Aksi Kodaeral VI Bersama Ratusan Prajurit Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile TA.2026 Bersihkan Pesisir Pantai di Gerbang Timur Indonesia

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)– Kota Daeng mendadak “bergetar” oleh kehadiran ratusan prajurit tangguh Korps Marinir. Bukan untuk latihan tempur, melainkan untuk sebuah misi kemanusiaan dan lingkungan yang krusial.

Sebanyak 285 Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile TA.2026 dari Batalyon Infanteri 9 Marinir (Yonif 9 Mar/Beruang Hitam) Lampung, menunjukkan sisi humanis mereka di tengah perjalanan panjang menuju medan tugas di Papua. Bersama jajaran Kodaeral VI, para ksatria penjaga samudera ini “menyerbu” sampah plastik di Taman Andalan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Kamis (19/02/2026).

Bukan Sekadar Singgah, Tapi Memberi Makna Menggunakan KRI Teluk Kendari – 518, para prajurit “Beruang Hitam” yang dikenal dengan reputasi tempur yang solid ini membuktikan bahwa naluri melindungi mereka tidak hanya terbatas pada kedaulatan wilayah, tetapi juga kelestarian alam nusantara. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI).

Baca Juga :  FK KBIHU Sulsel Sepakati BAZNAS Tangani Pemotongan Sapi Dam Haji

Aster Dankodaeral VI, Kolonel Laut (P) Jarot Wibisono, CRMP., S.A.P., yang hadir mewakili Dankodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk pengabdian tanpa batas TNI Angkatan Laut.

“Kehadiran prajurit Satgas Pamtas di Makassar adalah bagian dari pergeseran pasukan menuju Perbatasan Papua. Namun, di sela waktu transit, kami tidak ingin berdiam diri. Membersihkan pantai CPI adalah pesan kuat bahwa TNI AL hadir untuk menjaga ekosistem laut kita tetap ‘Resik’ dan indah, selaras dengan semangat Indonesia ASRI,” tegas Kolonel Laut (P) Jarot Wibisono.

Baca Juga :  Hari Pahlawan 10 November Tahun 2025, Dankodaeral VI Pimpin Upacara Di Kodaeral VI

Lautan sampah plastik yang berserakan disisir habis oleh para prajurit. Aksi ini tidak hanya mempercantik ikon wisata Makassar, tetapi juga menjadi simbol kesiapan mental dan fisik prajurit sebelum memasuki wilayah perbatasan RI-PNG.

Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Komandan Denma Kodaeral VI dan Kadister Kodaeral VI, yang turut memastikan seluruh personel bergerak secara sistematis menyisir garis pantai. (Rls/Why/Ans)

Berita Terkait

Walikota Makassar Dorong Optimalisasi ZIS di Semua Lini
Momen Peringatan Maulid Nabi 1448 H di PWI Sulsel, Hadirkan Nuansa Tradisi dan Silaturahmi
Dosen FBS UNM Bawa Denting Kecapi Bugis ke Festival Folklor Sekaligus Pengabdian Internasional di Prancis
Ramah Tamah Program Pascasarjana Universitas Megarezky, Dorong Penguatan Sinergitas Alumni dan Akademisi
PWI Sulsel Siapkan Karpet Merah Penghargaan Bagi Tokoh Inspiratif Lokal dan Nasional
PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar
Kawal Profesionalisme Pers, PWI Sulsel Siapkan Pembinaan Bagi Pengurus Daerah
AnniverSMANSAry 76, Gubernur Kaltara : Dari Persaudaraan Alumni untuk Persatuan Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:02 WIB

Walikota Makassar Dorong Optimalisasi ZIS di Semua Lini

Rabu, 2 September 2026 - 15:30 WIB

Momen Peringatan Maulid Nabi 1448 H di PWI Sulsel, Hadirkan Nuansa Tradisi dan Silaturahmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Dosen FBS UNM Bawa Denting Kecapi Bugis ke Festival Folklor Sekaligus Pengabdian Internasional di Prancis

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Ramah Tamah Program Pascasarjana Universitas Megarezky, Dorong Penguatan Sinergitas Alumni dan Akademisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:48 WIB

PWI Sulsel Siapkan Karpet Merah Penghargaan Bagi Tokoh Inspiratif Lokal dan Nasional

Berita Terbaru

Makassar

Walikota Makassar Dorong Optimalisasi ZIS di Semua Lini

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:02 WIB