Sukses Tembus Peringkat 61 Nasional, Unismuh Kukuhkan Posisi sebagai PTS Terbaik Indonesia Timur Versi Webometrics Juli 2026

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menempati posisi sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di kawasan Indonesia Timur dalam Indonesia Ranking July 2026–Webometrics Global Position yang diterbitkan Webometrics.org. (https://www.webometrics.org/indonesia?page=1&utm_source=chatgpt.com)

Dalam pemeringkatan tersebut, Unismuh Makassar berada pada peringkat ke-61 nasional dan ke-1.646 dunia. Unismuh mencatat peringkat Impact atau Visibility ke-1.180 dunia, Openness ke-4.631, dan Excellence ke-1.711.

Posisi tersebut menempatkan Unismuh sebagai PTS dengan peringkat nasional tertinggi di kawasan Indonesia Timur, dengan cakupan perguruan tinggi di Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Kesimpulan itu diperoleh berdasarkan penelusuran terhadap daftar perguruan tinggi Indonesia yang dipublikasikan dalam pemeringkatan tersebut.

Untuk lingkup perguruan tinggi di Kota Makassar, Unismuh berada pada urutan ketiga setelah dua perguruan tinggi negeri. Universitas Hasanuddin menempati peringkat ke-12 nasional dan ke- 806 dunia, sedangkan Universitas Negeri Makassar berada di posisi ke-26 nasional dan ke-1.070 dunia.

*Metode Pemeringkatan*

Webometrics.org menjelaskan bahwa pemeringkatan tersebut menggunakan tiga komponen utama. Visibility atau Impact, yang mengukur jumlah domain eksternal yang merujuk ke laman perguruan tinggi, memiliki bobot 50 persen. Transparency, yang memperhitungkan sitasi peneliti berdasarkan profil Google Scholar, berbobot 10 persen. Adapun Excellence, yang mengukur publikasi ilmiah dalam kelompok 10 persen karya paling banyak disitasi, berbobot 40 persen.

Metodologi tersebut menunjukkan bahwa posisi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh aktivitas pada laman institusi. Pemeringkatan juga mempertimbangkan visibilitas akademik, keterbukaan pengetahuan, sitasi ilmiah, serta kualitas dan pengaruh publikasi penelitian.

Capaian Unismuh pada indikator Impact menunjukkan bahwa aktivitas akademik dan kelembagaan kampus telah memperoleh rujukan dari berbagai laman eksternal. Sementara itu, indikator Excellence menggambarkan kontribusi publikasi dosen dan peneliti Unismuh dalam percakapan ilmiah yang lebih luas.

*Kesyukuran dan Agenda Penguatan*

Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd Rakhim Nanda, MT, IPU, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, posisi Unismuh sebagai PTS terbaik di Indonesia Timur menjadi pengakuan atas kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam memperkuat reputasi dan visibilitas akademik universitas.

Baca Juga :  FBS UNM Lahirkan Doktor Baru, Disertasi Wahida Riset Inovasi Model Pembelajaran Bahasa Indonesia Digital untuk SMK

“Alhamdulillah, capaian ini patut kita syukuri sebagai hasil kerja bersama seluruh fakultas, program studi, lembaga, biro, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni. Namun, peringkat ini bukan tujuan akhir. Hasil Webometrics harus menjadi pemantik bagi Unismuh untuk semakin aktif menghasilkan, membuka, dan menyebarluaskan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rakhim, Selasa, 28 Juli 2026.

Ia mengatakan, indikator Webometrics sejalan dengan komitmen Unismuh untuk memperluas dampak pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kemitraan. Visibilitas institusi di ruang digital, menurutnya, harus mencerminkan aktivitas akademik dan kontribusi nyata universitas.

“Jejak digital perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada publikasi kegiatan seremonial. Laman universitas, repositori, jurnal, dan berbagai kanal akademik harus menjadi ruang berbagi ilmu, hasil penelitian, inovasi, serta praktik baik yang dapat diakses dan dirujuk oleh masyarakat luas,” katanya.

Rakhim menambahkan, Unismuh akan terus memperkuat kualitas penelitian dan publikasi ilmiah agar semakin banyak karya dosen dan peneliti yang memperoleh pengakuan serta memberikan pengaruh dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Wakil Rektor IV Unismuh Makassar, Dr Burhanuddin, MSi, mengatakan hasil Webometrics menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat tata kelola reputasi dan pemeringkatan universitas secara terintegrasi.

“Webometrics memperlihatkan bahwa reputasi digital berkaitan erat dengan kualitas konten akademik, keterbukaan pengetahuan, sitasi ilmiah, dan pengaruh penelitian. Karena itu, penguatan pemeringkatan tidak dapat dikerjakan oleh satu unit saja, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh unsur universitas,” ujar Burhanuddin.

Menurutnya, setiap fakultas, program studi, lembaga, dan unit kerja perlu membangun budaya dokumentasi dan diseminasi yang lebih baik. Berbagai hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi pembelajaran, kerja sama, dan prestasi sivitas akademika perlu dipublikasikan melalui kanal resmi yang mudah ditemukan dan diakses.

“Ke depan, Unismuh akan memperkuat integrasi laman institusi, pengelolaan repositori, jurnal ilmiah, profil Google Scholar dosen, serta konsistensi penggunaan domain resmi universitas. Data dan karya akademik yang berkualitas harus dikelola secara sistematis agar memberikan manfaat sekaligus memperkuat visibilitas institusi,” jelasnya.

Baca Juga :  FBS UNM Sumbang 5 Tim Peraih Pendanaan PKM 2026

Burhanuddin menegaskan bahwa orientasi utama peningkatan Webometrics bukan sekadar menaikkan posisi dalam tabel pemeringkatan, melainkan membangun ekosistem pengetahuan yang terbuka, kredibel, dan berdampak.

Ketua Unismuh Global Excellence Center (UGEC), Prof Hartono Bancong, PhD, menjelaskan bahwa hasil Webometrics Juli 2026 memberikan gambaran mengenai kekuatan sekaligus ruang perbaikan Unismuh pada tiga indikator utama.

“Posisi Unismuh pada indikator Impact menunjukkan bahwa konten dan domain universitas telah memperoleh perhatian serta rujukan dari laman eksternal. Capaian ini perlu dipertahankan dengan terus menghadirkan konten akademik yang relevan, terpercaya, dan layak menjadi referensi,” ujar Hartono.

Pada indikator Openness atau Transparency, kata dia, Unismuh perlu semakin memperkuat profil akademik dan keterlacakan karya para dosen dan peneliti. Pembaruan profil Google Scholar, ketepatan afiliasi, konsistensi nama penulis, serta keterhubungan dengan repositori dan jurnal resmi menjadi bagian penting dalam agenda tersebut.

“Adapun indikator Excellence menuntut peningkatan publikasi berkualitas dan berpengaruh. Tantangannya bukan hanya menambah jumlah artikel, tetapi mendorong penelitian yang kuat secara metodologis, relevan dengan persoalan masyarakat, diterbitkan pada jurnal bereputasi, dan memiliki peluang lebih besar untuk disitasi,” katanya.

Hartono menambahkan, UGEC akan memperkuat koordinasi dengan fakultas, program studi, lembaga penelitian, pengelola jurnal, perpustakaan, teknologi informasi, humas, dan unit strategis lainnya. Koordinasi tersebut diarahkan pada peningkatan mutu publikasi, optimalisasi repositori, penguatan profil peneliti, serta integrasi pengelolaan laman dan data akademik.

“Hasil ini harus dibaca secara objektif sebagai peta jalan perbaikan. Kita bersyukur Unismuh menjadi PTS terbaik di Indonesia Timur, tetapi kita juga harus mencermati setiap indikator agar dapat menentukan langkah penguatan yang terukur dan berkelanjutan,” ujar Hartono.

Capaian Webometrics Global Position Juli 2026 melengkapi sejumlah pengakuan nasional dan internasional yang diraih Unismuh Makassar. Posisi sebagai PTS terbaik di Indonesia Timur menjadi modal untuk memperkuat visibilitas akademik, keterbukaan pengetahuan, kualitas publikasi, budaya mutu, dan kontribusi universitas bagi masyarakat. (Rls/Why/Ans)

Berita Terkait

Dekan FBS UNM Prof Anshari Titip Pesan kepada Alumni, Ilmu Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
63 Lulusan FBS UNM Raih Predikat Cumlaude, Prof Farida Patittingi Ingatkan Kompetisi Kian Ketat
PPs UNM Gelar Global Academic Forum, Dorong Riset Pascasarjana Berkualitas dan Berdampak Global
Akbar Sudirman, Praktisi dan Akademisi FIKK UNM Tampil Sebagai Pemateri Kolaborasi McDonald’s (McD) Makassar Cabang Karebosi Bahas Tentang Cerdas Bergerak, Sehat Bertumbuh Mengembangkan Literasi Fisik Anak di Era Digital
“Saring Sebelum Sharing”, Pesan UM Palopo untuk Gen Z Enrekang
Cegah Kepunahan Bahasa Daerah, UNG Gandeng FBS UNM Siapkan Konsorsium dan Pembukaan Prodi Bahasa Gorontalo
Berbagi Pengalaman Profesional Internasional, Dua Alumni FBS UNM Dorong Mahasiswa Mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri
Seminar Nasional Administrasi Kesehatan, Rektor UNM Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era AI

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Dekan FBS UNM Prof Anshari Titip Pesan kepada Alumni, Ilmu Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:10 WIB

63 Lulusan FBS UNM Raih Predikat Cumlaude, Prof Farida Patittingi Ingatkan Kompetisi Kian Ketat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Akbar Sudirman, Praktisi dan Akademisi FIKK UNM Tampil Sebagai Pemateri Kolaborasi McDonald’s (McD) Makassar Cabang Karebosi Bahas Tentang Cerdas Bergerak, Sehat Bertumbuh Mengembangkan Literasi Fisik Anak di Era Digital

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

“Saring Sebelum Sharing”, Pesan UM Palopo untuk Gen Z Enrekang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Cegah Kepunahan Bahasa Daerah, UNG Gandeng FBS UNM Siapkan Konsorsium dan Pembukaan Prodi Bahasa Gorontalo

Berita Terbaru