KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR (Kabar PROFESIANA.co.id) – Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Khairun (Unkhair), Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd., menjadi narasumber pada Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Nusa Cendana (Undana), Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Program Studi Pendidikan Geografi Undana tersebut mengusung tema “Transformasi Kurikulum Pendidikan Geografi Berbasis Outcome-Based Education (OBE) untuk Mewujudkan Lulusan Unggul, Adaptif, dan Berdaya Saing Global.” Workshop ini diikuti oleh pimpinan prodi, dosen, serta tim pengembang kurikulum sebagai bagian dari upaya penyelarasan kurikulum dengan kebijakan pendidikan tinggi yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Program Studi Pendidikan Geografi Undana atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai narasumber.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Nusa Cendana atas undangan dan kepercayaan yang diberikan. Ini merupakan kehormatan sekaligus momentum untuk berbagi pengalaman dalam pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education yang saat ini menjadi arah utama transformasi pendidikan tinggi,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Dr. Rusman Rasyid, S.Pd, M.Pd. menjelaskan bahwa implementasi kurikulum OBE tidak hanya berfokus pada penyusunan dokumen kurikulum, tetapi juga menekankan keterkaitan yang kuat antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), bahan kajian, strategi pembelajaran, hingga sistem asesmen yang terukur.
“Kurikulum OBE harus mampu memastikan bahwa setiap proses pembelajaran benar-benar menghasilkan kompetensi yang dibutuhkan oleh lulusan. Oleh karena itu, seluruh komponen kurikulum harus dirancang secara selaras, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta tantangan global,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd juga menegaskan bahwa transformasi kurikulum harus menjadi budaya akademik yang dilakukan secara berkelanjutan melalui evaluasi dan penyempurnaan berdasarkan hasil pembelajaran serta masukan dari para pemangku kepentingan.
“Keberhasilan implementasi OBE tidak hanya diukur dari dokumen yang baik, tetapi dari sejauh mana lulusan memiliki kompetensi, karakter, kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, beradaptasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Geografi Undana, Muhammad Husain Hasan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd. atas kesediaannya berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dr. Rusman Rasyid, S.Pd, M.Pd. yang telah berkenan hadir sebagai narasumber. Materi yang disampaikan sangat komprehensif, aplikatif, dan memberikan perspektif baru bagi tim pengembang kurikulum di Program Studi Pendidikan Geografi,” ungkapnya.
Menurut Muhammad Husain Hasan, S.Pd., M.Pd kehadiran narasumber dari Universitas Khairun memberikan wawasan yang sangat bermanfaat dalam memperkuat proses penyusunan dan penyempurnaan kurikulum agar semakin relevan dengan tuntutan kebijakan pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja.
Lebih lanjut, Muhammad Husain Hasan, S.Pd., M.Pd. berharap hasil workshop ini dapat menjadi pijakan dalam menghasilkan kurikulum yang berkualitas serta mendukung peningkatan mutu akademik Program Studi Pendidikan Geografi Undana.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kurikulum yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan sehingga mampu menghasilkan lulusan Pendidikan Geografi yang unggul, profesional, dan memiliki daya saing global,” tutupnya.
Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) ini menjadi momentum penting bagi Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Nusa Cendana dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui penyusunan kurikulum yang selaras dengan standar nasional maupun internasional. Kehadiran Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber tidak hanya memperkaya wawasan peserta mengenai implementasi OBE, tetapi juga mempertegas pentingnya kolaborasi antarpendidikan tinggi dalam mendorong lahirnya lulusan yang unggul, adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global. Melalui sinergi akademik semacam ini, diharapkan transformasi kurikulum di lingkungan perguruan tinggi dapat berjalan lebih efektif sehingga menghasilkan proses pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan secara berkelanjutan. (Rus/Why/Ans)


























