Bimtek SIMBA Ditutup, Ketua BAZNAS Kukar Puas kepada BAZNAS Makassar

- Penulis

Minggu, 13 Juli 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar, PROFESIONA.CO.ID:

Pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) bagi Staff Pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur berakhir, Ahad, 13 Juli sore tadi.

Bimtek yang berlangsung dua hari (Sabtu-Ahad) itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola zakat dalam memanfaatkan teknologi informasi guna mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Ketua BAZNAS Kukar, M.Shafik Avicenna didampingi Wakil Ketua IV Sarjono mengakui, Bimtek SIMBA ini merupakan langkah strategis BAZNAS Kutai Kartanegara dalam mengimplementasikan sistem manajemen terpadu yang telah ditetapkan BAZNAS RI.

SIMBA sendiri adalah platform digital yang dirancang untuk mengelola seluruh aspek operasional Baznas, mulai dari pendataan muzakki (pemberi zakat), pencatatan penerimaan, pengelolaan dana, hingga pendistribusian kepada mustahik (penerima zakat) serta pelaporan keuangan.

M.Shafik Avicenna menyatakan kepuasannya atas hasil pelatihan Bimtek di BAZNAS Makassar. “Alhamdulillah Bimtek SIMBA di BAZNAS Makassar ini berjalan lancar dan sukses. Kami sangat berterima kasih kepada jajaran BAZNAS Makassar yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik. Seluruh peserta dari BAZNAS KutaiKartanegara mendapatkan pemahaman mendalam tentang operasional SIMBA,” jelasnya.

Baca Juga :  Unismuh Makassar dan UMS Perkuat Kolaborasi PTM, Bangun Strategi Penerimaan Mahasiswa Unggul, Pengelolaan Sistem Informasi, dan Pengembangan Kelembagaan

Dalam Bimtek ini, peserta dari BAZNAS Kukar dibimbing langsung tim ahli yang kompoten dalam pengunaan SIMBA,yakni  Kepala Bagian (Kabag) III BAZNAS Makassar, Badal Awan.

Materi yang disampaikan meliputi pencatatan data muzakki dan mustahik, pencatatan transaksi keuangan, manajemen program pendistribusian dan pendayagunaan, hingga penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar BAZNAS RI.

“Kami melihat sesi praktik langsung menjadi bagian penting agar peserta benar-benar menguasai sistem secara menyeluruh, tutur M. Shafik Avicenna.

Ketua BAZNAS Kutai Kartanegara

Pernyatana senada dikemukakan Badal Awan. Dia menambahkan, penguasaan SIMBA menjadi krusial di era digital ini. Dengan SIMBA, pihaknya berharap pengelolaan zakat di Kutai Kartanegara bisa lebih profesional, transparan, dan dapat diakses dengan mudah. Ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS.

“Kami di BAZNAS Makassar berharap, keberhasilan Bimtek ini diharapkan akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja BAZNAS Kutai Kartanegara dalam melayani muzakki dan mustahik. Dengan data yang terintegrasi dan akurat, mereka dapat menyusun program-program pendayagunaan zakat yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” jelas Badal Awan.

Baca Juga :  Dosen JTSP FT UNM Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Nurun ala Nurin Pascasarjana, Sampaikan Khutbah Literasi Media Sosial Sesuai Syariat Islam

 

Penutupan Bimtek SIMBA ini menandai komitmen BAZNAS Kutai Kartanegara untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi demi mewujudkan tata kelola zakat yang modern dan berstandar nasional, demi kesejahteraan umat.

Seperti diketahui materi-materi kompleks terkait input data muzaki dan mustahik, pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan digital, hingga optimalisasi fitur-fitur SIMBA lainnya dapat diserap dengan baik dalam waktu singkat. Hal ini tentu akan mempercepat proses adaptasi dan implementasi SIMBA nantinya di BAZNAS Kutai Kartanegara.

Sejak hari pertama, para peserta telah menunjukkan antusiasme dan fokus yang luar biasa dalam mengikuti setiap sesi materi yang disampaikan. Peserta Bimtek tidak hanya cepat menangkap konsep, tetapi juga aktif bertanya dan menanamkan langsung, sehingga proses pembelajaran menjadi sangat efektif.

Keberhasilan Bimtek ini tidak hanya menandai tercapainya tujuan pelatihan, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi modernisasi pengelolaan zakat di Kutai Kartanegara, sejalan dengan visi BAZNAS RI, mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan terintegrasi di seluruh Indonesia.

Penutupan Bimtek ditandai penyerahan cenderamata baik dari BAZNAS Makassar, maupun BAZNAS Kutai Kartanegara. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar

Berita Terkait

HMTI FT Unhas Gelar I-CARE 2026, Hadirkan Dosen Poltekpar Makassar: Dorong Optimalisasi Daya Tarik Wisata Air Terjun Boko Bili
Tim Kaji Ketahanan Pangan melalui Tradisi Lisan Meong Palo Karellae di Sidrap dan Barru
Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal
PKKMB S1 Pendidikan IPS UNM, Langkah Awal Mahasiswa Baru Menuju Generasi Pendidik Berkarakter
Sebanyak 164 Mahasiswa Baru BK FIP UNM Ikuti PKKMB 2026, Dorong Jadi Sarjana Berprestasi dan Intelektual Muda
Prof Andis Mewakili Rektor Unismuh Makassar Hadiri Semiloka Nasional Pimpinan PTN dan PTS Bahas Pendidikan Guru
DIPA Unsulbar 2026 Dorong Penguatan Kemitraan Sekolah melalui Pembelajaran Kontekstual di SDN 18 Deteng-Deteng
PGRI Cabang Khusus UNIMEN Resmi Terbentuk, Rektor Dorong Kolaborasi Dosen dan Guru Melalui Seminar dan Program Magister

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:44 WIB

HMTI FT Unhas Gelar I-CARE 2026, Hadirkan Dosen Poltekpar Makassar: Dorong Optimalisasi Daya Tarik Wisata Air Terjun Boko Bili

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Tim Kaji Ketahanan Pangan melalui Tradisi Lisan Meong Palo Karellae di Sidrap dan Barru

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Cegah Stunting di Desa A’bulosibatang, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:27 WIB

PKKMB S1 Pendidikan IPS UNM, Langkah Awal Mahasiswa Baru Menuju Generasi Pendidik Berkarakter

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Sebanyak 164 Mahasiswa Baru BK FIP UNM Ikuti PKKMB 2026, Dorong Jadi Sarjana Berprestasi dan Intelektual Muda

Berita Terbaru