Perkuat Pendidikan Kedokteran, Unismuh Makassar Tambah Dua Program Studi PPDS, Kini Miliki 71 Program Studi

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menambah penguatan di rumpun kedokteran melalui pembukaan dua program pendidikan dokter spesialis. Izin pembukaan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 135/B/O/2026 tentang izin pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah, dan PPDS Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Program Spesialis pada Unismuh Makassar.

Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 9 Februari 2026. Kabar itu diterima Unismuh Makassar pada Kamis, 12 Februari 2026.

Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda menyampaikan syukur atas terbitnya keputusan tersebut. Ia menilai kepercayaan pemerintah ini menjadi amanah penting untuk memperkuat kontribusi kampus dalam pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis.

“Alhamdulillah, ini pencapaian strategis sekaligus tanggung jawab besar. Program spesialis ini akan memperkuat posisi Unismuh dalam menyiapkan dokter spesialis yang kompeten dan berintegritas,” kata Rakhim Nanda, Kamis, 12 Februari 2026.

Baca Juga :  Tim Pengabdi UNM Gelar Bimtek Ecological Awareness untuk Perkuat Lembaga Mahasiswa Pecinta Alam Abadi sebagai Environmental Education Agencies

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unismuh Makassar, yang Prof Andi Sukri Syamsuri menekankan bahwa pembukaan program spesialis menuntut kesiapan tata kelola, sumber daya, serta jejaring rumah sakit pendidikan. Menurut dia, kualitas penyelenggaraan menjadi kunci agar program berjalan sesuai standar pendidikan kedokteran.

“Mutu adalah kunci. Program spesialis harus dijalankan sesuai standar nasional pendidikan kedokteran, dengan sistem penjaminan mutu yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam keputusan menteri tersebut juga dinyatakan program studi yang dibuka memenuhi persyaratan minimum akreditasi. Perguruan tinggi diwajibkan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, melaporkan penyelenggaraan program studi setiap semester, serta mematuhi ketentuan penyelenggaraan pendidikan yang ditetapkan kementerian.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar Prof Suryani As’ad menyebut pembukaan program spesialis ini memperkuat ekosistem pendidikan klinik di lingkungan kampus. Ia menegaskan, penambahan program spesialis harus dibarengi penguatan proses pendidikan agar standar kompetensi tetap terjaga.

Baca Juga :  UNM Ramah Disabilitas, Layanan Khusus Disiapkan untuk Peserta UTBK-SNBT 2026

“Kami siap memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar kompetensi spesialis. Ini bukan sekadar penambahan program studi, tetapi penguatan kualitas layanan akademik dan klinik,” kata Suryani.

Dengan penambahan dua program spesialis baru, total program studi di Unismuh Makassar kini mencapai 71 program studi. Sebelumnya Unismuh telah memiliki dua PPDS yakni Spesialis Emergency, dan Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif.

Kampus menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas akademik, memperluas kemitraan rumah sakit pendidikan, serta mendorong riset klinis guna menjawab kebutuhan sistem kesehatan, terutama di kawasan Indonesia Timur. (Rls/Ans/Why)

Berita Terkait

Dosen FIS-H UNM Bahas Sinergi Keilmuan dalam Penguatan Usaha Masyarakat Desa Lawallu : Kewirausahaan, Digitalisasi, Pemasaran, dan Literasi Keuangan
Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal
Dihadapan Ribuan Peserta PKKMB, FIKK UNM Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi
FBS UNM Sambut 1.352 Mahasiswa Baru 2026, Dekan: Jaga Harapan Orang Tua
Pendampingan Nelayan : Merokok Dikendalikan, Senyum Sehat Dipertahankan Berbasis Kearifan Bugis
PKKMB Pascasarjana FBS UNM, Dekan Tegaskan Integritas Akademik dan Tolak Praktik Gratifikasi di Hadapan 140 Mahasiswa Baru Program Magister dan Doktor
Sebanyak 100 Mahasiswa S2 Pendidikan Jasmani dan Olahraga Serta Pendidikan Kepelatihan Olahraga Resmi Diterima Dalam Kegiatan PKKMB di FIKK UNM
Unismuh Makassar Perluas Jejaring ke Thailand, Targetkan 600 Mahasiswa Dapat Pengalaman Internasional

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:06 WIB

Dosen FIS-H UNM Bahas Sinergi Keilmuan dalam Penguatan Usaha Masyarakat Desa Lawallu : Kewirausahaan, Digitalisasi, Pemasaran, dan Literasi Keuangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:47 WIB

FBS UNM Sambut 1.352 Mahasiswa Baru 2026, Dekan: Jaga Harapan Orang Tua

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Pendampingan Nelayan : Merokok Dikendalikan, Senyum Sehat Dipertahankan Berbasis Kearifan Bugis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:21 WIB

PKKMB Pascasarjana FBS UNM, Dekan Tegaskan Integritas Akademik dan Tolak Praktik Gratifikasi di Hadapan 140 Mahasiswa Baru Program Magister dan Doktor

Berita Terbaru