TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) – Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Khairun (Unkhair), menjalani Asesmen Lapangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) yang berlangsung selama dua hari, pada 7–8 Juli 2026.
Asesmen lapangan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari proses penilaian akreditasi program studi guna memastikan pemenuhan standar mutu pendidikan tinggi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tim asesor LAMDIK yang ditugaskan dalam asesmen ini terdiri atas Prof. Dr. Suwandari, M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka sebagai asesor pertama dan Dr. Nuansa Bayu Segara, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Surabaya sebagai asesor kedua.
Kegiatan asesmen lapangan dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan lembaga pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, serta berbagai pemangku kepentingan yang menjadi bagian dari proses evaluasi mutu Program Studi Magister Pendidikan IPS.
Rektor Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M., menyampaikan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar agenda penilaian administratif, melainkan momentum strategis untuk melihat sejauh mana komitmen institusi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
“Asesmen lapangan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Universitas Khairun, khususnya Program Studi Magister Pendidikan IPS, untuk menunjukkan berbagai capaian, inovasi, dan komitmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Kami menyambut baik kehadiran tim asesor sebagai mitra yang akan memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan program studi ke depan,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa Universitas Khairun terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola, sumber daya manusia, proses pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat agar mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.
“Akreditasi bukanlah tujuan akhir, tetapi merupakan instrumen untuk melakukan evaluasi diri secara berkelanjutan. Karena itu, berbagai rekomendasi dari asesor nantinya akan menjadi bahan perbaikan dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan di Universitas Khairun,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Rektor berharap proses asesmen lapangan dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan penilaian terbaik bagi Program Studi Magister Pendidikan IPS.
“Kami berharap seluruh rangkaian asesmen ini dapat berlangsung dengan baik, objektif, dan memberikan hasil yang terbaik. Semoga ikhtiar yang telah dilakukan seluruh sivitas akademika Program Studi Magister Pendidikan IPS memperoleh hasil yang membanggakan serta semakin memperkuat posisi Universitas Khairun sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing,” tuturnya.
Sementara itu, Asesor I LAMDIK, Prof. Dr. Suwandari, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Universitas Khairun kepada tim asesor. Menurutnya, asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam proses konfirmasi terhadap dokumen yang telah disampaikan program studi pada tahapan sebelumnya.
“Kehadiran kami di sini bukan untuk mencari kekurangan, melainkan melakukan verifikasi dan validasi terhadap data serta informasi yang telah disampaikan oleh program studi. Kami berharap proses ini dapat berjalan secara terbuka, objektif, dan saling mendukung dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa akreditasi sejatinya merupakan instrumen pembinaan mutu yang bertujuan mendorong setiap program studi untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
“Melalui asesmen lapangan ini kami ingin memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tata kelola, luaran, serta berbagai praktik baik yang telah dikembangkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPS. Hasil asesmen nantinya diharapkan menjadi masukan yang bermanfaat bagi pengembangan program studi di masa mendatang,” jelasnya.
Selama dua hari pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan verifikasi dokumen, peninjauan sarana dan prasarana, observasi proses pembelajaran, serta wawancara dengan pimpinan universitas, pengelola program studi, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, dan pengguna lulusan.
Melalui pelaksanaan asesmen lapangan ini, Program Studi Magister Pendidikan IPS FKIP Universitas Khairun diharapkan mampu memperoleh hasil akreditasi terbaik sebagai wujud komitmen dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Hasil tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di Universitas Khairun sekaligus mendukung upaya menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Rus/Ans/Why)


























