MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)— Universitas Negeri Makassar (UNM) menegaskan komitmennya menjaga pelaksanaan Seleksi Mandiri Jalur Ujian Tulis TPA tahun 2026 agar berlangsung transparan, profesional, objektif, dan berintegritas.
Hal tersebut disampaikan Plt Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., dalam Press Conference Seleksi Mandiri Jalur Ujian Tulis TPA UNM 2026 yang berlangsung di Menara Pinisi UNM, Rabu, 1 Juli 2026.
“Seleksi Mandiri merupakan kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa untuk bergabung di Universitas Negeri Makassar. Karena itu, kami berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan secara transparan, profesional, dan berintegritas,” ujar Prof. Farida.
Ia menjelaskan, tingginya jumlah peserta menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap UNM sebagai salah satu perguruan tinggi negeri tujuan di Indonesia Timur. Pada tahun 2026, jumlah pendaftar UNM secara keseluruhan mencapai 57.086 orang yang tersebar pada tiga jalur penerimaan mahasiswa baru.
Dari jumlah tersebut, pendaftar jalur SNBP tercatat sebanyak 21.366 orang, SNBT sebanyak 30.369 orang, dan Seleksi Mandiri sebanyak 5.351 orang. Sementara total daya tampung mahasiswa baru UNM tahun 2026 hanya 11.752 kursi atau sekitar 20,58 persen dari keseluruhan pendaftar.
Wakil Rektor UNM Bidang Akademik, Prof. Andi Aslinda, memaparkan bahwa kuota mahasiswa baru UNM tahun 2026 terbagi atas jalur SNBP sebanyak 3.893 kursi atau 33,13 persen, SNBT sebanyak 5.223 kursi atau 44,44 persen, dan Seleksi Mandiri sebanyak 2.636 kursi atau 22,43 persen.
Dengan jumlah pendaftar Seleksi Mandiri mencapai 5.351 orang dan kuota yang tersedia hanya 2.636 kursi, Prof. Farida menilai persaingan pada jalur mandiri tahun ini berlangsung cukup ketat.
Prof. Farida menegaskan, seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan masing-masing.
“Tidak ada perlakuan khusus bagi peserta tertentu. Semua mengikuti mekanisme yang sama dan dinilai berdasarkan hasil seleksi yang objektif,” katanya.
Seleksi Mandiri UNM tahun 2026 terdiri atas tiga jalur, yakni jalur prestasi yang mencakup prestasi juara, organisasi, dan hafiz Qur’an, jalur skor UTBK, serta jalur ujian tulis TPA. Jalur prestasi dan jalur skor UTBK telah diumumkan pada 23 Juni 2026, sementara jalur ujian tulis TPA dilaksanakan pada 1 Juli 2026 dan terbagi dalam empat sesi.
Pelaksanaan Seleksi Mandiri UNM tahun ini dipimpin Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., selaku Ketua Panitia Seleksi Mandiri UNM. Dalam struktur kepanitiaan, Dekan Fakultas Teknik UNM juga bertindak sebagai Wakil Ketua Panitia.
Prof. Anshari bersama seluruh unsur panitia bertanggung jawab memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai prosedur, mulai dari kesiapan lokasi, perangkat ujian, pengawasan, hingga pelayanan bagi peserta.
Untuk mendukung kelancaran ujian, UNM menyiapkan 15 lokasi ujian dengan 48 ruang ujian yang dilengkapi 1.092 unit komputer pada setiap sesi. Kampus juga menerjunkan pengawas umum, pengawas lokasi, pengawas ruangan, teknisi informasi dan teknologi, serta pengawas khusus bagi peserta berkebutuhan khusus.
Prof. Farida mengatakan, seluruh panitia telah dibekali pedoman pelaksanaan agar proses seleksi berlangsung tertib, aman, nyaman, kondusif, dan bebas dari praktik kecurangan.
“Kami meminta seluruh pengawas bekerja secara disiplin, objektif, dan teliti agar kualitas pelaksanaan seleksi tetap terjaga,” ujarnya.
UNM juga memberikan perhatian terhadap pelayanan yang inklusif selama pelaksanaan ujian. Ketersediaan pengawas khusus bagi peserta berkebutuhan khusus menjadi bagian dari komitmen kampus untuk menghadirkan seleksi yang adil, aksesibel, dan bermartabat bagi seluruh calon mahasiswa.
Menurut Prof. Farida, UNM tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk kecurangan, kelalaian prosedur, maupun intervensi yang dapat mencederai objektivitas ujian.
“Integritas menjadi prinsip utama. Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan jujur, adil, dan akuntabel sehingga hasil seleksi benar-benar mencerminkan kemampuan peserta,” tegasnya.
Prinsip tersebut, lanjutnya, sejalan dengan komitmen institusional UNM dalam penguatan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi atau ZI-WBK yang menjadi salah satu agenda strategis kepemimpinan saat ini.
Adapun 20 program studi dengan peminat tertinggi pada Seleksi Mandiri UNM 2026 yakni Psikologi sebanyak 746 pelamar, Manajemen 698 pelamar, Akuntansi 587 pelamar, Administrasi Kesehatan 466 pelamar, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi 463 pelamar, Bimbingan dan Konseling 425 pelamar, Gizi 408 pelamar, Administrasi Negara 407 pelamar, PGSD Kampus Makassar 404 pelamar, dan Teknik Komputer 354 pelamar.
Selanjutnya, Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer sebanyak 330 pelamar, Fisioterapi 325 pelamar, Ilmu Administrasi Bisnis 300 pelamar, Bisnis Digital 275 pelamar, Hukum Bisnis 271 pelamar, Pendidikan Kepelatihan Olahraga 238 pelamar, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 193 pelamar, Pendidikan Administrasi Perkantoran 176 pelamar, Ekonomi Pembangunan 168 pelamar, serta Teknik Sipil Bangunan Gedung jenjang D4 sebanyak 161 pelamar.
Hasil Seleksi Mandiri Jalur Ujian Tulis TPA UNM dijadwalkan diumumkan pada 10 Juli 2026 setelah seluruh tahapan seleksi dan proses penilaian selesai dilakukan. (Ikb/Ans/Why)


























