MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Makassar (UNM) membuat sebuah terobosan dalam membentuk kreativitas Mahasiswa khususnya dalam melihat tentang etnografi, sejarah pendidikan dan Edupreneur Wisuda.
Pada Kegiatan ini, selaku penanggung jawab dalam mata kuliah tersebut, Dr. Amirullah, M. Pd menyampaikan bahwa kegiatan pameran galery pendidikan merupakan bentuk dari luaran mata kuliah.
Kegiatan ini sangat memberikan kontribusi dengan memberikan sebuah tanggung jawab kepada setiap mahasiswa untuk bisa menganalisa dan mengolah menjadi sebuah karya untuk bisa dipamerkan pada kegiatan ini. Kegiatan ini pula menjadi bagian inspirasi untuk bisa memberi wawasan yang lebih baik kepada mahasiswa karena bagian dari kolaborasi teknologi sehingga semua kalangan bisa di akses.
Kegiatan ini juga akan terus di kembangkan dan akan terus lakukan inovasi dalam memajukan dunia pendidikan khususnya pada prodi Pendidikan Sejarah.
Sementara itu, Dekan FISH UNM, Dr. H. Supriadi Torro,M.Si. yang hadir dan membuka Pameran Galery Karya Mahasiswa sangat menyambut dan memberikan apresiasi kepada Prodi Pendidikan Sejarah yang mampu membuat sebuah inovasi dalam pendidikan dengan adanya ide dan kreativitas untuk mampu melihat bentuk dari sebuah kajian Etnografi Sulawesi Selatan. Pameran Galery ini di harapkan agar di tahun depan bisa dibuat dengan lebih besar dan meriah serta harus ada bentuk nilai sejarah dalam dunia pendidikan.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini membuat mahasiswa mampu membuat sebuah karya monumental dan bisa memberikan motivasi untuk seluruh jajaran mahasiswa agar bisa berkreasi lebih baik lagi,” ujarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 13 Mei 2026 bertempat di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Jurusan Pendidikan IPS dan Pendidikan Sejarah, Dr. Hasni, M. Pd, ketua Prodi S1 Pendidikan Sejarah Bustan, S. Pd., M. Pd, Dr. H. Rasyid Ridha, M. Hum, Dr. Patahuddin, M. Pd dan beberapa dosen dari Prodi Pendidikan IPS. (Rls/Ans/Why).


























