Mahasiwa Prodi Hukum Ekonomi Islam UMI PKL di BAZNAS Makassar

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar PROFESIONA,co,id:

Di era berkemajuan saat ini, dinamika dunia hukum terus berkembang. Perkembangan ini menuntut para calon praktisi, tidak sekadar menguasai teori, tetapi juga memiliki kemahiran aplikatif yang relevan dengan konteks sosial dan ekonomi.

Di tengah tuntutan tersebut, langkah inovatif diambil Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Di fakultas yang dipimpin Dr.H.Andi Bunyamin,M.Pd itu tidak mau ketinggalan dengan berkembangnya hukum itu sendiri.

Karenanya, enam mahasiswa akhir  Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Islam melakukan Praktik Kerja Lapang (PKL) di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar. Di lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini, Makassar,  mahasiswa masing masing, Nurul Syafikah, Muh.Roids Al-Rashif, Hajrah, Hafifi Ummi Sari, Muh.Dwi Raihan, serta Arun Araini benar benar menjalaninya dengan tekun.

PKL yang berlangsung sebulan itu, demikian Wakil Dekan I, Dr.Syarifa Raehana,S.Ag.M.Ag saat memimpin keenam mahasiswa PKL di hadapan Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong, dan Kabag IV Bidang Adminitrasi, SDM, dan Umum (Fitriani Ramly), serta tim media (Syarifuddin Pattisahusiwa), melalui PKL, nantinya mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang mereka peroleh di bangku kuliah dengan kenyataan lapangan.

Malah di satu sisi,  jelas Syarifah Raehana, apa yang dilakukan mahasiswa UMI di BAZNAS Makassar tidak semata PKL biasa, melainkan menjadi jembatan yang menghubungkan ranah akademik dengan realita pengelolaan dana publik yang bersentuhan erat dengan hukum syariah, kaitannya dengan praktik kemahiran hukum ekonomi.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru 2026, Dankodaeral VI bersama Forkopimda Sulsel Pantau Posko Pengamanan Terpadu

Praktik kemahiran ini juga menitikberatkan pada penerapan prinsip-prinsip hukum ekonomi dalam konteks operasional lembaga amil, seperti BAZNAS. Makanya, mahasiswa dalam kegiatan PKL ini, tidak semata  berinteraksi dengan dokumen-dokumen hukum, melainkan sekaligus dapat menggali sekaligus membekali diri dengan regulasi ekonomi yang berperan dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong mengemukakan, pihaknya menerima baik mahasiswa PKL UMI. Apalagi BAZNAS Makassar adalah lembaga amil yang menerapkan hukum syariah dalam hal pendistribusian kepada mustahik yang masuk dalam delapan asnap, atau delapan golongan penerima zakat, seperti tersirat dalam Al-Qur’an.

“Kalian tidak hanya membawa ilmu dari UMI, tapi juga membawa semangat baru ke BAZNAS Makassar. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk menjadi sarjana Hukum Ekonomi Syariah yang tidak hanya akal cerdas, tapi juga kaya hati, demi ummat dan keumatan,” harapnya.

Di bagian lain ATM—sapaan akrab Doktor asal UMI Makassar itu mengakui, BAZNAS, sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pengelolaan ZIS, sering menjadi “laboratorium” yang sangat berharga bagi mahasiswa hukum ekonomi. Pasalnya,  ZIS itu sendiri merupakan entitas yang kompleks dari sudut pandang hukum ekonomi.

Baca Juga :  Pelindo Regional 4 - Pemkot Makassar Bersihkan Kanal Perumnas Hertasning

Sebagai ‘laboratorium’ tentunya mahasiswa PKL akan belajar bagaimana hukum ekonomi, khususnya terkait tata kelola penerimaan, dan penyaluran.

“Yang jelas, mahasiswa PKL dapat mempelajari penerapan dan kepastian dana disalurkan secara tepat sasaran, efisien, dan sesuai ketentuan syariah serta peraturan-undangan. Termasuk, mahasiswa dapat melibatkan diri untuk melihat secara langsung penerima bantuan, atau mustahik di rumah rumah gubuk,” ujarnya.

Seperti diketahui, inisiatif Fakultas Hukum UMI ini patut diapresiasi sebagai langkah progresif dalam mencetak praktisi hukum ekonomi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka terhadap kebutuhan sosial dan mampu menerapkan ilmunya untuk kebaikan umat.

Dengan demikian, praktik kemahiran di BAZNAS Makassar tidka semata kegiatan akademik, melainkan strategi investasi dalam membangun fondasi hukum ekonomi yang kuat dan berkeadilan. Berbekal materi fikih zakat, manajemen keuangan syariah, dan dasar-dasar pemberdayaan masyarakat yang mereka pelajari di bangku kuliah, para mahasiswa ini menjejakkan kaki mereka di dunia nyata kelak. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

 

Berita Terkait

Ujian Disertasi FBS UNM Hadirkan Penguji Eksternal dari Chiang Mai University Thailand
Seleksi Mandiri UNM Diikuti 5.351 Peserta, Prof Farida Tegaskan Tidak Ada Ruang Intervensi
Buka Sosialisasi Tata Laksana Pengawasan PMB Seleksi Mandiri Jalur Tes TPA 2026, Plt. Rektor UNM Harap Pengawas Beri Layanan dan Rasa Nyaman bagi Peserta
Sukses Raker, DMI Manggala Rumuskan Program Unggulan
Dosen FBS UNM Lolos Beasiswa LPDP untuk Studi Doktor di Auckland University of Technology, New Zealand
Milad ke-40, ’Aisyiyah Sulsel Dorong Ummul Mukminin Jadi Pusat Kaderisasi Perempuan Islam Berkemajuan
Usulan Peserta PARDAS Angkatan V Tahun 2026 Melalui SIGAPPA, Politeknik Pariwisata Makassar Perkuat Kompetensi ASN Sektor Pariwisata Daerah
Buka Diesnatalis ke-65 UNM, Plt. Rektor Prof Farida Patittingi Harap Pergantian Kepemimpinan Berjalan Sejuk dan Lebih Soft

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:18 WIB

Ujian Disertasi FBS UNM Hadirkan Penguji Eksternal dari Chiang Mai University Thailand

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:13 WIB

Seleksi Mandiri UNM Diikuti 5.351 Peserta, Prof Farida Tegaskan Tidak Ada Ruang Intervensi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:00 WIB

Buka Sosialisasi Tata Laksana Pengawasan PMB Seleksi Mandiri Jalur Tes TPA 2026, Plt. Rektor UNM Harap Pengawas Beri Layanan dan Rasa Nyaman bagi Peserta

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:23 WIB

Dosen FBS UNM Lolos Beasiswa LPDP untuk Studi Doktor di Auckland University of Technology, New Zealand

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:20 WIB

Milad ke-40, ’Aisyiyah Sulsel Dorong Ummul Mukminin Jadi Pusat Kaderisasi Perempuan Islam Berkemajuan

Berita Terbaru