Ketika Timnas Sepak Bola Indonesia Dicaci dan Dipuja

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejatinya Timnas Sepak Bola Indonesia menjadi tim kebanggaan masyarakat di seantero nusantara tercinta ini, namun kebanggaan itu terkadang berkesan tak pasti untuk selamanya sebab terkadang dicaci habis-habisan dan di lain waktu dipuja-puja bagaikan sang pahlawan. Timnas yang baru saja menjalani Dua laga penting dironde ketiga Pra Piala Dunia dengan mengalahkan China 1-0 dan takluk dari tim “Samurai Biru” Japan 0-6 menjadi bukti bahwa cacian jika kalah apatah lagi kalah besar pasti akan menjadi sasaran bagi Timnas, namun sebaliknya dipuja jikalau sukses menekuk lawan-lawannya.

Saat ini Timnas Indonesia akan menghadapi dua kekuatan besar Asia untuk memperebutkan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 di ronde ke 4, tentu saja Arab Saudi yang berstatus tuan rumah akan menjadi rintangan awal. Bentrok antara Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi akan berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah. Laga ini berlangsung pada 9 Oktober 2025 pada pukul 00.15 WIB. Selanjutnya, skuad Garuda akan menghadapi lawan yang sangat sulit dikalahkan dalam beberapa pertemuan terakhir yakni Irak. Laga ini berlangsung di tempat yang sama pada 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB.

Terlepas berat atau tidaknya perjuangan Timnas, semua tidak terlepas dari perhatian besar rakyat Indonesia dan juga pemerintah bahkan suatu ketika salah satu anggota DPR RI Hadrian Irfani pernah berpendapat bahwa hadiah jam tangan mewah dari Presiden Prabowo Subianto untuk para pemain Timnas Sepak Bola Indonesia adalah merupakan bentuk apresiasi dan dukungan. Menurutnya, pemberian hadiah tersebut tidak seharusnya dipermasalahkan, apalagi dikaitkan dengan kekalahan Indonesia dari Jepang dalam pertandingan Selasa (10/6/2025) beberapa waktu lalu. Dikatakannya bahwa tak jadi masalah. Justru harus diapresiasi.

Baca Juga :  FBS UNM Adakan Workshop Renstra, Dekan Harap Jadi Panduan Mengambil Keputusan

Ya, memang itu adalah bentuk dukungan dan motivasi dari Bapak Presiden kepada seluruh penggawa Timnas,yang mesti kita sangat apresiasi kepada pak Presiden Prabowo, itu bentuk semangat dan motivasi beliau kepada pemain timnas untuk tanpa lelah berjuang membela Merah Putih dan mengantarkan timnas menjadi peserta Piala Dunia 2026. Apatahlagi apresiasi Prabowo untuk Timnas berupa Jam Rolex mewah dari kantong pribadi. Oleh sebab itu, menjadi penting kita untuk semua selalu mengingatkan seluruh jajaran Timnas Indonesia untuk menjadikan kepedulian Prabowo sebagai motivasi, agar bisa terus menunjukkan performa terbaik dalam menjalani sejumlah pertandingan.

Kini kita semua sangat berharap kepada seluruh pemain untuk bisa menunjukkan permainan terbaiknya di lapangan. Jangan kendor dan patah semangat, semua pemain harus tetap optimistis dan memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Tetaplah konsentrasi menghadapi pertandingan, anggap saja Presiden Prabowo Subianto yang memberikan hadiah jam tangan Rolex kepada Timnas Indonesia usai berhasil mengalahkan China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 beberapa waktu lalu bahkan dengan jamuan bagi Skuad Garuda makan siang di  Jalan Kertanegara saat itu menjadi motivasi bagi Timnas untuk menjaga harga diri di depan lawan-lawannya.

Baca Juga :  Beasiswa Unggulan 2025: Selain bagi Masyarakat Berprestasi, Juga bagi Penyandang Disabilitas. Ini Ragam, Kriteria dan Persyaratan, serta Jadwal Pelaksanaannya

Kita semua rakyat Indonesia berharap untuk jangan larut dalam cacian dan pujian meskipun dalam perjalanan Timnas Indonesia mendapat begitu banyak pujian karena perkembangannya yang pesat, kerja keras, dan semangat juang yang membara, yang membuat mereka kini setara dengan tim-tim papan atas Asia. Bahkan tak tanggung-tanggung pujian datang dari media asing seperti media Arab, media Vietnam, dan pelatih lawan. Bahkan lebih khusus Media Arab sendiri secara terbuka mengakui perkembangan pesat Timnas Indonesia dan menyebutnya setara dengan tim kuat Asia. Ayo Timnas Sepak Bola Indonesia lupakan cacian dan pujian kini saatnya fokus merebut poin penting demi satu tiket ke Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan bersama oleh 16 kota di tiga negara yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sekaligus menjadi turnamen edisi yang pertama diselenggarakan di tiga negara. Bravo Timnas Indonesia. (*)

Penulis : Dr. Wahyudin, S.Pd, M.Pd/Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan dan Sekretaris Program Studi Administrasi Kesehatan FIKK Universitas Negeri Makassar

 

Berita Terkait

Menuju Intelektual NU yang Kosmopolitan dan Berkarakter
Ekoteologi Kultural: Integrasi Nilai Keagamaan, Kearifan Lokal, dan Etika Keberlanjutan
Tetaplah Ber-NU Sampai Hayat di Kandung Badan
Jika Stok Aman, Mengapa Makassar Tetap Mengantre?
Menjaga Maruah Kedaulatan Rakyat di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Politik yang Berkaitan Putusan MK di UU Pilkada
Panggilan Setengah Abad: Ketika Takdir Menghentikan Kapal dan Mempertemukan Dua Sahabat
Transformasi Validasi Karya Ilmiah: FEB UNM Sosialisasikan Situs Web SKRIPSI-NAV untuk Memperkuat Integritas Akademik
Bahasa Guru: Faktor yang Sering Diabaikan dalam Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Menuju Intelektual NU yang Kosmopolitan dan Berkarakter

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Ekoteologi Kultural: Integrasi Nilai Keagamaan, Kearifan Lokal, dan Etika Keberlanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Tetaplah Ber-NU Sampai Hayat di Kandung Badan

Sabtu, 12 September 2026 - 12:53 WIB

Jika Stok Aman, Mengapa Makassar Tetap Mengantre?

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:08 WIB

Menjaga Maruah Kedaulatan Rakyat di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Politik yang Berkaitan Putusan MK di UU Pilkada

Berita Terbaru