MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) —Kegiatan ramah tamah Program Pascasarjana Universitas Megarezky dengan tema “Memperkuat Sinergitas Alumni Program Pascasarjana”, Selasa 25 Agustus 2026, Sandeq, Hotel Claro dapat terselenggara dengan baik dan sukses.
Kegiatan ramah tamah ini adalah ketiga kalinya yang diselenggarakan program pascasarjana, dan menjadi agenda rutin di setiap tahunnya. Latar belakang kegiatan: berawal dari kutipan cambridge dictionary yang mengartikan ramah tamah dengan satu kata yaitu friendly atau yang familiar farewell party atau expression of greeting & leave taking (Pisah dan sambut), sedangkan di Indonesia ramah tamah berakar dari tradisi masyarakat kita yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, gotong royong dan saling menghormati. Tujuan kegiatan untuk mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, kekeluargaan melalui sinergitas antara civitas akademika Program Pascasarjana dan Alumninya.
Peserta ramah tamah adalah alumni yang berasal dari berbagai daerah: Papua, Maluku, Kalimantan, Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Bali dan Pulau Sulawesi, serta Kota Makassar Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah dengan total jumlah undangan 311 orang alumni bersama para pendampingnya, undangan, dan panitia. Ramah tamah yang paling banyak pesertanya dibanding ramah tamah yang dilakukan sebelumnya.
Sumber dana kegiatan ini berasal dari para alumni yang akan mengikuti wisuda dan Kepanitiaan: Acara ini terselenggara berkat kerjasama yang solid seluruh panitia PPS dan IKA Alumni, yang di dukung oleh pihak Rektorat Unimerz dan yayasan YPI Megarezky, kutipan dari laporan ketua panitia ramah tamah Ibu Dr. Sriyana Herman, AMK., SKM., M.Kes.
Kegiatan ini turut hadir Rektor Universitas Megarezky Prof. Dr. H. Anwar Ramli, SE., M.Si, beserta para Wakil Rektor, Para Dekan lingkup Unimerz, para guru besar Pascasarjana, Kepala Lembaga dan unit lingkup Universitas Megarezky, Direktur Program Pascasarjana, Dr. Ns. Julia Fitrianigsih, S.Kep., M.Kes., M.Kep bersama para dosen dan stafnya.
Dalam sambutan Ibu Direktur Pascasarjana, ia menyampaikan point penting dari kegiatan ramah tamah ini adalah terjalinnya kolaborasi yang kuat tidak hanya dalam bentuk akademik tetapi juga non akademik, seperti menjadikan alumni sebagai fasilitator garda terdepan ikut mempromosikan Program Pascasarjana di daerah tempat di mana alumni bekerja agar pascasarjana lebih di kenal di seluruh daerah di Indonesia dengan 7 (tujuh) program studi unggulan Program Pascasarjana, yaitu S2 Kesehatan Reproduksi, S2 Administrasi Rumah Sakit, S2 Promosi Kesehatan, S2 Farmasi, S2 Pendidikan Sosiologi, S2 Pendidikan Jasmani, dan S2 Sains Laboratorium Medis.
Dalam sambutan Rektor, ia mengatakan bahwa “sesuai laporan ketua panitia yang telah disampaikan tujuan utama dari ramah Tamah adalah menguatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat”. Hal ini betul sekali, bahwa kegiatan ramah tamah ini tidak hanya terjalin pada saat proses perkuliahan tetapi terus berlanjut sampai mahasiswa berstatus alumni, apalagi alumni yang memiliki peran atau jabatan strategis di tempat tugasnya masing-masing, sebagai kepala dinas, direktur RS, kepala puskesmas, kepala sekolah, kepala instalasi dan sebagainya. Artinya jika pimpinannya saja sudah melanjutkan pendidikannya, apalagi staf-stafnya, sehingga alumni membawa nama almamaternya Universitas Megarezky sebagai wadah penyampaian informasi lanjutan tentang unimerz kepada bawahannya maupun keluarganya.
Laporan Ketua Umum IKA, Dr. dr Kaisar Razak, Sp.An.,SH.,MH.,MASRS yang diwakili oleh dr. Aditya Prananda, MARS mengatakan bahwa “selamat datang para alumni baru di wisuda periode XXII tahun 2026, semoga hari ini menjadi awal kegiatan kerjasama terjalin, berlanjut dan berkesinambungan di bidang Kesehatan maupun non Kesehatan karena kita semua adalah alumni pascasarjana Universitas Megarezky.
Ramah tamah bagi Program Pascasarjana adalah moment penting untuk saling menjalin kekeluargaan dan kebersamaan antara civitas akademika Pascasarjana dengan alumninya, mengingat proses perkuliahan menggunakan metode hybride (online dan offline), sehingga pertemuan secara offline ini membuat silahturahmi semakin kuat, sebagai wadah komunikasi dan penyampaian aspirasi ringan untuk pengembangan Pascasarjana ke depannya. (Rls/Why/Ans)


























