Kemenag Buka Gerakan Sadar Pencatatan Nikah, KUA Lappariaja Catat Lebih 100 Pasangan

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar PROFESIONA,co.id:

Pernikahan, bukan saja ikatan suci, melainkan janji agung, atau apa yang disebut ‘mitsaqan ghalizhan’– antara seorang laki laki dan seorang perempuan. Perikahan bukan pula sekadar kontrak sosial, melainkan ibadah yang menyempurnakan separuh agama, serta fondasi utama dalam membangun keluarga dan masyarakat beradab.

Apalagi, ikatan suci ini tidak sekadar disaksikan keluarga, melainkan oleh Allah SWT. Karenanya, pernikahan harus memiliki kekuatan hukum yang sah, baik di mata agama maupun negara.

Meskipun urgensinya jelas, masih ada sebagian masyarakat yang enggan mencatatkan pernikahannya dengan berbagai alasan. Misalnya, biaya, prosedur yang dianggap rumit, atau keyakinan bahwa cukup sah secara agama. Dalam perkembangan zaman, muncul sebuah gerakan kesadaran akan pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi oleh negara.

Alasan inilah, maka Kementerian Agama RI melakukan program ‘Gerakan Sadar Pencatatan Nikah’ di seluruh Indonesia. Salah satunya di Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Lappariaja, Kabupaten Bone, Abdul Kadir mengemukakan, gerakan sadar pencatatan nikah dilakukan di sembilan desa di wilayah kerjanya.

Sejak dibuka pada Senin, 21 Juli lalu hingga, Rabu, 23 Juli hari ini sudah lebih 100 pasangan mencatatkan diri di KUA Lappariaja. Masih ada beberapa pasangan di tiga desa lagi yang masih ditunggu kedatangannya. Gerakan ini akan ditutup pada Jumat, 25 Juli 2025.

Baca Juga :  Mahasiswa Kubermas/KKN Unkhair Bersemangat Gencarkan Program Lingkungan di Kelurahan Tobololo Ternate

“ Melalui Gerakan Sadar Pencatatan Nikah, kami kepingin memastikan bahwa, setiap pernikahan di Kecamatan Lappariaja ini memiliki legalitas yang jelas, sehingga hak-hak setiap anggota keluarga, terutama istri dan anak, dapat terlindungi sepenuhnya. Di sinilah peran “gerakan sadar pencatatan nikah” menjadi krusial. Gerakan ini membutuhkan edukasi dan sosialisasi yang masif dari berbagai pihak,” jelas Abdul Kadir, Rabu, 23 Juli 2025.

Menurutnya, gerakan sadar pencatatan nikah, bukanlah inovasi yang bertentangan dengan ajaran Islam, melainkan sebuah manifestasi dari ijtihad kontemporer. Tujuannya,  guna merealisasikan maqashid syariah dalam konteks modern.

Di bagian lain Abdul Kadir mengakui, mencatatkan pernikahan, berarti mengamalkan nilai-nilai keadilan Islam, perlindungan hak, kepastian hukum, dan pencegahan mafsadat. Sebab, dengan memastikan pernikahan tercatat, umat Islam tidak hanya menjalin ikatan suci sesuai syariah, melainkan juga membangun keluarga yang kuat, terlindungi secara hukum, dan berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang tertib dan maslahat baik di dunia, maupun akhirat.

Baca Juga :  FKIP Unkhair Ternate Gelar Kuliah Tamu Internasional, WR III Abdul Kadir Kamaluddin: Dorong Budaya Akademik dan Riset Berkualitas

“Kita harapkan, kiranya Gerakan Sadar Pencatatan Nikah dapat meminimalisir masalah sosial-hukum akibat pernikahan tidak tercatat, serta membangun masyarakat Islam, khususnya di Lappariaja ini yang lebih sadar hukum dan terlindungi. Makanya, kami menghimbau, kiranya seluruh masyarakat di Lapparaiaja ini memanfaatkan program ini, dan tidak perlu ragu berkonsultasi dengan petugas KUA  Lappariaja terkait urusan pencatatan pernikahan,” urainya.

Sebelum menutup komentarnya, Abdul Kadir berujar, Gerakan Sadar Pencatatan Nikah, bukanlah sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah manifestasi dari pemahaman yang mendalam terhadap ajaran Islam, yang mengedepankan kemaslahatan dan perlindungan.

Dengan mencatatkan pernikahan, umat Islam tidak hanya memenuhi kewajiban agama untuk berumah tangga, tetapi juga turut serta dalam membangun masyarakat yang tertib, adil, dan sejahtera, sejalan dengan tujuan-tujuan luhur syariat Islam.

“Gerakan ini adalah ikhtiar kolektif, untuk memastikan setiap ikatan suci pernikahan benar-benar membawa berkah dan kemaslahatan bagi seluruh anggota keluarga dan masyarakat luas,” tutup Abdul Kadir. (citizen reporter, Astin Seriawan melaporkan dari Lappariaja, Bone).

 

Berita Terkait

HUT Kodaeral VI Tahun 2026, TNI AL Kodaeral VI Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pangkep
Program Studi Magister Pendidikan IPS FKIP Universitas Khairun Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK
Momentum di Resepsi Milad ke-109, PD ’Aisyiyah Enrekang Tegaskan Dakwah Kemanusiaan Lewat Amal Usaha Berkemajuan
Tumbuhkan Minat dan Budaya Literasi Anak di Kelurahan Takoma, KKN Literasi UNKHAIR Ternate Kolaborasi Dinas Terkait Hadirkan Ruang Baca
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa KKN UNKHAIR Latih Warga Takoma Daur Ulang Limbah Plastik Menjadi SOBOTIK Bernilai Ekonomi
Sekretaris LPMPP Unkhair Jadi Narasumber Workshop Kurikulum OBE di Prodi Pendidikan Geografi Undana
Integrasikan Kearifan Lokal Suku Massenrempulu ke Pembelajaran Biologi, Antar Aminullah Dosen UNIMEN Raih Gelar Doktor di Universitas Negeri Malang
Bersihkan Rumah Roboh Dan Perbaiki Pagar Gereja, Wujud Nyata Bhakti TNI AL Kodaeral VI Lanal Palu di Tengah Masyarakat Terdampak Gempa Di Sulteng

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:03 WIB

HUT Kodaeral VI Tahun 2026, TNI AL Kodaeral VI Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pangkep

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:29 WIB

Program Studi Magister Pendidikan IPS FKIP Universitas Khairun Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:42 WIB

Momentum di Resepsi Milad ke-109, PD ’Aisyiyah Enrekang Tegaskan Dakwah Kemanusiaan Lewat Amal Usaha Berkemajuan

Senin, 6 Juli 2026 - 06:48 WIB

Tumbuhkan Minat dan Budaya Literasi Anak di Kelurahan Takoma, KKN Literasi UNKHAIR Ternate Kolaborasi Dinas Terkait Hadirkan Ruang Baca

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:10 WIB

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa KKN UNKHAIR Latih Warga Takoma Daur Ulang Limbah Plastik Menjadi SOBOTIK Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru

POLITIK BAHASA

Jati Diri Bahasa Indonesia di Tengah Ledakan Akal Tiruan

Rabu, 15 Jul 2026 - 08:34 WIB