TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) – Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Prof. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M., menerima kunjungan dosen Universiti Malaya, Assoc. Professor Dr. Siti Nudiah Abdul Halim, di ruang kerja Rektor Universitas Khairun, Senin (15/12/2025).
Pada kesempatan tersebut, Rektor Unkhair Ternate didampingi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta Wakil Dekan II FKIP.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya. Pada tahun 2022, FKIP Unkhair Ternate melakukan kunjungan penjajakan kerja sama ke Fakultas Sains Universiti Malaya. Kerja sama tersebut kemudian diperkuat melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara FKIP Universitas Khairun dan Fakultas Sains Universiti Malaya pada tahun 2023.
Selama periode kerja sama tahun 2023–2025, berbagai program telah berhasil dilaksanakan, antara lain penyelenggaraan joint conference dengan peran sebagai keynote speaker dan invited speaker, pelaksanaan kuliah tamu (general lecture), pengelolaan jurnal ilmiah, workshop dan pelatihan, serta penelitian bersama. Seiring dengan berakhirnya periode kerja sama tersebut, kedua institusi melakukan evaluasi bersama dan sepakat untuk melanjutkan kerja sama pada periode 2026–2029.
Rektor Unkhair Ternate, Prof. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Universitas Khairun saat ini memiliki delapan fakultas, yaitu FKIP, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, serta Fakultas Perikanan.
“Kami berharap ke depan tidak hanya FKIP, tetapi tujuh fakultas lainnya juga dapat menjalin kerja sama dengan fakultas-fakultas yang relevan di Universiti Malaya,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menegaskan bahwa Provinsi Maluku Utara memiliki sumber daya alam yang sangat istimewa dan potensial untuk diteliti. Melalui kerja sama internasional ini, diharapkan dapat dilakukan penelitian bersama (joint research) serta berbagai kegiatan akademik lainnya yang saling menguntungkan.
Sementara itu, Dekan FKIP Unkhair Ternate, Prof. Dr. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa rencana aktivitas kerja sama periode 2026–2029 tidak hanya melanjutkan program rutin seperti joint conference, general lecture, workshop, dan penelitian bersama, tetapi juga akan dikembangkan melalui Student Research Exchange Programme (Program Pertukaran Penelitian Mahasiswa) dan Unilateral Student Mobility Programme (Program Mobilitas Mahasiswa Unilateral). Bahkan, terbuka peluang pengembangan program double degree bagi mahasiswa pascasarjana FKIP Universitas Khairun bersama Fakultas Sains Universiti Malaya.
“Pada tahun 2026, Fakultas Sains Universiti Malaya juga berencana mengirimkan mahasiswa visiting ke FKIP Unkhair sekitar 20 hingga 40 mahasiswa,” ungkapnya.
Assoc. Professor Dr. Siti Nudiah Abdul Halim menyampaikan bahwa kerja sama antara FKIP Universitas Khairun dan Fakultas Sains Universiti Malaya telah berjalan selama kurang lebih empat tahun dan telah menghasilkan banyak implementasi program bersama. Ke depan, menurutnya, perlu ada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di tingkat universitas agar kerja sama ini semakin kuat dan mengikat.
“Ke depan kita dapat memulai dan memperluas program Student Research Exchange Programme dan Unilateral Student Mobility Programme sebagai upaya bersama dalam mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi di masing-masing institusi,” tutupnya. (Rus/Ans/Why)


























