Unismuh Makassar Kantongi Izin Prodi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif, Rektor: Komitmen Tingkatkan Layanan Pendidikan Kedokteran

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar meraih capaian baru dalam penguatan pendidikan kedokteran. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menerbitkan Keputusan Menteri Nomor 122/B/O/2026 tentang izin pembukaan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif. Salinan keputusan itu disampaikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada 4 Februari 2026, sementara keputusan ditetapkan pada 3 Februari 2026.

Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda, saat dikonfirmasi Selasa, 5 Februari 2026, menyatakan terbitnya izin tersebut menjadi tonggak penting pengembangan institusi, khususnya di rumpun kesehatan.

“Alhamdulillah, ini adalah kabar baik bagi Unismuh Makassar. Program spesialis ini memperkuat komitmen universitas dalam meningkatkan layanan pendidikan kedokteran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Wakil Rektor I Unismuh Makassar Prof Andi Sukri Syamsuri menekankan bahwa izin pembukaan prodi spesialis tersebut tidak hanya menambah pilihan studi, tetapi juga menuntut penguatan tata kelola mutu, jejaring pendidikan klinik, serta kesiapan sumber daya. Ia menyebut program spesialis anestesiologi dan terapi intensif memiliki posisi strategis karena terkait langsung dengan layanan kritis di rumah sakit.

Baca Juga :  Ganas Annar MUI Sulsel - RRI Regional 4 Bergandengan Tangan

“Terbitnya SK ini menjadi amanah sekaligus tantangan. Mutu harus dijaga, standar pendidikan kedokteran dipenuhi, dan jejaring pembinaan diperkuat,” kata Prof Andis

Dalam keputusan menteri itu, Unismuh Makassar juga diwajibkan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, melaporkan penyelenggaraan program studi setiap semester, serta mematuhi ketentuan penyelenggaraan pendidikan yang ditetapkan kementerian.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar Prof Suryani As’ad menyampaikan bahwa hadirnya program spesialis ini akan memperkokoh ekosistem pendidikan kedokteran yang sedang dibangun kampus.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Direncanakan Kukuhkan DPP Elang Timur Indonesia

Ia menambahkan, prodi spesialis anestesiologi dan terapi intensif merupakan bidang yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas layanan kesehatan, terutama pada penanganan pasien kritis.

“Kami bersyukur, tetapi sekaligus siap bekerja memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar. Ini bukan sekadar penambahan program studi, melainkan penguatan kualitas,” ujarnya..

Prof Suryani menilai izin ini membuka peluang lebih luas bagi penguatan layanan masyarakat di klinik, yg berbasis ‘evidence based medicine’ serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menyiapkan dokter spesialis yang dibutuhkan sistem kesehatan nasional.

Kehadiran Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif menggenapkan jumlah prodi di Unismuh mencapai 70 prodi. (Rls/Ans/Why)

Berita Terkait

Pimpinan BAZNAS Makassar dan Dinas Sosial Perkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
PKKMB S1 Pendidikan IPS UNM, Langkah Awal Mahasiswa Baru Menuju Generasi Pendidik Berkarakter
Sebanyak 164 Mahasiswa Baru BK FIP UNM Ikuti PKKMB 2026, Dorong Jadi Sarjana Berprestasi dan Intelektual Muda
Prof Andis Mewakili Rektor Unismuh Makassar Hadiri Semiloka Nasional Pimpinan PTN dan PTS Bahas Pendidikan Guru
Menjaga Maruah Organisasi, PWI Sulsel Komitmen Layani dan Tertibkan Administrasi Anggota
Sinergi Dua Pilar Media: Cara PWI Sulsel dan RRI Makassar Rawat Kualitas Informasi Publik
Belajar dari Universiti Teknologi Malaysia, Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar Dorong Kolaborasi Berdampak untuk Perkuat Daya Saing Global
Puncak Perayaan HUT Kodaeral Tahun 2026 di Makassar berlangsung Meriah dan Megah

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pimpinan BAZNAS Makassar dan Dinas Sosial Perkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:27 WIB

PKKMB S1 Pendidikan IPS UNM, Langkah Awal Mahasiswa Baru Menuju Generasi Pendidik Berkarakter

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Sebanyak 164 Mahasiswa Baru BK FIP UNM Ikuti PKKMB 2026, Dorong Jadi Sarjana Berprestasi dan Intelektual Muda

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Prof Andis Mewakili Rektor Unismuh Makassar Hadiri Semiloka Nasional Pimpinan PTN dan PTS Bahas Pendidikan Guru

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Menjaga Maruah Organisasi, PWI Sulsel Komitmen Layani dan Tertibkan Administrasi Anggota

Berita Terbaru