HMJ-KG Poltekkes Makassar Beri Senyum Masyarakat Desa Malaka

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar PROFESIONA,co.id:

Desa Malaka, Kecamatan Tondong Talasa, Kabupaten Pangkep, Sabtu, 11 Oktober 2025, tidak seperti biasanya. Udara segar bercampur aroma dataran tinggi yang khas, membuat senyum warga yang memenuhi aula desa.

Kehadiran masyarakat Desa Malaka ini guna memenuhi kegiatan penuh makna. Bakti sosial kesehatan gigi yang digelar Himpunan Mahaisswa Jurusan Kesehatan Gigi (HMJ-KG) Poltekkes Kementerian Kesehatan Makassar.

Program bakti sosial yang dikemas dalam tema “ Tumbuh dalam Ilmu Bergerak dalam Kepedulian” ini difokuskan pada pemeriksaan kesehatan dan pembersihan karang gigi, atau scaling. Mengapa pembersihan karang gigi? Karena karang gigi yang menumpuk, tidak hanya mengganggu estetika senyum, tetapi juga menjadi sarang bakteri penyebab berbagai penyakit mulut. Misalnya  radang gusi dan bau mulut.

Karenanya, melalui Baksos kali ini, HMJ-KG Poltekkes Makassar juga didampingi para dosen pembimbing yang kompeten. Seperti, drg. Asridiana, M.Mkes, drg. Rini Sitanaya,M.Mkes, drg. Hans Lesmana MARS, Siti Adlina Fatman, S. Tr. Kes, M.Tr.Tgm.

Para dosen pembimbing ini yang melakukan aksi nyata, pembersihan karang gigi, sekaligus memberikan pemahaman, dan solusi langsung masalah kesehatan gigi, sekaligus menularkan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan mulut secara rutin.

Di sisi lain, kegiatan Baksos HMJ-KG Poltekkes Kementerian Kesehatan Makassar juga, tidak sekadar memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran yang tak bernilai. Mereka tidak hanya menguasai keterampilan klinis, tetapi juga belajar tentang empati, kepedulian sosial, dan bagaimana berinteraksi dengan masyarakat luas dalam situasi yang berbeda.

Baca Juga :  Silaturahim  PANGDAM XIV Hasanuddin Bersama Pimpinan dan  Sivitas  Akademika UNM

Pengalaman langsung di lapangan ini membentuk mereka menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki hati yang tulus untuk melayani antarsesama, tanpa membeda bedakan.

Dengan pemeriksaan dan penuh ketelitian, mereka menyambut setiap pasien dengan ramah, melakukan anamnesis singkat, dan kemudian memulai prosedur pembersihan karang gigi. Terlihat raut wajah lega dan senyum baru terpancar dari setiap pasien yang selesai menjalani perawatan.

“Pertama saya sedikit takut, tapi ternyata tidak sakit sama sekali. Alhamdulillah, terima kasih mahasiswa Poltekkes Makassar. Sekarang gigi saya terasa lebih bersih dan nyaman, ” ujar salah seorang peserta.

Sebelumnya, Kepala Desa Malaka diwakili Sekdes Hasriadi, S.Pd,MM bersama Ketua BPD Dewa Malaka, Paharuddin, menyambut baik kehadiran HMJ-KG Poltekkes Kementerian Kesehatan Makassar. s

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian para dosen dan adik-adik mahasiswa di Desa Malaka ini. Bagi kami, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kami. Semoga program serupa di dekatnya dapat terus dilaksanakan di desa ini,” harap Hasriadi.

Baca Juga :  Lepas Sebanyak 54 lulusan, Prof. Anshari: Tunjukkan Kompetensi Terbaik di Tengah Masyarakat

Menurutnya, Baksos mahasiswa Poltekkes Makassar, menjadi pengingat bahwa, kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang luar biasa. Di sisi lain, semangat para mahasiswa Poltekkes Makassar dalam melakukan bakti sosial di Desa Mallaka, merupakan bukti nyata bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam membangun bangsa, dimulai dari senyum sehat untuk setiap individu di mulai dari desa.

Sementara bagi mahasiswa yang ber-baksos, kegiatan ini lebih dari sekadar membersihkan karang gigi, melainkan wujud nyata dari pengabdian. Para mahasiswa dapat membuktikan diri bahwa, ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Di setiap senyum merekah setelah pembersihan, tersemat cerita tentang kebersamaan, kepedulian, dan harapan akan masa depan masyarakat desa yang lebih sehat dan ceria. Bakti sosial ini adalah pengingat bahwa kebaikan kecil dapat menciptakan gelombang perubahan besar, satu senyum sehat pada suatu waktu. (citizen reporter-St.Humaima Patty/melaporkan dari lokasi Baksos HMJ-KG Poltekkes Kementerian Makassar di Desa Malaka-Pangkep)

Berita Terkait

Dosen UNM Gelar PKM di Bonto Tangnga Bantaeng, Dorong Revitalisasi Karang Taruna melalui Literasi Kritis dan Public Speaking
Guru Besar UNM dan Penerbit Yudhistira Perkuat Implementasi Bahasa Makassar sebagai Muatan Lokal di Jeneponto
UNM Ramah Disabilitas, Layanan Khusus Disiapkan untuk Peserta UTBK-SNBT 2026
Tidak Ingin Kecolongan, Panitia UTBK-SNBT 217 UNM Perketat Pemeriksaan dan Pengawasan
Rapat Evaluasi Panitia UTBK-SNBT 712 UNM Dipimpin Plt. Rektor, Prof. Farida Patittingi Tekankan Antisipasi Terjadinya Kecurangan
Dosen FBS UNM Raih Juara 1 Kaligrafi Digital MTQ Sulsel 2026, Perpaduan Tradisi dan Teknologi Jadi Kunci
UTBK-SNBT 2026 di FBS UNM Berjalan Kondusif, Plt. Rektor Apresiasi Fasilitas dan Kenyamanan Ujian
Dorong Profesionalisme dan Budaya Kinerja, FBS UNM Apresiasi Ira Abriyani sebagai Tendik Berdedikasi Tinggi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WIB

Dosen UNM Gelar PKM di Bonto Tangnga Bantaeng, Dorong Revitalisasi Karang Taruna melalui Literasi Kritis dan Public Speaking

Senin, 27 April 2026 - 06:40 WIB

Guru Besar UNM dan Penerbit Yudhistira Perkuat Implementasi Bahasa Makassar sebagai Muatan Lokal di Jeneponto

Kamis, 23 April 2026 - 08:24 WIB

Tidak Ingin Kecolongan, Panitia UTBK-SNBT 217 UNM Perketat Pemeriksaan dan Pengawasan

Rabu, 22 April 2026 - 18:44 WIB

Rapat Evaluasi Panitia UTBK-SNBT 712 UNM Dipimpin Plt. Rektor, Prof. Farida Patittingi Tekankan Antisipasi Terjadinya Kecurangan

Rabu, 22 April 2026 - 16:29 WIB

Dosen FBS UNM Raih Juara 1 Kaligrafi Digital MTQ Sulsel 2026, Perpaduan Tradisi dan Teknologi Jadi Kunci

Berita Terbaru