MAMUJU TENGAH, SULAWESI BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah melalui penandatanganan Implementation Arrangement (IA) pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah, Topoyo, dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan komitmen bersama untuk memajukan pendidikan.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Koordinator Program Studi PGSD FKIP UNSULBAR, Muh. Inayah, A.M., S.Pd., M.Pd., sebagai pihak pertama, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah, Marhuding, S.Pd.I., M.M., sebagai pihak kedua. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas turut didampingi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah, sementara pihak Program Studi PGSD FKIP UNSULBAR turut didampingi oleh beberapa dosen.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam dokumen IA tersebut, terdapat beberapa ruang lingkup kegiatan yang akan dilaksanakan bersama, antara lain program asistensi mengajar mahasiswa di sekolah dasar, workshop dan pelatihan peningkatan kompetensi guru, digitalisasi sekolah melalui pendampingan penggunaan aplikasi dan pembelajaran inovatif, serta pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kerja sama ini, PGSD FKIP UNSULBAR diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kualitas pendidikan dasar, khususnya melalui keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam berbagai program kolaboratif di sekolah-sekolah.
Koordinator Program Studi PGSD FKIP UNSULBAR menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam membangun hubungan kemitraan yang produktif antara kampus dan pemerintah daerah. Selain mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, IA ini juga diharapkan mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan sekolah dasar saat ini.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah menyambut baik kerja sama tersebut sebagai upaya bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kapasitas tenaga pendidik di daerah.
Dengan adanya penandatanganan IA ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berkualitas demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Mamuju Tengah. (Esa/Why/Ans)


























