TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Universitas Khairun (UNKHAIR) Ternate menghadirkan ruang baca bagi anak-anak di Kelurahan Takoma, Kota Ternate, sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini. Program tersebut merupakan bagian dari KKN Literasi UNKHAIR yang bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara, serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Ternate.
Sebanyak 10 mahasiswa KKN Literasi diterjunkan untuk mengembangkan berbagai kegiatan literasi yang berpusat di Kantor Lurah Takoma dan ruang baca masyarakat. Program diawali dengan pengelolaan perpustakaan melalui penataan koleksi buku bantuan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia agar lebih mudah diakses oleh masyarakat, khususnya anak-anak. Kehadiran ruang baca tersebut diharapkan menjadi sarana belajar yang nyaman sekaligus mampu meningkatkan minat baca di lingkungan Kelurahan Takoma.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Literasi, Mila Fatmawati, S.Pd., SE., MSA, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyediakan akses terhadap buku, tetapi juga membangun kebiasaan membaca melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi kemampuan memahami, berpikir kritis, dan mengekspresikan gagasan. Karena itu, kami menghadirkan ruang baca yang dipadukan dengan kegiatan-kegiatan kreatif agar anak-anak merasa membaca adalah aktivitas yang menyenangkan. Harapannya, budaya literasi dapat tumbuh dan berkelanjutan di Kelurahan Takoma,” ujar Mila.
Antusiasme anak-anak terlihat sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan. Mereka mengikuti setiap program dengan penuh semangat, mulai dari Membaca Nyaring, Cerdas Mengulas Buku, Membuat Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan, hingga Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan. Melalui berbagai kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya belajar memahami isi bacaan, tetapi juga dilatih mengemukakan pendapat, menyampaikan ide, serta menuangkan kreativitas dalam bentuk tulisan dan karya sederhana.
Koordinator Lapangan KKN Literasi, Pangerang Alfaridzi Manyala, mengatakan bahwa mahasiswa berkomitmen menjadikan ruang baca sebagai tempat belajar yang interaktif dan menyenangkan.
“Kami ingin menghadirkan ruang baca yang hidup, bukan hanya tempat menyimpan buku. Karena itu, setiap kegiatan dirancang agar anak-anak aktif berdiskusi, berani bertanya, dan mampu menceritakan kembali apa yang mereka baca. Semangat mereka menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mendampingi proses belajar ini,” ungkapnya.
Mahasiswa KKN Literasi berperan aktif mendampingi setiap peserta selama kegiatan berlangsung. Mereka memberikan bimbingan membaca, membantu anak-anak memahami isi buku, sekaligus memotivasi mereka agar menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. Suasana ruang baca yang interaktif membuat anak-anak semakin percaya diri untuk berdiskusi, bertanya, dan berbagi cerita bersama teman-temannya.
Salah seorang peserta kegiatan, Lanjar, mengaku senang mengikuti seluruh rangkaian program literasi yang diselenggarakan mahasiswa KKN.
“Saya senang karena banyak buku yang bisa dibaca dan kakak-kakak KKN mengajarkan kami dengan cara yang menyenangkan. Sekarang saya jadi ingin lebih sering datang ke ruang baca dan membaca buku bersama teman-teman,” katanya.
Program KKN Literasi di Kelurahan Takoma dilaksanakan oleh Pangerang Alfaridzi Manyala (Koordinator Lapangan), Afdhal Fauzan Marasabessy, Manisha Iriani Diva, Syarif Hidayatullah La Ada, Rohani Kaba, Vergianti F. Hi. Musa, Wati Marasabesy, Suliyanti Hairuddin, Najwa Nabila Kahar, dan Rifat Aditya Chairuddin. Seluruh mahasiswa bekerja sama mengelola perpustakaan, menyusun jadwal kegiatan literasi, serta mendampingi anak-anak selama proses pembelajaran.
Melalui kolaborasi antara Universitas Khairun, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara, serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Ternate, program KKN Literasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan di Kelurahan Takoma.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen Universitas Khairun dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Lebih dari sekadar menghadirkan ruang baca, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang gemar membaca, kreatif, memiliki daya pikir kritis, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan melalui budaya literasi yang terus berkembang di tengah masyarakat. (Rus/Ans/Why)


























