pengabdian internasional ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Ternate terus berupaya menjawab tuntutan zaman. Dengan melibatkan langsung praktisi internasional, dosen, dan guru lokal, kegiatan ini menghadirkan sinergi nyata antara dunia akademik dan dunia pendidikan di lapangan.

Selain memberi manfaat praktis bagi guru, kegiatan ini juga memperkuat reputasi Unkhair sebagai universitas yang aktif menjalin jejaring internasional. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya berpengaruh pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga menjadi inspirasi bagi universitas lain di Indonesia untuk memperluas kolaborasi pendidikan lintas negara.

Dengan suksesnya kegiatan ini, Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Ternate berkomitmen untuk terus memperluas ruang pengabdian, membangun kolaborasi global, dan mencetak guru-guru berdaya saing tinggi yang mampu mendidik generasi inovatif dan humanis di masa depan. (Rus/Ans/Why)

Berita Terkait

Cegah Kepunahan Bahasa Daerah, UNG Gandeng FBS UNM Siapkan Konsorsium dan Pembukaan Prodi Bahasa Gorontalo
Berbagi Pengalaman Profesional Internasional, Dua Alumni FBS UNM Dorong Mahasiswa Mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri
Seminar Nasional Administrasi Kesehatan, Rektor UNM Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era AI
Dosen FIKK UNM Dorong Latihan Mental Terintegrasi dalam Program Kepelatihan Kempo Nasional
Akademisi FIKK UNM Tampil sebagai Invited Speaker di The 12th SEA-DR International Conference 2026 UNJ
Dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIKK Menjadi Narasumber Pada Penataran Pelatih Daerah dan Nasional
Dosen PJKR FIKK UNM Dr. Fatoni Raih Predikat Peserta Terbaik Publication in Camp Kemdiktisaintek 2026
Sutanti Idris dari UI Bersama Tim Internasional Publikasikan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Scopus Q1

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Cegah Kepunahan Bahasa Daerah, UNG Gandeng FBS UNM Siapkan Konsorsium dan Pembukaan Prodi Bahasa Gorontalo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Berbagi Pengalaman Profesional Internasional, Dua Alumni FBS UNM Dorong Mahasiswa Mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Seminar Nasional Administrasi Kesehatan, Rektor UNM Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era AI

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Dosen FIKK UNM Dorong Latihan Mental Terintegrasi dalam Program Kepelatihan Kempo Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Akademisi FIKK UNM Tampil sebagai Invited Speaker di The 12th SEA-DR International Conference 2026 UNJ

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Serahkan Rp101 Juta, Usman Sofian Sebut, BAZNAS Alirkan Zakat Tepat Sasaran

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:46 WIB