Perluas Layanan Pendidikan Kesehatan, Unismuh Makassar Ajukan Tiga Prodi Dokter Spesialis

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kian memantapkan langkah pengembangan pendidikan kedokteran dengan mengajukan pembukaan tiga Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), yakni Anestesiologi dan Terapi Intensif, Bedah, serta Dermatologi dan Venereologi. Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan asesmen lapangan oleh tim evaluator Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar.

Asesmen digelar di Lantai 2 Kampus Baru FKIK Unismuh Makassar, Jl Tun Abd Razak Kabupaten Gowa, Rabu, 7 Januari 2026.

Amanah Persyarikatan dan Kebutuhan Layanan Kesehatan

Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda menegaskan bahwa pembukaan program dokter spesialis bukan semata ekspansi akademik, melainkan bagian dari amanah persyarikatan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Muhammadiyah, kata dia, memiliki jejaring amal usaha kesehatan yang luas dan membutuhkan dukungan sumber daya dokter spesialis yang berkelanjutan.

“Bagi Muhammadiyah, pengembangan PPDS adalah bagian dari misi dakwah dan pelayanan umat. Kebutuhan dokter spesialis, baik di internal persyarikatan maupun di masyarakat luas, masih sangat besar,” ujar Rakhim Nanda.

Baca Juga :  Unkhair Ternate Sukses Menggelar Musyawarah Konsorsium PTN Kawasan Timur Indonesia 2025, Rektor: Temu Pemimpin PT dan Temu Gagasan Kemajuan Indonesia Timur

Ia menambahkan, Unismuh Makassar telah menyiapkan dukungan kelembagaan, termasuk pengembangan kawasan FKIK dan penguatan rumah sakit pendidikan. Sinergi antara fakultas dan rumah sakit dipandang sebagai prasyarat penting dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis yang bermutu dan berkelanjutan.

Dukungan Fakultas Pembina

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.GK., Sp.PD-KGH(K), FINASIM, yang hadir secara virtual, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembukaan tiga program spesialis di Unismuh Makassar. Sebagai fakultas pembina, FK Unhas berkomitmen menjaga mutu akademik, integritas tata kelola, serta keberlanjutan sumber daya manusia.

“Pembukaan program dokter spesialis ini sejalan dengan kebijakan nasional percepatan pemenuhan dokter spesialis di Indonesia. Kami siap mendampingi Unismuh Makassar agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi klinis, etika profesi, dan kepedulian sosial yang kuat,” kata Haerani.

Baca Juga :  Daeng Sere, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Terima Kunjungan Silaturahim Dekan FBS UNM

Asesmen Kemdiktisaintek dan Agenda Lanjutan

Dalam sambutannya, Tim asesor Kemdiktisaintek, Dr.dr.Reza Widianto Sudjud, Sp.An-TI.,Subsp.An.Kv(K).,Subsp.T.I.(K)., M.Kes, menilai asesmen lapangan merupakan tahapan krusial dalam memastikan kesiapan institusi. Persoalan kekurangan dan ketimpangan distribusi dokter spesialis, menurut dia, masih menjadi tantangan nasional yang perlu dijawab melalui perluasan akses pendidikan spesialis di perguruan tinggi yang dinilai layak.

“Kami menekankan pentingnya komitmen universitas dan fakultas dalam memenuhi seluruh persyaratan. Program percepatan ini harus dijalankan dengan standar mutu yang jelas agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain Reza Widianto Sudjud, asesor lainnya yakni Dr.dr. Nasrudin Andi Mappaware, Sp.OG(K),MARS,M.Sc.,FISIO., AIFO-K, dan Prof.Dr.dr. Hendra Gunawan, Sp.DVE.,Subsp.D.T.,Ph.D.,FINSDV.,FAADV

Setelah pembukaan, asesmen dilanjutkan dengan pemaparan calon ketua program studi, peninjauan sarana dan prasarana, serta evaluasi mendalam oleh tim asesor. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar penetapan kelayakan pembukaan tiga Program Pendidikan Dokter Spesialis di FKIK Unismuh Makassar. (Rls/Ans/Why)

Berita Terkait

Dosen FIS-H UNM Bahas Sinergi Keilmuan dalam Penguatan Usaha Masyarakat Desa Lawallu : Kewirausahaan, Digitalisasi, Pemasaran, dan Literasi Keuangan
Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal
Dihadapan Ribuan Peserta PKKMB, FIKK UNM Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi
FBS UNM Sambut 1.352 Mahasiswa Baru 2026, Dekan: Jaga Harapan Orang Tua
Pendampingan Nelayan : Merokok Dikendalikan, Senyum Sehat Dipertahankan Berbasis Kearifan Bugis
PKKMB Pascasarjana FBS UNM, Dekan Tegaskan Integritas Akademik dan Tolak Praktik Gratifikasi di Hadapan 140 Mahasiswa Baru Program Magister dan Doktor
Sebanyak 100 Mahasiswa S2 Pendidikan Jasmani dan Olahraga Serta Pendidikan Kepelatihan Olahraga Resmi Diterima Dalam Kegiatan PKKMB di FIKK UNM
Unismuh Makassar Perluas Jejaring ke Thailand, Targetkan 600 Mahasiswa Dapat Pengalaman Internasional

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:06 WIB

Dosen FIS-H UNM Bahas Sinergi Keilmuan dalam Penguatan Usaha Masyarakat Desa Lawallu : Kewirausahaan, Digitalisasi, Pemasaran, dan Literasi Keuangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:47 WIB

FBS UNM Sambut 1.352 Mahasiswa Baru 2026, Dekan: Jaga Harapan Orang Tua

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Pendampingan Nelayan : Merokok Dikendalikan, Senyum Sehat Dipertahankan Berbasis Kearifan Bugis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:21 WIB

PKKMB Pascasarjana FBS UNM, Dekan Tegaskan Integritas Akademik dan Tolak Praktik Gratifikasi di Hadapan 140 Mahasiswa Baru Program Magister dan Doktor

Berita Terbaru